Posts made by Josua Basa Nababan

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> PRETEST

by Josua Basa Nababan -
Nama : Josua Basa Nababan
NPM : 2216031151
Kelas : Reguler A

1.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil dari kejadian tersebut?

Jawab:
Aksi demonstrasi yang terjadi pada saat wabah virus Covid-19 sangatlah berbahaya karena seperti yang kita ketahui bahwa Covid-19 adalah virus yang sangat berbahaya bagi manusia, Covid-19 dapat tertular bila, berkerumun, dari udara dan lain sebagainya. apalagi saat aksi demo seluruh mahasiswa dan masyarakat berkerumun untuk menolak UU Cipta Kerja, alhasil mereka banyak yang terkena Covid-19,dan juga pemerintah kurang tepat untuk mengeluarkan atau menerbitkan UU Cipta Kerja ditengah polemik Covid-19 dan juga Hal ini menjadi ironi ketika pemerintah meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, di sisi lain, pemerintah juga memicu terjadinya kegaduhan yang menyebabkan penularan semakin besar. Banyak masukan dari yang diterima Kemendikbud dari berbagai pihak terkait klaster pendidikan di UU, saya juga jadi mengetahui apa itu UU Cipta Kerja , dan saya juga jadi mengetahui bahwa mahasiswa merupakan intelektualitas muda yang memberikan masukan-masukan dengan kajian-kajian intelektual yang kuat.

2.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai tata cara mengemukakan pendapat di tempat umum seperti demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya tetapi merasa tidak bersalah meskipun telah jelas-jelas merusak dan bagaimanakah cara menyalurkan aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi covid-19?

Jawab:
Aksi demonstrasi yang merusak fasilitas umum merupakan hal yang tidak baik apalagi sampai tidak mengakui kesalahannya sama saja dia tidak bertanggung jawab untuk tindakan yang sudah dia perbuat. Demo boleh-boleh saja dilakukan tapi harus mengikuti aturan yang ada juga sesuai dengan UU yang berlaku, jika demo nya sampai merusak fasilitas apalagi itu adalah fasilitas umum yang dimana bahwa fasilitas umum merupakan fasilitas layanan publik. Jadi akan sangat merugikan pengguna layanan publik tersebut, jadi tindakan tersebut tidak dibenarkan sama sekali. Cara menyampaikan aspirasi di tengah-tengah pandemi Covid-19 adalah tanpa adanya aksi unjuk rasa karena aksi unjuk rasa akan menimbulkan kerumunan. Penyampaian aspirasi bisa dengan cara tertulis seperti yang lagi trend mengisi petisi dan ditandatangani oleh sejumlah massa mungkin akan lebih baik.

3.Bagaimanakah solusimu mengenai permasalahan benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh dalam konteks tetap mengedepankan antara hak dan kewajiban yang seimbang?

Jawab:
Pengusaha dan buruh dikarenakan pengusaha dan buruh tidak si samakan dalam kedudukannya hanya karena perbedaan derajat sehingga terjadi kesenjangan, padahal itu hanya sebuah pekerjaan tetapi mereka baik pengusaha maupun buruh sama-sama warga negara dan sama-sama mempunyai hak dan kewajiban yang sama si mata hukum. Jadi kesenjangan tersebutlah yang seharusnya tidak dipandang sebelah mata. Pengusaha dan buruh juga memiliki hubungan yang kaitannya erat, jika tidak ada buruh juga pengusaha tidak akan bisa berdiri dengan baik, untuk itu kesejahteraan kedua nya menjadi hal penting yang harus diperhatikan sehingga hal dan kewajiban mereka sama-sama stabil.

4.Jelaskan hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara sehingga mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?

Jawab :
Hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara dalam mewujudkan kehidupan yang harmoni ialah meningkatkan kesadaran tentang apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka, kesadaran akan hak dan kewajiban tidak hanyak dimiliki oleh pemerintah tetapi semua komponen masyarakat yang mempunyai tanggungjawab sesuai dengan bidang tugas, dan kemampuan yang dimiliki. Sehingga dalam meningkatkan kesejahteraan, menciptakan kehidupan yang harmoni dalam berbangsa dan bernegara karena dengan tumbuhnya kesadaran akan hak dan kewajiban maka akan menumbuhkan rasa cinta pada tanah air yang muaranya terajut persatuan dan kesatuan bangsa.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Josua Basa Nababan -
Nama : Josua Basa Nababan
NPM : 2216031151
Kelas : Reg A

Jurnal berjudul " Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa " berisi tentang kearifan budaya-budaya lokal yang harus dipertahankan atau dilestarikan sebagai identitas bangsa. Hubungan antar suku bangsa dan golongan yang ada di negara Indonesia belum seburuk seperti yang dialami beberapa negara lain. Namun, potensi terpendam untuk konflik karena masalah ketegangan antar suku bangsa dan golongan tidak bisa diabaikan begitu saja. Wacana tentang upaya untuk merevitalisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai langkah memberdayakan kebudayaan lokal dalam rangka mengantisipasi perkembangan zaman menuju arah yang lebih baik.

Pada uraian di dalam jurnal tersebut sepertinya bangsa Indonesia memang ada sebagai bangsa yang multikultur. Maka itu semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing serta mampu memberi jaminan hidup pada budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu ada pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai. Kearifan lokal yang dimiliki daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai aset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Josua Basa Nababan -
Nama : Josua Basa Nababan
Npm : 2216031151
Kelas : Reguler A
Mata kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Tiga unsur-unsur identitas nasional yaitu Identitas Fundamental Pancasila yang merupakan Falsafah Bangsa, Dasar Negara dan Ideologi Negara. Identitas Instrumental, yang berisi UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Ncgaia, Bcndcra Negara, Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya", dan Identitas Alamiah yang meliputi Negara Kepulauan (archipelago) dan pluralisme dalam suku. bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan.

Ada beberapa faktor pembentukan identitas nasional yaitu : A. Faktor Objektif, yang meliputi faktor geografis ekologis dan demografis. Kondisi geografi-ekologis yang membentuk Indonesia sebagai wilayah kepulauan yang beriklim tropis dan terletak di persimpangan jalan komunikasi antarwilayah dunia Asia Tenggara, ikut Mempengaruhi perkembangan kehidupan demografis, ekonomis, social dan kultural bangsa Indonesia.
B. Faktor Subjektif, yaitu faktor historis, sosial, politik, dan kebudayaan. Yang dimil bangsa Indonesia (Suryo, 2002). Faktor historis yang dimiliki indonesi mempengarui proses pembentukan masyarakat dan bangsa indonesia identitasnya, melalui interaksi berbagai faktor yang ada di dalamnya.

Adanya 4 faktor munculnya identitas nasional Menurut Robert de Ventos yaitu :
- Faktor Primer: Faktor ini mencakup etnisitas, teritorial, bahasa, agama dan yang Sejenisnya.
- Faktor Pendorong: Faktor in terdiri dari pembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnya Angkatan bersenjata modern dan pembangunan lainnya dalam kehidupan negara.
- Faktor Penarik: Faktor ini mencakup kodifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantaan sistem pendidikan nasional.
- Faktor Reaktif: Faktor ini meliputi penindasan, dominasi, dan pencarian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat.

Adanya Peran Identitas Nasional yaitu sebagai :
1. Bahan Atau Objek Dalam Integrasi Nasional
Contoh integrasi nasional identitas nasional berperan sebagai bahan atau objek. Jika identitas nasional ini tidak ada, maka integrasi nasional tidak dapat terjadi karena tidak ada komponen-komponen yang bisa disatukan. atau dilebur menjadi sebuah kesatuan yang utuh.

2. Pengontrol Sumber Daya Ekonomi
identitas nasional juga memiliki peran untuk mengontrol segala sumber daya ekonomi. Hal ini termasuk mengelaborasi pembagian kerja serta mendorong persebaran dan mobilitas barang dan tenaga kerja.

3. Menjadi Penanda Ikatan Solidaritas
Contohnya, Indonesia yang terdiri dari begitu banyak unsur-unsur identitas nasional suku, ras, bahasa daerah, tradisi dan agama, memiliki sejarah kemerdekaan yang sama, lagu kebangsaan yang sama, serta bahasa negara yang sama. Hal ini membuat beragam komunitas kebudayaan itu menjad terikat dan tetap menunjukkan bahwa keberagaman komunitas tersebut teta merupakan bangsa Indonesia.

4. Menjadi Definisi Teritorial
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, identitas nasional terikat pada wilayah. Maka, identitas nasional jika dilihat dari perspektif teritori juga berperan sebagai definisi sebuah ruang yang pasti. Di dalam ruang inilah para warga hidup, bekerja dan melakukan segala aktivitasnya.