གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Annisa Marcelia Putri

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

Annisa Marcelia Putri གིས-
Annisa Marcelia Putri (2216031102) Reguler B

Dalam video tersebut disampaikan bahwa peristiwa yang memberi peluang untuk Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan yaitu ketika Jepang menyerah pada sekutu. Hal ini memuncak pada saat penjatuhan bom atom ke Hiroshima, Jepang yang menewaskan ratusan ribu orang tewas lalu disusul dengan pengeboman di Kota Nagasaki, Jepang. Terjadilah kekosongan kekuasaan dari penjajahan Jepang yang terjadi pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Momen ini menandakan bahwa Indonesia memperteguh nilai nilai luhur bangsa sehingga dapat membuat keputusan yang tepat di waktu yang tepat dan dapat mewujudkan kemerdekaan Indonesia yang sudah dinanti nantikan oleh masyarakat Indonesia pada saat itu.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

Annisa Marcelia Putri གིས-
Annisa Marcelia Putri (2216031102) Reguler B

Dalam video tersebut disampaikan bahwa warga di desa Pegaden Tengah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dikarenakan adanya limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai, yang membuat warga melakukan penutupan saluran pembuangan limbah dari 6 pabrik pembuat pakaian serta menyebabkan sungai tercemar menjadi kotor dan bau busuk. Hal ini menunjukan bahwa penting nya Nilai pancasila dalam perkembangan IPTEK agar hal hal seperti ini minim terjadi.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

Annisa Marcelia Putri གིས-
Annisa Marcelia Putri (2216031102) Reguler B

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
tanggapan saya terkait hal tersebut adalah menyetujui hal yang disampaikan oleh bu Anita yang mengatakan bahwa berita hoax yang bertemu dengan media sosial maka akan menjadi suatu hal yang dapat mengakibatkan dampak buruk dikehidupan masyarakat. jika kita berbicara tentang keberadaan berita hoax tentu sudah marak terjadi dan menimbulkan berbagai dampak buruk bahkan semenjak media sosial tidak terlalu berperan penting dalam penyampaian berita. kemudian dengan adanya media sosial ini dapat menjadi sarana yang tepat dalam penyebaran berita hoax itu sendiri. Hal tersebut memang sangatlah penting untuk dijadikan fokus masyarakat pada saat ini demi kemajuan bangsa. Hal yang mungkin dapat dilakukan untuk mengantisipasi berita hoax adalah dengan meningkatkan sikap yang lebih hati hati dalam penyerapan informasi atau berita bahkan bila perlu pemerintah ikut ambil peran dałam hal ini mungkin dapat dengan pemberian sanksi yang setimpal kepada pelaku penyebar berita hoax.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai nilai pancasila di media sosial dapat dilihat dari contoh kejadian yang dideskripsikan pada bacaan diatas yaitu penyebaran berita hoax yang jukup berdampak dikehidupan masyarakat, maka dari itu sangat dibutuhkan solusi untuk menyelesaikan atau hanya sekadar mengurangi dampak buruk nya yaitu bisa dengan pengondisian atau pengontrolan dalam penyebaran dan penyerapan informasi atau berita.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Solusi menurut program studi yang saat ini saya ambil berfokus pada komunikasi antara para komunikator dań komunikan. contoh spesifiknya dapat dikatakan bahwa penyuluhan yang dimana hal ini adalah bagian dari komunikasi dapat berperan cukup penting dalam penyelesaian masalah diatas. selain itu pula sarana sarana dalam komunikasi juga dapat membantu dalam permasalahan tersebut misalnya media sosial yang dapat menjadi sarana penyampaian pesan kepada masyarakat bahwa mereka harus bersikap bijak dalam menghadapi sikap konsumerisme ini.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

Annisa Marcelia Putri གིས-
Annisa Marcelia Putri (2216031102) Reguler B

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Bersumberkan dari jurnal yang ditulis oleh Prof.Dr.Sudjito., SH., MSi., terdapat beberapa contoh yang ditunjukkan untuk memahami tentang relevansi Pancasila sebagai paradigma ilmu, melalui sila-silanya yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila Pertama ini menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat teistik. Hal demikian jelas berseberangan dengan paradigma Cartesian-Newtonian yang
memandang bahwa Tuhan sudah “pensiun” sejak alam semesta dan manusia sebagai penghuninya telah tercipta.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah, keberadaan hati nurani (qalbu) tidak kalah penting daripada akal. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal (rasio), namun bukan segala-galanya (ratio above else) sebagaimana kredo “Cogito ergo sum.

3. Persatuan Indonesia
Keharusan menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia, sekaligus penolakan terhadap faham etnisisma dan etnosentrisma (Jacob, 2006).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia, dan tidak sekali-kali atas dasar kekuatan maupun legalitas formal. Semakin dekat manusia dengan sumber kebenaran absolut yaitu Tuhan YME, maka dia akan semakin bijaksana.

5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus menolak dominasi positivisme (Sudjito, 2007).

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya dalam model kepemimpinan, warganegara dan ilmuan yang pancasilais di indonesia sekarang dan untuk di masa yang mendatang adalah sikap pemimpin warga dan ilmuan yang pancasilais yang tetap mengingat serta berpegang teguh kepada nilai sila pancasila agar terciptanya kehidupan masyarakat yang terkondisi (baik) khususnya pada perkembangan IPTEK serta mengembangkan dan meningkatkan nilai sila pancasila dalam diri bangsa nutuk di masa yang mendatang.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Annisa Marcelia Putri གིས-
Annisa Marcelia Putri (2216031102) Reguler B

Menganalisis jurnal terkait PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI. Dalam jurnal ini terdapat poin utama pembahasan yaitu konser dasar pancasila yang menerangkan bahwa pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Kemudian dibahas pula tentang implikasi pancasila dalam pengembangan IPTEK. Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya. Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek. Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya. Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah;
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan
40 manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan, dari pemikiran tersebut maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.