Kiriman dibuat oleh Nani Nuraini Nani Nuraini

Nama : Nani Nuraini
NPM : 2215061032
Kelas : PSTI D
Prodi : Teknik Informatika

POST TEST
Analisis Kasus " Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan upaya penyelesaiannya".

Setelah saya membaca kasus tersebut dan setelah saya analisis, saya dapat menjawab pertanyaan yang disediakan yaitu :

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban: Berdasarkan kasus ini, saya berpendapat bahwa kasus ini merupakan hasil kesepakatan bilateral antara Indonesia dan Timor Timur. Gugatan itu muncul karena Indonesia dan Timor Timur tidak sepakat mengenai batas wilayah para pihak dan terjadi kesalahpahaman dan ketidaksepakatan di antara para pihak, yang menurut Indonesia dianggap tidak netral. bidang Irlandia. Menurut Timor Timur, wilayah netral adalah wilayah yang dimiliki oleh Indonesia tetapi digunakan sebagai wilayah koordinasi oleh PBB. Akibatnya, terjadi penyerangan dan aparat keamanan kedua negara tidak dijaga dengan baik, sehingga terjadi saling serang. 

Tetapi kita dapat mengambil sisi positif dari berita kasus tersebut, yaitu kita mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi di daerah tersebut dan mencari tahu alasannya sehingga kita dapat menawarkan kedua solusi untuk kasus tersebut. Dengan menggunakan kasus ini, kita akan mengetahui tindakan apa yang akan diambil pemerintah dalam kasus ini, apakah tindakan tersebut tepat atau tidak. Dan kami juga memahami betapa pentingnya nusantara dalam hal ini. 

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawaban: Sesuai dengan pemahaman tersebut, pandangan picik, Indonesia dipandang sebagai satu kesatuan meskipun banyak perbedaannya. Dari pemahaman tersebut, dengan tidak adanya nusantara, kita dapat mengetahui bagaimana mengintegrasikan banyak perbedaan kita dan mendapatkan pemahaman tentang nusantara sebagai pandangan bahwa kita adalah satu meskipun kita berbeda. Anda membutuhkan Di samping itu, pandangan nusantara merupakan landasan atau landasan bagi warga negara Indonesia untuk memecahkan hakikat segala persoalan dan ancaman yang ada dalam segala aspek kehidupan bangsa baik lahir maupun batin. Oleh karena itu, orang Indonesia tidak memiliki visi untuk pulau-pulau tersebut dan tidak memiliki dasar untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawaban: Menurut saya, tujuannya adalah untuk mencegah agar perselisihan ini tidak terulang kembali, bahwa kedua belah pihak di Indonesia dan Timor Leste sedang membicarakan batas wilayah hingga mencapai kesepakatan yang dapat langsung disetujui oleh kedua belah pihak. Setelah kesepakatan selesai, kedua belah pihak harus saling mengkomunikasikan pemahaman mereka tentang kesepakatan, terutama di dekat perbatasan, sehingga masyarakat mengetahui bahwa kesepakatan telah tercapai dan tidak ada kesalahpahaman baru yang muncul.

Dalam hal ini, penyelenggaraan kawasan perbatasan harus segera membenahi penataan kawasan perbatasan dengan membentuk suatu lembaga yang mengawasi perbatasan dari segi keamanan dan mengatur kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan agar daerah perbatasan Harus lebih sejahtera dan lebih mudah diakses oleh daerah lain di dalam perbatasannya. Wilayah ini merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Nama: Nani Nuraini
NPM: 2215061032
Kelas: PSTI D
Prodi: Teknik Informatika

PRETEST
Analisis Video “Geopolitik Indonesia”

Hakikat Konsep Geopolitik

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa.

Macam-macam Teori Geopolitik
• Teori Geopolitik Fredich Ratzel
• Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
• Teori Geopolitik Karl Haushofer
• Teori Geopolitik Halford Mackinder
• Teori Geopolitik Alferd Thayer Mahan
• Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Teori geopolitik Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional digunakan sebagai penentu politik nasional ketka dihadapkan kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Di Indonesia, teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.

Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia
Wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI 1945. Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wailayah Indonesia.

Kehidupan Bernegara dalam Konsep NKRI
Konsep NKRI dicantumkan dalam Pasal 1 ayat (1) UUD NRI yang isinya: “Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik.”
Sebagai NKRI, kesatuan wilayah Indonesia mencakup:
a) Kesatuan politik
b) Kesatuan hukum
c) Kesatuan sosial-budaya
d) Kesatuan pertahanan-keamanan

Negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta di antara Benua Asia dan Benua Australia.
Indonesia memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya menjadi negara yang unik dan menarik. Beberapa di antaranya meliputi:
1. Jumlah potensi penduduknya cukup besar
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya
3. Letak wilayah yang strategis