Salsabila Zidani Dhasilvi
2217011008
A
1. Berita ini menunjukkan bahwa demonstrasi di tengah pandemi memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19. Meski demikian, hal ini mencerminkan bahwa mahasiswa dan masyarakat memiliki kepedulian terhadap kebijakan yang dianggap merugikan. Hal positif yang bisa diambil adalah kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam mengawasi kebijakan pemerintah serta pentingnya menyuarakan aspirasi dengan cara yang lebih aman dan efektif.
2. Demonstrasi adalah hak demokratis, tetapi perusakan fasilitas umum tidak dapat dibenarkan karena justru merugikan masyarakat sendiri. Penyampaian aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi bisa dilakukan melalui diskusi akademis, petisi online, audiensi dengan pemerintah, atau kampanye media sosial agar pesan tetap tersampaikan tanpa risiko kesehatan.
3. Solusi terbaik adalah pendekatan yang adil dan berbasis dialog. Pemerintah harus membuat kebijakan yang seimbang dengan memberikan perlindungan bagi buruh sekaligus menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pengusaha. Perundingan bipartit antara pengusaha dan serikat pekerja harus diperkuat agar kedua belah pihak bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
4. Pemerintah harus lebih transparan dan melibatkan masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan. Di sisi lain, warga negara harus memahami bahwa kebebasan berpendapat juga memiliki batasan yang harus diiringi dengan tanggung jawab. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan kesadaran akan hak serta kewajiban masing-masing, kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bisa lebih harmonis.