Kiriman dibuat oleh Gisella Aura Putri

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Gisella Aura Putri -
Gisella Aura Putri (2216031108) Reguler B

Adanya teknologi sangat membantu manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari, namun disisi lain manusia juga harus waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat ditimbulkan oleh keberadaan teknologi tersebut dan yang dapat menimbulkan kerusakan. kepada orang itu sendiri. Dalam perekonomian negara, jarak dan waktu bukanlah masalah penting saat ini, untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Banyak program berbeda telah dibuat untuk membuatnya lebih mudah. Perekonomian negara tercermin dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di negara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi, semakin cepat pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Berikut adalah beberapa manfaat kemajuan teknologi bagi perkembangan ekonomi di Indonesia yaitu
1. Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi
2. Munculnya industrialisasi
3. Produktivitas industri meningkat. Perkembangan teknologi meningkatkan produktivitas dunia industri, baik dari segi teknologi industri maupun jenis produksinya. Investasi besar dan reinvestasi yang akan terus meningkatkan produktivitas ekonomi global. Ke depan, dampak perkembangan teknologi terhadap dunia industri akan semakin penting. Ada indikasi bahwa teknologi bisnis akan segera muncul yang memungkinkan konsumen individu untuk menghubungi pabrik secara langsung, sehingga layanan dapat diberikan secara langsung dan selera individu diperhitungkan, dan yang terpenting konsumen tidak harus pergi ke toko.
4. Sifat kehidupan kerja yang kompetitif menuntut karyawan untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi mempengaruhi penyerapan tenaga kerja dan keterampilan kerja yang dibutuhkan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah karyawan yang dibutuhkan berubah dengan cepat. Akibatnya, diperlukan pendidikan yang akan menghasilkan tenaga kerja yang mampu mengubah pengetahuan dan keterampilan untuk memenuhi tuntutan perubahan kebutuhan tenaga kerja.

Hal ini sebenarnya, masih belum sesuai dengan sila ke 5 yaitu terkait keadilan sosial bagi seleuruh rakyat Indonesia. Mengapa demikian? Menurut saya, karena adanya modernisasi dari segi teknologi hal ini juga berpengaruh pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh negara kita karena tidak semua masyarakat negara kita lulusan sarjana, sedangkan semakin canggihnya teknologi dibidang ekonomi pastinya membutuhkan tenaga ahli yang sesuai dengan bidang yang diciptakan. Selain itu semakin canggih alat, tenaga manusia sudah mulai jarang digunakan karena teknologi mesin yang diciptakan maka tenaga manusia bisa saja digantikan dengan robot ciptaan tersebut. Hal ini nantinya akan berdampak pada faktor pengangguran yang bertambah di negara kita.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Gisella Aura Putri -
Gisella Aura Putri (2216031108) Reguler B

Pada video yang saya analisis kali ini berjudul “PANCASILA DAN IPTEK” dengan sub judul membahas terkait “Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK”. Dalam video tersebut membahas tentang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan TEKnologi) termasuk ke dalam hasil karya manusia, yang dimana hasil karya tersebut seharusnya dipergunakan untuk membantu keperluan hidup manusia dalam kesehariannya. Dalam pemanfaatannya tentu saja akan ada oknum yang menggunakan untuk kepentingan yang berdampak positif, namun juga tak jarang digunakan oleh oknum untuk kepentingan yang berdampak negatif.

Seperti yang kita tahu, Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lalu apa kaitannya antara IPTEK dengan Pancasila? Tentu saja hal tersebut memiliki kaitannya, karena nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi itu sendiri. Karena itu perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang akan terus berkembang dengan cepat. Salah satu nilai dari Pancasila yaitu dasar nilai “Ketuhanan Yang Maha Esa” bagi bangsa kita adalah suatu hal yang bersifat mutlak. Namun jika diikuti dengan pandangan dari sekular dunia barat yang ilmunya dipelajari dan kemudian dijadikan rujukan para cendekiawan, hal tersebut bersifat atau berjalan dengan kebalikan/berlawanan arah.

Adapun sila-sila Pancasila yang menjadi sistematika dalam pengembangan IPTEK diantaranya adalah:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang dimana dalam sila ini mengkomplementasikan ilmu pengetahuan yang bersifat mencipta, mengaitkan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK seharusnya tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan saja tetapi juga harus mempertimbangkan maksud dan akibatnya nanti untuk masa ini atau dimasa yang akan datang. Oleh karenanya, pengolahan haruslah diimbangi dengan melestarikan juga.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, dalam sila ini dijelaskan bahwasannya memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam perkembangan IPTEK haruslah bersikap beradab karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia, dalam sila ini perlu adanya komplemetasi universal dan kemanusiaan dalam sila-sila yang lain. Maksudnya perkembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, bahkan keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, hal ini mendasari bahwa perkembangan IPTEK harus secara demokratis artinya ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk megembangkan IPTEK, menghormati sekaligus menghargai hasil karya orang lain, dan ilmuwan juga harus memiliki sifat terbuka untuk dikritik, dikaji, ataupun dibandingkan dengan ilmuwan lainnya.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang dimana dalam sila ini menuntut perkembangan IPTEK harus bisa menjaga keseimbangan keadilann dalam kehidupan manusia maksudanya adalah keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Gisella Aura Putri -
Gisella Aura Putri (2216031108) Reguler B


Jurnal yang kali ini dianalisis berjudul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Inti dari jurnal tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap manusia untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara itu sendiri dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Dan hasil yang didapat membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian tersebut mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang cukup baik. Oleh karenanya diperlukan peran mahasiswa sebagai generasi muda untuk menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara.

Perlu kita sadari akhir-akhir ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Saat ini, segala aspek kehidupan telah berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Dan perubahan globalisasi ini akan membawa kita ke dalam perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya.

Penyebab utama yang sangat bisa kita rasakan efeknya yaitu pada perubahan globalisasi adalah pada aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relatif mahal. Namun, sekarang pada masa yang lebih modern telah muncul internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua lapisan masyarakat.

Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaan yang baru. Saat ini, di Indonesia dapat kita lihat secara nyata begitu besar pengaruh kemajuan teknologi atau biasa kita sebuk modernisasi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan handphone (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat pedesaan.

Melihat kenyataan tersebut yang terjadi dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Karena pemberian pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut kita biarkan maka akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi penting Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

oleh Gisella Aura Putri -
Gisella Aura Putri (2216031108) Reguler B

a. Menurut saya, sistem etika perilaku politik Indonesia saat ini masih ada yang belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini disebabkan oleh, etika perilaku politik kerap kali berdasarkan emosi dan prasangka. Etika perilaku politik seharusnya berdasarkan pada aspek rasionalitas, objektifitas, dan argumentasi. Kehidupan politik rakyat Indonesia selalu didasari oleh nilai-nilai pancasila. Pancasila merupakan landasan dan tujuan kehidupan politik bangsa kita. Berkaitan dengan hal tersebut, proses pembangunan politik yang sedang berlangsung di negara kita sekarang ini harus diarahkan pada proses reaktualisasi sistem politik demokrasi pancasila yang handal, yaitu sistem politik yang tidak hanya kuat, tetapi juga memiliki kualitas kemandirian tinggi yang memungkinkannya untuk membangun atau mengembangkan dirinya secara terus-menerus sesuai dengan tuntutan aspirasi masyarakatnya dan perubahan zaman. Salah satu contoh dari sistem etika politik Indonesia yang belum sesuai dengan nilai Pancasila adalah masih adanya aparat pemerintahan yang lebih mementingkan kepentingan pribadi, mereka kerap kali mengabaikan kepentingan dan kehidupan masyarakat umum. Namun ketika petinggi negara turun tangan, para aparat atau oknum tersebut selalu berpura-pura mengayomi rakyat.

b. Jujur saja etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya, tidak sesuai dan tidak mencerminkan nilai yang dimiliki bangsa Indonesia. Mereka kerap kali melakukan pelanggaran sosial seperti tawuran, merusak fasilitas umum, bahkan menikah dibawah umur. Hal itu tentu saja, cukup membuat risih karena setiap perilaku yang diperbuat oleh anak maka akan berdampak juga kepada kedua orang tuanya sehingga kerap kali orang tua lah yang disalahkan, padahal mereka sudah memberikan edukasi dan kasih sayang yang cukup. Solusi dari permasalahan ini perlu dibuatnya konseling sebaya yang dibuat dalam perkumpulan anak muda sehingga, sebagai teman kita dapat memberikan arahan dan motivasi kepada korban. Kita juga perlu mengadakan konseling rumah ke rumah secara rutin dengan sasaran orang tua dengan tujuan memberikan edukasi dan arahan kepada mereka bagaimana cara menghadapi dan memberikan pola asuh yang baik agar mental sang anak tidak terganggu.