གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Fauza Subhan Irawan

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Fauza Subhan Irawan གིས-
NAMA : Fauza Subhan Irawan
NPM : 2216031086
Kelas : Reguler B

Analisis video “HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKN DI PERGURUAN TINGGI”

Istilah kewarganegaraan berasal dari warga negara yang memiliki arti dengan anggota suatu negara PKN berkaitan dengan warga negara. PKN merupakan suatu usaha untuk menyiapkan mahasiswa/i mencintai, setia, dan selalu membela bangsa dan negara. Selain itu, dapat melatih mahasiswa/I berpikir kritis, analitis, demokratis, berdasarkan Pancasila.
Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan sendiri ada 6 yaitu :
1. Pancasila sebagai dasar negara, sebagai pandangan hidup, Pancasila sebagai ideologi negara.
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945 (Pasal 27 ayat 3 “Bela Negara”, Pasal 30 ayat 1 “Pertahanan dan Keamanan”, dan Pasal 31 ayat 1 “Pendidikan”)
4. UU Nomor 20 tahun 1982 “Pendidikan Bela Negara”
5. UU Nomor 20 tahun 2003 “Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian”
6. SK Dirjeb DIKTI Nomor 43 Tahun 2006 “Pengembangan Mata Kuliah Kepribadian”
Sumber Pendidikan Kewarganegaraan ada 3 yaitu:
- Historis = Substansi telah dimulai sebelum Indonesia merdeka
- Sosiologis = Bertujuan untuk menjaga, memelihara, dan memertahankan eksistensi negara-bangsa
- Politik = Dokumen Kurikulum kewarganegaraan dari tahun 1957 – 2013
Terdapat dinamika, esensi, dan urgensi PKN : PKN harus mendorong warga negara supaya mereka mampu menggunakan perkembangan iptek dengan hal-hal yang positif untuk membangun negara-bangsa. Karena masa depan PKN ditentukan oleh eksistensi konsdtitusi negara dan bangsa Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Fauza Subhan Irawan གིས-
Fauza Subhan Irawan_2216031086_Reguler B
Pancasila dijadikan ideologi utama pada negara Indonesia. Pancasila memiliki arti yang lima asas atau prinsip. Artinya Pancasila adalah pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia dari hasil mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Menurut beberapa ahli Pancasila merupakan aturan tingkah laku yang baik dengan tujuan sebagai pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan negara. Pancasila pada hakikatnya adalah sistem pengetahuan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mempunyai dua nilai yaitu harus memberikan landasan teoritik dan menetapkan tujuan.
Implikasi sila-sila dalam Perkembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa, manusia pada hakikatnya adalah mahkluk yang religius. Pada perkembangan ilmu pengetahuan haruslah dilakukan penanaman nilai-nilai religi. Dengan begitu, manusia dapat membedakan antara rasional dengan irasional dan antara rasa dengan akal. Denan menanamkan sikap saling menghormai antarumat bergama dan kepercayaannya, tidak memaksakan suatu agama, dan tidak adanya sikap etnosentrisme dalam hal agama.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, hal ini dapat memberi arah dan dapat mengendalikan ilmu pengetahuan yang berkembang. Ilmu bertujuan untuk hal yang pada dasarnya adalah untuk kemanusiaan. Sila ini memberikan dasar moralitas bahwa Indonesia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah dengan sikap yang beradab. Perkembangan IPTEK harus bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat.
3. Persatuan Indonesia, masyarakat menjadi sadar bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat terwujud dan terpelihara dengan kemajuan IPTEK. Karena itu, IPTEK harus dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang kemudian dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, setiap ilmuwan yang mengembangkan ilmu pengetahuan harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan IPTEK. Dalam pengembangan IPTEK tersebut juga ilmuwan harus memerhatikan nilai hormat dan menghargai kebebasan orang lain. Selain itu, ilmuwan juga harus memiliki sikap terbuka terhadap kritik/saran yang diberikan.
5. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, dalam perkembangan IPTEK haru tetap menjaga stabilitas negara dan harus mempertahankan keadilan, dalam kehidupan manusia. Keadilan dengan diri sendiri dengan orang lain, maupun dengan tuhannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

Fauza Subhan Irawan གིས-
Fauza Subhan Irawan_2216031086_Reguler B

A. Sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa, IPTEK yang dikembangkan tidak boleh bertentangan dengan nilai agama yang ada di Indonesia. Dengan memerhatikan nilai agama, maka dalam perkembangan IPTEK toleransi harus diterapkan. Sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, dalam pengembangan IPTEK haruslah berdasar pada nilai kemanusiaan, karena hak asasi seseorang harus tetap ada. Dengan begitu tidak ada masyarakat yang dirugikan atas perkembangan IPTEK. Sila ketiga yaitu persatuan Indonesia, IPTEK sangat mempengaruhi hidup masyarakat, supaya lebih memudahkan dalam berkegiatan sehari-hari. Hal ini sebaiknya menjadi pemersatu bangsa supaya tetap mengenal Indonesia dan tidak adanya perpecahan yang terjadi akibat perkembangan IPTEK tersebut. Sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya dalam mengembangkan ilmu haruslah dengan memerhatikan kerakyatan dan juga harus mempunyai sikap yang bijaksana. Dengan hal tersebut maka masyarakat dapat mengurangi dampak negatif yang didapat dari perkembangan IPTEK ini. Sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rayat Indonesia, hal ini menjadi penting dalam perkembangannya, karena dengan hal tersebut maka tidak ada lagi ataupun sangat minim kesenjangan sosial yang terjadi. Dengan dirasakannya perkembangan IPTEK secara menyeluruh dan rata, maka setiap masyarakat Indonesia dapat merasakan IPTEK tersebut. Dengan begitu tidak adanya seorang pun atau sangat sedikit orang yang tidak terjangkau oleh pemerintah dan hal tersebut dapat mempemudah jalannya pemerintahan.

B. Harapan saya adalah ketika para pemimpin, warganegara, dan ilmuwan supaya semua kegiatan yang mereka lakukan harus berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Karena setiap kegiatan yang dilakukan memiliki konsekuensinya masing-masing, dengan menerapkannya nilai tersebut maka setiap tindakan yang dilakukan tidak akan menjadi pelanggaran, justru akan membuat kemajuan atau perkembangan. IPTEK digunakan dengan baik ketika penggunanya atau yang mengembangkan IPTEK tersebut telah mengerti dan tau akibat buruk yang terjadi apabila mereka menyalahgunakan hal tersebut. IPTEK ini memiliki pengaruh yang sangat luas di berbagai bidang seperti, ekonomi, hukum, politik, dan sosial budaya. Maka dari itu, dengan adanya nilai-nilai Pancasila ini, diharapkan di masa sekarang dan yang akan datang bisa membawa Indonesia ke arah kemajuan yang mempunyai dampak positif di dalamnya.