Nama: Fenny Novita Ananda Waruwu
NPM: 2216031076
Kelas: Reguler B
Prodi: Ilmu Komunikasi
A.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Isi artikel tersebut memaparkan bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk, banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM untuk itu perlu adanya langkah perbaikan guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik yaitu dengan cara mengevaluasi apakah kerangka hukum sudah cukup kuat untuk melindungi hak asasi manusia, memperhatikan kinerja lembaga-lembaga perlindungan HAM apakah sudah melakukan fungsinya dengan benar, dan pentingnya partisipasi masyarakat sipil untuk turut andil berperan sebagai pengawasan dan kritis dalam melindungi HAM.
Hal positif setelah saya membaca artikel tersebut yaitu saya merasa harus lebih sadar tentang pelanggaran HAM dan bertambahnya pengetahuan yang lebih dalam tentang pentingnya HAM.
B.Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Dengan melakukan demokrasi berdasarkan Pancasila maka mengamalkan setiap nilai pada sila-sila dalam Pancasila dalam hidup bermasyarakat akan mudah. Yang mana menjunjung tinggi nilai-nilai agama, rasa kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sudah sesuai dengan jati diri bangsa indonesia. Dengan menganut demokrasi Pancasila diharapkan Negara Indonesia bisa menjadi suatu fondasi untuk mencapai kemakmuran suatu negara. Menurut saya prinsip tersebut sudah sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan mayoritas bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengakui keberagaman agama dan keyakinan di dalam masyarakat.
C.Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya masih belum sesuai dilihat dari beberapa isu meliputi kebebasan beragama yang terkadang masih dihadapkan pada hambatan dan diskriminasi, keterbatasan kebebasan pers, serta perlindungan terhadap hak-hak buruh dan hak-hak masyarakat adat hal tersebut belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, dan hak asasi manusia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Saya merasa prihatin dan kecewa, karena hal Ini mencerminkan ketidaksesuaian antara peran yang diharapkan dari anggota parlemen sebagai wakil rakyat dan kenyataan yang terjadi. Dalam kondisi seperti ini, perlu adanya pengawasan dan evaluasi kinerja para anggota parlemen. Selain itu, penting transparansi, aturan etika yang ketat, dan mekanisme pengawasan yang efektif agar terciptanya perilaku yang akuntabel dan mewakili kepentingan sebenarnya dari suara rakyat.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut pendapat saya ketika kekuasaan kharismatik disalahgunakan atau digunakan untuk tujuan yang tidak jelas, akan timbul konsekuensi yang merugikan dan hal tersebut dapat melanggar prinsip hak asasi manusia. Seharusnya pengaruh kharismatik digunakan untuk menginspirasi masyarakat untuk mencapai perubahan yang positif. Di era demokrasi saat ini, penting bagi negara dan masyarakatnya untuk menghormati dan melindungi HAM. kedua hal tersebut saling berkaitan karena HAM hanya akan terealisasi dalam pemerintahan yang demokratis yang menghormati dan melindungi terhadap HAM setiap warga negaranya.
NPM: 2216031076
Kelas: Reguler B
Prodi: Ilmu Komunikasi
A.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Isi artikel tersebut memaparkan bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk, banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM untuk itu perlu adanya langkah perbaikan guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik yaitu dengan cara mengevaluasi apakah kerangka hukum sudah cukup kuat untuk melindungi hak asasi manusia, memperhatikan kinerja lembaga-lembaga perlindungan HAM apakah sudah melakukan fungsinya dengan benar, dan pentingnya partisipasi masyarakat sipil untuk turut andil berperan sebagai pengawasan dan kritis dalam melindungi HAM.
Hal positif setelah saya membaca artikel tersebut yaitu saya merasa harus lebih sadar tentang pelanggaran HAM dan bertambahnya pengetahuan yang lebih dalam tentang pentingnya HAM.
B.Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Dengan melakukan demokrasi berdasarkan Pancasila maka mengamalkan setiap nilai pada sila-sila dalam Pancasila dalam hidup bermasyarakat akan mudah. Yang mana menjunjung tinggi nilai-nilai agama, rasa kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sudah sesuai dengan jati diri bangsa indonesia. Dengan menganut demokrasi Pancasila diharapkan Negara Indonesia bisa menjadi suatu fondasi untuk mencapai kemakmuran suatu negara. Menurut saya prinsip tersebut sudah sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan mayoritas bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengakui keberagaman agama dan keyakinan di dalam masyarakat.
C.Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya masih belum sesuai dilihat dari beberapa isu meliputi kebebasan beragama yang terkadang masih dihadapkan pada hambatan dan diskriminasi, keterbatasan kebebasan pers, serta perlindungan terhadap hak-hak buruh dan hak-hak masyarakat adat hal tersebut belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, dan hak asasi manusia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Saya merasa prihatin dan kecewa, karena hal Ini mencerminkan ketidaksesuaian antara peran yang diharapkan dari anggota parlemen sebagai wakil rakyat dan kenyataan yang terjadi. Dalam kondisi seperti ini, perlu adanya pengawasan dan evaluasi kinerja para anggota parlemen. Selain itu, penting transparansi, aturan etika yang ketat, dan mekanisme pengawasan yang efektif agar terciptanya perilaku yang akuntabel dan mewakili kepentingan sebenarnya dari suara rakyat.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut pendapat saya ketika kekuasaan kharismatik disalahgunakan atau digunakan untuk tujuan yang tidak jelas, akan timbul konsekuensi yang merugikan dan hal tersebut dapat melanggar prinsip hak asasi manusia. Seharusnya pengaruh kharismatik digunakan untuk menginspirasi masyarakat untuk mencapai perubahan yang positif. Di era demokrasi saat ini, penting bagi negara dan masyarakatnya untuk menghormati dan melindungi HAM. kedua hal tersebut saling berkaitan karena HAM hanya akan terealisasi dalam pemerintahan yang demokratis yang menghormati dan melindungi terhadap HAM setiap warga negaranya.