Devina Oktika Sari_2256031043_Reg M/Paralel.
Hasil analisa saya tentang jurnal yang berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yaitu,di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan yang terjadi membawa suatu kemajuan bagi
segala aspek yang mendapat dampak
adanya globalisasi. Sebagai proses,globalisasi berlangsung melalui dua yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua
bidang kehidupan seperti bidang ideologi,politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanankeamanan dan lain- lain.
Globalisasi mendorong munculnya
berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh
globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain.
Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relative mahal. Namun, sekarang
pada tingkat yang lebih modern telah
muncul internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat.
Hasil analisa saya tentang jurnal yang berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yaitu,di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan yang terjadi membawa suatu kemajuan bagi
segala aspek yang mendapat dampak
adanya globalisasi. Sebagai proses,globalisasi berlangsung melalui dua yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua
bidang kehidupan seperti bidang ideologi,politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanankeamanan dan lain- lain.
Globalisasi mendorong munculnya
berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh
globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain.
Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relative mahal. Namun, sekarang
pada tingkat yang lebih modern telah
muncul internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat.
Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan.Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini,di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi).Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon
dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota,namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa.Akibatnya, segala informasi yang bernilai
positif maupun negatif, dapat dengan
mudah di akses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak, perlahan-lahan mulai
mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan.Jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila.Maka akar permasalahan yang dihadapi
adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi.
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini,di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi).Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon
dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota,namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa.Akibatnya, segala informasi yang bernilai
positif maupun negatif, dapat dengan
mudah di akses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak, perlahan-lahan mulai
mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan.Jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila.Maka akar permasalahan yang dihadapi
adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi.
Pancasila merupakan warisan luar
biasa dari pendiri bangsa yang mengacu kepada nilai-nilai luhur. Hampir tidak ada keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia
ini berpendapat bahwa Pancasila sebagaibdasar negara sekaligus pandangan hidup masyarakat Indonesia yang plural tidak
tergantikan.Pancasila yang akomodatif
terhadap agama tidak dapat tergantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu,perlu adanya pemulihan kembali kesadaran
kolektif bangsa tentang posisi vital dan
urgensi Pancasila dalam kehidupan
masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi
para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar
Negara Republik Indonesia.
biasa dari pendiri bangsa yang mengacu kepada nilai-nilai luhur. Hampir tidak ada keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia
ini berpendapat bahwa Pancasila sebagaibdasar negara sekaligus pandangan hidup masyarakat Indonesia yang plural tidak
tergantikan.Pancasila yang akomodatif
terhadap agama tidak dapat tergantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu,perlu adanya pemulihan kembali kesadaran
kolektif bangsa tentang posisi vital dan
urgensi Pancasila dalam kehidupan
masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi
para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar
Negara Republik Indonesia.