Nama : Agita Rahmawati
NPM : 2215031115
Kelas : PSTE B
1. Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
Jawab : hal positif yang dapat diambil setelah membaca artikel di atas yaitu pemahaman lebih dalam tentang bagaimana revisi UU yang tidak tepat dapat mengancam integritas konstitusi Indonesia. Artikel tersebut memberikan gambaran tentang bagaimana revisi UU yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusional dapat merusak prinsip-prinsip demokrasi, persamaan, dan keadilan yang dijunjung tinggi dalam Konstitusi.
Hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel:
1.) Transparansi dan partisipasi publik: Dalam proses pembentukan undang-undang seperti UU Cipta Kerja, perlu adanya transparansi dan partisipasi publik yang lebih terbuka dan luas. Hal ini penting agar masyarakat dapat memberikan masukan dan kritik yang konstruktif sehingga undang-undang yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara lebih baik.
2.) Perlindungan hak tenaga kerja: Dalam konteks UU Cipta Kerja, perlindungan hak tenaga kerja menjadi salah satu aspek yang menjadi sorotan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang lebih intensif dalam memastikan bahwa hak-hak tenaga kerja terlindungi dengan baik, seperti melalui penegakan hukum yang tegas dan adil serta peningkatan pengawasan terhadap praktik-praktik yang melawan hak tenaga kerja.
3.) Perlindungan lingkungan hidup: Salah satu kritik terhadap UU Cipta Kerja terkait dengan perlindungan lingkungan hidup. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk memperkuat regulasi terkait dengan lingkungan hidup dan memberikan sanksi yang lebih tegas bagi pelanggar regulasi tersebut.
2. Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
Jawab : Konstitusi adalah sebuah dokumen hukum yang memuat aturan-aturan dasar tentang bagaimana suatu negara harus dijalankan dan bagaimana kekuasaan harus didistribusikan di dalamnya.
Pentingnya konstitusi bagi suatu negara terletak pada fungsinya sebagai instrumen hukum tertinggi yang mengatur bagaimana negara harus dijalankan dan mengikat seluruh warga negara serta pihak-pihak yang berkepentingan. Konstitusi juga berperan dalam menjamin kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hak asasi manusia, serta meminimalkan konflik politik dan sosial di dalam suatu negara.
Di Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) adalah konstitusi yang menjadi dasar negara dan hukum tertinggi di Indonesia. UUD NRI 1945 menetapkan hak dan kewajiban warga negara, pembagian kekuasaan antara lembaga-lembaga negara, dan tata cara pembentukan dan pelaksanaan undang-undang. UUD NRI 1945 juga menjamin hak-hak dasar warga negara dan memberikan dasar hukum bagi penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Oleh karena itu, UUD NRI 1945 sangat penting bagi keberlangsungan dan kestabilan negara Indonesia.
3. Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Jawab : Contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional antara lain:
1. Melanggar hak asasi manusia
2. Menyalahgunakan kekuasaan
3. Korupsi dan nepotisme
4. Tidak menghormati aturan hukum yang telah ditetapkan
5. Melakukan diskriminasi terhadap kelompok tertentu
6. Tidak memperjuangkan kepentingan rakyat, namun memperjuangkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu
Dalam kasus-kasus di atas, hukuman yang diberikan tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan. Pada umumnya, hukuman yang diberikan bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan memberikan contoh bagi yang lain agar tidak melakukan hal yang sama.
Namun, dalam beberapa kasus, pelaku juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbaiki kehidupannya. Ini bisa dilakukan melalui rehabilitasi, pembinaan, atau penjara. Tujuan utamanya adalah agar pelaku dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak lagi melakukan tindakan yang merugikan negara dan masyarakat.