གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ AGUNG PRATAMA

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

AGUNG PRATAMA གིས-
AGUNG PRATAMA_2216031059_REG A
• Judul: Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Sumber Etik)

• Volume 17 no.1, halaman 28-36

• Disetujui : 26 Mei 2017

• Tahun terbit : 2017

• Penulis: Sri Pujiningsih

Reviewer : AGUNG PRATAMA


Proses pembuatan hukum sebenarnya melibatkan para ahli hukum namun hanya diposisikan sebagai pihak yang memberikan masukan-masukan dalam rangka menyusun kerangka permasalahan dan tidak dalam rangka memecahkan persoalan. Pembentukan kaidah hukum dalam pandangan B. Hestu Cipto Handoyo merupakan kegiatan final dari kebijakan publik yang di dalamnya memuat proses legislasi.

PEMBAHASAN
Hubungan Antara Etika dan Moral Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila. Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dengan pandangan hidup, serta filsafat hidup dari masyarakat tertentu . Moral merupakan suatu ajaran-ajaran atau wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan peraturan, baik lisan maupun tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik.
Untuk memperkuat penjelasan ini perlu ditelusuri pengertian etika sehingga menjadi jelas dalam menangkap makna etika dalam kajian ini. Etika adalah suatu cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan moral tersebut. tidak semua orang perlu melakukan pemikiran yang kritis terhadap etika. Ketentuan baik dan buruk ini digunakan sebagai acuan atau patokan dalam mengarahkan perilaku setiap warga Etik berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti watak atau adat dan asal kata moral yang sama artinya dengan kata etik dari bahasa Latin "mos" untuk tunggal dan jamaknya "mores" yang juga berarti adat atau cara hidup.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

AGUNG PRATAMA གིས-
AGUNG PRATAMA_2216031059_REG A
Judul : PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA
Journal : Nurani Hukum
Volume dan Halaman : Vol. 3 No. 1 Hal 28-43
Tahun : 2020
Penulis : Ariesta Wibisono Anditya
Kata kunci : Media Massa, Pancasila, Kejahatan, Kontrol Sosial
Reviewer : AGUNG PRATAMA

nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :28 1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia, 2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas, 3. nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
Nilai-nilai Pancasila sudah sejak dahulu telah tertanam oleh masyarakat Indonesia yang berpadu dengan adat-istiadat, kebudayaan, dan agama. Pengamalan nilai-nilai Pancasila sudah dimulai sejak zaman sebelum Indonesia merdeka. Pada masa kini, tinggal bagaimana, kita memahami nilai-nilai Pancasila dan menerjemahkannya ke dalam pemikiran, sikap dan perilaku sehari-hari sebagai pribadi maupun makhluk sosial.

Indonesia terdiri atas masyarakat yang melek informasi
pengertian "media massa" sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Media massa di Indonesia, menurut tinjauan pustaka oleh penulis merupakan media atau alat yang dipergunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan demikian yang bertanggung jawab atas beredarnya muatan komunikasi massa dalam media tersebut adalah sebuah lembaga yang disebut sebagai pers. Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama itu dapat diterima secara serentak dan sesaat. Tidak semua orang mengetahui hukum, namun dengan media massa, masyarakat akan mengetahui hukum dengan membaca maupun mendengar informasinya.
Media sebagai pemuas informasi masyarakat melalui berita, sayangnya banyak berita yang tidak sesuai dengan fakta hal ini sangat berbahaya terhadap masyarakat itu sendiri yang dapat mengubah penerapan nilai moral pancasila. Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

AGUNG PRATAMA གིས-
AGUNG PRATAMA_2216031059_REG A
1. Sistem etika politik indonesia adalah sistem pancasila. Dimana pancasila berperan dalam terwujudnya sistem pemerintahan untuk mencapai tujuan dalam sistem bernegara. Sistem etika politik yang diterapkan tentu saja belum sesuai dengan pancasila. Mengapa demikian? Karena sampai detik ini pemerintah atau birokrat masih menggunakan budaya birokrasi orde baru, yakni lemahnya dalam pelayanan publik, penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang untuk kepentingan dirinya sendiri dengan menerapkan praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) hal ini merupakan hal yang menciderai sistem etika politik Indonesia.
2.Menurut saya etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya belummencerminkan etika dan nilai yang dianut bangsa Indonesia. Dengan zaman yang semakin maju, membuat generasi disekitar saya mengikutu budaya barat, yakni melakukan pergaulan bebas.dengan teknologi yang terus berkembang membuat generasi muda disekitar saya kurang dalam hal kesopanan. Selain itu, dengan adanya teknologi anak-anak terkesan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan handphone dibandingkan dengan belajar hal ini tentu memperihatin kan bagi generasi muda sekarang yang akan memimpin bangsa Indonesia dimasa depan. Dengan adanya hal tersebut tentu saja menjadikan generasi muda disekitar saya mengalami dekadensi moral. Dekadensi moral adalah kemerosotan moral yang terjadi akibat vdari fakto-faktor tertentu, tentu kita sebagai generasi muda harus dapat mengatasi dekadensi moral, Dekadensi moral dapat diatasi dengan pengawasan orang tua terhadap anak, Penekanan terhadap pendidikan moral dan agama, penindakan terhadap pelanggaran hukum untuk membuat jera.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

AGUNG PRATAMA གིས-
AGUNG PRATAMA (2216031059) REG A
Etika adalah hal yang sangat penting karena dapat diwariskan dari generasi satu ke generasi lain. Etika pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila dalam pancasila. Etika Pancasila pada sila pertama ketuhanan, mengandung dimensi moral yakni spiritualitas atau nilai agama. Sila kedu kemanusiaan, mengandung dimensi humanus, menjadikan manusia menjadi manusiawi dengan cara meningkatkan kualitas dalam pergaulan antar manusia. Sila ketiga Persatuan mengandung dimensi nilai solidaritas serta cinta tanah air. Sila keempat mengandung Kerakyatan nilai sikap menghargai dan mau untuk mendengar pendapat orang lain. Sila kelima Keadilan mengandung nilai kepedulian terhadap orang lain.
Urgensi Pancasila dalam sistem etika, 1) Pancasila sebagai sumber moral. 2)Pancasila sebagai pedoman pergaulan. 3)Pancasila sebagai dasar analisis kebijakan