Kiriman dibuat oleh Fira Aisyah Sorza

Pkn Mipa kimia 2025 -> PRETEST

oleh Fira Aisyah Sorza -
Analisis soal pertemuan 5

1. Artikel memberikan wawasan tentang pentingnya Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai penjaga demokrasi dan konstitusi di Indonesia dengan mengungkap potensi ancaman demokrasi dari revisi UU MK, terutama dalam aspek checks and balances antara cabang kekuasaan negara. Hal yang perlu dibenahi adalah menjaga independensi lembaga peradilan, terutama MK, agar tidak mudah dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu.

2. Hakikat Konstitusi pada artikel bahwa konstitusi adalah hukum dasar yang menjadi fondasi tertinggi dalam suatu negara. Ia mengatur sistem pemerintahan, hubungan antar lembaga negara, serta hak dan kewajiban warga negara. Pentingnya konstitusi adalah untuk menjaga kedaulatan rakyat, karena UUD NRI 1945 menegaskan bahwa kekuasaan berada di tangan rakyat.

3. Contohnya adalah tindakan represif terhadap demonstrasi damai, yang bertentangan dengan Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 tentang kebebasan berekspresi. Jika pelanggaran melanggar hukum berat, seperti korupsi atau pelemahan demokrasi secara sistematis, maka hukuman maksimal diperlukan

Pkn Mipa kimia 2025 -> PRETEST

oleh Fira Aisyah Sorza -
Nama: Fira Aisyah Sorza
NPM: 2217011067
Kelas: C

Analisis Soal Pertemuan 4

1. Hal positif apa yang didapatkan adalah kesadaran akan pentingnya perlindungan masyarakat
dengan cara pemerintah bertanggung jawab secara konstitusional untuk menjaga keselamatan warga negara dari ancaman seperti COVID-19 dan dalam artikel menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi dalam
penerapan PSBB agar tidak melanggar hak asasi manusia.

2. Dalam penerapan PSBB, terdapat kemungkinan pelanggaran terhadap konstitusi
jika hak-hak warga negara tidak dihormati, seperti Kebebasan bergerak yang dijamin dalam Pasal 28E UUD NRI 1945 dapat
dibatasi selama pandemi, Hak untuk diperlakukan secara manusiawi sebagaimana diatur dalam
Pasal 28G UUD NRI 1945 berisiko terlanggar jika aparat bertindak secara
represif saat menegakkan aturan PSBB.

3. Beberapa tantangan kehidupan bernegara yang perlu mendapat perhatian yaitu ancaman disintegrasi sosial akibat polarisasi politik dan media sosial, korupsi dalam pemerintahan yang merusak kepercayaan publik, dan ketimpangan ekonomi dan kesejahteraan yang dapat memicu ketidakstabilan sosial.
Untuk pasal yaitu pasal 1 ayat 3 tentang negara hukum sebagai dasar pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.

4. Secara konsep, Indonesia sudah memiliki dasar kuat dalam menjunjung tinggi
persatuan dan kesatuan melalui Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal yang
perlu diperbaiki adalah dengan meningkatkan kesejahteraan sosial agar tidak
ada kelompok yang merasa terpinggirkan, yang bisa menjadi bibit perpecahan.

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM ANALISIS PRETEST

oleh Fira Aisyah Sorza -
Nama: Fira Aisyah Sorza
NPM: 2217011067
Kelas: C

Dari video tersebut disampaikan bahwa identitas nasional merupakan kumpulan nilai budaya yang berasal dari keberagaman suku dan budaya di Indonesia, mencerminkan jati diri bangsa yang membedakannya dari negara lain. Unsur-unsur pembentuk identitas nasional mencakup suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa, yang semuanya berkontribusi dalam menciptakan kesatuan dalam keberagaman. Dalam hal ini, Pancasila memiliki peran sentral sebagai dasar negara sekaligus identitas fundamental yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Identitas nasional yang kuat menjadi landasan utama dalam memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas sosial di tengah tantangan globalisasi yang dapat mengikis nilai-nilai kebangsaan.

Di sisi lain, integrasi nasional merupakan proses penyatuan berbagai elemen dalam masyarakat agar dapat hidup bersama dalam harmoni. Sejarah perjuangan bersama, rasa cinta tanah air, serta kesepakatan nasional yang disetujui seluruh elemen bangsa menjadi faktor utama yang mendorong integrasi. Namun, tantangan seperti keberagaman yang tinggi, sikap etnosentrisme, serta ketimpangan sosial dan ekonomi dapat menghambat proses ini jika tidak dikelola dengan baik. Integrasi nasional dapat terwujud dalam berbagai aspek, seperti integrasi sosial yang mendorong interaksi harmonis antar kelompok, integrasi politik yang memperkuat kebijakan dan pemerintahan yang inklusif, serta integrasi ekonomi yang mempererat kerja sama dalam sektor perdagangan dan investasi antar daerah. Dengan menjaga keseimbangan antara identitas nasional dan integrasi nasional, Indonesia dapat tetap menjadi bangsa yang kuat, bersatu, dan berdaya saing di tengah dinamika perubahan zaman.

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Fira Aisyah Sorza -
Nama: Fira Aisyah Sorza
NPM: 2217011067
Kelas: C

Menurut saya dari video tersebut bahwa identitas nasional merupakan jati diri suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain dan menjadi perekat persatuan dalam kehidupan bernegara. Identitas ini tidak hanya tercermin dalam simbol-simbol seperti bendera, lagu kebangsaan, dan lambang negara, tetapi juga mencakup nilai budaya, sejarah, bahasa, serta ideologi yang diwariskan turun-temurun. Keberagaman suku bangsa, misalnya, menjadi salah satu unsur utama dalam pembentukan identitas nasional. Di Indonesia, ratusan suku dengan adat dan tradisi berbeda tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, bahasa nasional berperan sebagai alat komunikasi yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dalam konteks Indonesia, Bahasa Indonesia menjadi simbol persatuan yang memungkinkan interaksi di tengah keberagaman.

Selain suku bangsa dan bahasa, budaya juga memiliki peran penting dalam memperkuat identitas nasional. Seni, musik, tarian, pakaian tradisional, dan kuliner menjadi bagian dari kekayaan budaya yang tidak hanya memperkuat kebanggaan nasional, tetapi juga meningkatkan daya tarik bangsa di tingkat global. Agama pun turut membentuk identitas nasional dengan memberikan panduan moral dan etika bagi masyarakat serta mempererat solidaritas sosial. Faktor-faktor objektif seperti letak geografis, kondisi ekologi, dan demografi, bersama faktor subjektif seperti sejarah, politik, dan sosial budaya, semakin memperkokoh jati diri bangsa. Pengalaman sejarah, terutama perjuangan kemerdekaan, telah membentuk kesadaran kolektif untuk mempertahankan persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.

Keberadaan identitas nasional bertujuan untuk menjaga persatuan, membedakan bangsa dari negara lain, serta memanfaatkan keberagaman sebagai potensi ekonomi dan sosial. Namun, globalisasi dan pengaruh budaya asing menjadi tantangan besar yang dapat mengikis nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, menjaga dan mengembangkan identitas nasional menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh warga negara. Dengan memperkuat kesadaran akan identitas nasional, bangsa Indonesia dapat tetap kokoh di tengah dinamika perubahan zaman, memastikan keberagaman menjadi kekuatan, serta mempertahankan karakter yang kuat agar tidak kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi.

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Fira Aisyah Sorza -
Nama: Fira Aisyah Sorza
NPM: 2217011067
Kelas: Kimia-C

Post Test 3

Setelah membaca jurnal tersebut, jurnal tersebut membahas pentingnya integrasi nasional dalam menjaga persatuan Indonesia yang beragam. Indonesia adalah negara dengan banyak suku, agama, dan budaya yang berbeda. Keberagaman dapat menjadi tantangan utama yaitu menyatukan perbedaan agar tidak menimbulkan konflik. Salah satu ancaman terhadap persatuan bangsa adalah etnosentrisme, yaitu sikap merasa budaya atau kelompok sendiri lebih unggul dibandingkan yang lain. Sikap ini bisa memicu perpecahan jika tidak dikelola dengan baik.

Integrasi nasional harus dilakukan dengan cara mengutamakan kesadaran nasional, menghormati perbedaan, dan tidak hanya mementingkan kepentingan kelompok tertentu. Sayangnya, kebijakan otonomi daerah yang seharusnya memperkuat persatuan malah sering memperkuat sikap etnosentrisme karena daerah lebih fokus pada kepentingan sendiri daripada kepentingan nasional. Salah satu cara mengatasi masalah tersebut adalah merancang dan mendiskusikan strategi kebudayaan nasional yang mampu menyeimbangkan keberagaman dengan persatuan, sehingga setiap warga negara merasa memiliki Indonesia tanpa harus kehilangan identitas budayanya.