གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Devina Oktika Sari

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Devina Oktika Sari གིས-
Devina Oktika Sari_2256031043_Reg M/Paralel.

Pancasila sendiri artinya ideologi yang dimana Pancasila sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, serta sekaligus tujuan yg artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif sebagai dasar, kerangka acuan,dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yg dijalankan di Indonesia.Pada hal ini setiap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yg dikembangkan seharusnya tidak bertentangan dengan nilai-nilai yg terkandung dalam Pancasila,harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan,
nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia serta setiap pengembangan IPTEK wajib berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu).Dengan adanya IPTEK pada kehidupan kita hal ini mempermudah seluruh akses yang ada,memecahkan persoalan hidup dan kehidupan manusia.Maka sangat krusial Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat menjadi dasar dan akar di pengembangan keilmuan yang diubah sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa Indonesia,
sebagai akibatnya pengembangan IPTEK tidak keluar berasal nilai-nilai yg telah dimilliki bangsa Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

Devina Oktika Sari གིས-

Devina Oktika Sari_2256031043_RegM/Paralel.

Hasil analisa saya mengenai artikel berjudul Tantangan Dan Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 yaitu, ideologi sendiri berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita sedangkan logos berarti ilmu.Ideologi berintikan serangkaian nilai (norma) atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat atau bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup mereka. Nilai-nilai yang terangkai atau menyatu menjadi satu sistem itu, sebagaimana halnya dengan nilai-nilai dasar Pancasila, biasanya bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah suatu masyarakat atau bangsa yang menciptakan ideologi itu.Pancasila merupakan sebuah ideologi bagi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan system kenegaraan republik Indonesia. Pancasila merupakan science of ideas dari founding father kita seperti Ir. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH. Bagus Hadikusumo dan tokoh-tokoh nasional yang terlibat dalam penyusunan Ideologi Pancasila tanpa terkecuali. Pancasila merupakan Lima dasar disepakati bersama oleh bangsa Indonesia melalui founding Father yang harus dijalan bangsa Indonesia dalam system kehidupan social maupun system kenegaraan, meliputi :

1. Ketuhanan yang maha esa

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Dengan lima dasar inilah yang menjadi landasan kita dalam menghadapi kehidupan tantangan Ideologi Pancasila dari berbagai terjangan ideologi dunia dan kebudayaan global. Seperti tantangan menghadapi atheisme, Individualisme, dan kapitalisme. Pancasila menghadapi tantangan dalam sikap prilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum, tantangan terbesar dalam pada masa sekarang ini adalah tantangan narkoba dan terorisme.Pentingnya Pancasila sebagai ideologi Negara adalah untuk memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ancaman-ancaman yang datang untuk negeri ini dapat dicegah dengan cepat. Sebab Pancasila merupakakan Ideologi yang terbuka bagi seluruh perkembangan zaman. Sehingga apapun yang terjadi dalam perkembangan zaman harus sesuai dengan kaedah-kaedah yang berlaku atas dasar Pancasila. Dengan adanya revolusi industri 4.0 sehingga tantangan ideologi Pancasila semakin kompleks dalam mengikuti perkembangan zaman tantangan tidak hanya datang dari ideologi liberalisme, komunisme, individualisme, atheisme, kapitalisme, dalam kehidupan sosial; narkoba, terorisme, dan korupis serta kebudayaan global. Tetapi tantangan ideologi Pancasila juga datang dari segi ekonomi.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

Devina Oktika Sari གིས-

Devina Oktika Sari_2256031043_Reg M/Paralel.

Menurut saya dengan adanya kemajuan teknologi dalam perkembangan ekonomi dapat meningkatkan produktivitas dalam dunia industri.Hal tersebut juga mudahkan manusia dalam hal apapun yang pada awalnya dilakukan dengan menggunakan banyak tenaga manusia untuk mengerjakannya, kini dengan adanya perkembangan teknologi semuanya dapat teratasi dengan menggunakan tenaga mesin yang relatif lebih cepat dari pada menggunakan tenaga manusia secara manual. Namun menurut saya kemajuan teknologi di Indonesia belum sesuai dengan sila ke-5 dikarenakan masih banyak daerah-daerah seperti di pelosok yang masih tertinggal kemajuan teknologi seperti sistem sarana dan prasarana yang dimana jauh dari kata-kata memadai.Seperti sekolah di daerah pelosok banyak yang belum memiliki fasilitas komputer dan lain sebagainya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

Devina Oktika Sari གིས-

Devina Oktika Sari_ 2256031043_Reg M/Paralel.

Menurut saya fungsi pendidikan Pancasila dengan kemajuan teknologi sangat penting karena dapat terciptanya wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia.Dengan adanay pendidikan Pancasila dapat membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila, untuk mampu berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat bangsa Indonesia.Contohnya pada sila ke-4 dimana setiap orang harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK. Selain itu juga setiap orang juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan dan juga memiliki sikap terbuka.