གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Dinda Mardhatila

Sipil D MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Dinda Mardhatila གིས-

Nama : Dinda Mardhatila
Npm : 2215011088
Kelas : D

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan ini tidak hanya berisikan tentang masa kerja anda menggunakan kemampuan sebatas kognitif.

Landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan :
1. Pancasila sebagai dasar negara pandangan hidup dan ideologi negara.
2. Pembukaan pembukaan UUD 1945.
3. Batang tubuh UUD 1945 khususnya 27 ayat 3 yang berkaitan dengan bela negara, 30 ayat 1 yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, pasal 31 ayat 1 yang berkaitan dengan pendidikan.
4.UU nomor 20 tahun 1982 Berkaitan dengan pendidikan bela negara.
5. UU nomor 20 tahun 2003 Berkaitan dengan pengembangan mata kuliah kepribadian.
6.Serta SK dirjen Dikti nomor 43 tahun 2006 yang juga terkait dengan pengembangan mata kuliah kepribadian.

Sumber historis dimulai sebelum Indonesia merdeka.
Sumber sosiologis artinya masyarakat memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi negara dan juga bangsa.
Serta politik pendidikan kewarganegaraan termuat dalam dokumen kurikulum tahun 1975, 1962, 1968 dan yang terakhir 2013.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Soal-2

Dinda Mardhatila གིས-
Nama: Dinda Mardhatila
NPM: 2215011088

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab :
Paradigma merupakan sumber, fondasi awal dari keberadaan dan perkembangan ilmu. Pancasila sebagai paradigma ilmu di setiap sila Pancasila:
1. Sila pertama
Sila Pertama ini menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya.
2. Sila kedua
Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah, keberadaan hati nurani tidak kalah penting daripada akal.
3. Sila ketiga
Keharusan menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan
faham kebangsaan Indonesia.
4. Sila keempat
Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan
penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia.
5. Sila kelima
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab :
Model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasilais yang diharapkan adalah yang berpegang teguh dengan Pancasila. Pemimpin berjiwa pancasila adalah pemimpin yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambilnya kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa. Semua model yang diharapkan harus memiliki 5 karakteristik yaitu
1. Pemimpin yang beriman.
2. Menjunjung tinggi HAM
3. Memiliki rasa nasionalisme
4. Bersikap adil
5. Berpendidikan