Posts made by Zaki Radivan

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Zaki Radivan -
Nama : Zaki Radivan
NPM : 2216031056
Kelas : Reguler B

Analisis Video Yang Berjudul “HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKN DI PERGURUAN TINGGI”

Hasil Analisis Saya Terhadap Video Yang Berjudul “HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKN DI PERGURUAN TINGGI” Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata kuliah wajib di Perguruan Tinggi. Dengan tujuan utamanya yaitu Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk membentuk karakter dan menyiapkan warga negara yang baik sebagai generasi penerus bangsa. Pendidikan Kewarganegaraan juga dimaksudkan untuk membentuk peserta didik secara yuridis serta dapat mnelatih agar para mahasiswa dan mahasiswi dapat berfikir kritis, demokratis, analitis dengan berdasar pada ancasila

Andasan ideal Pendidikan Kewarganegaraan
1. Pancasila sebagai dasar negara
2. Pancasila sebagai pandangan hidup
3. Pancasila sebagai ideo,ogi negara
Landasan hukum Pendidikan Kewarganegaraan
1. Pembukaan UUD 1945
2. Batang Tubuh UUD 1945
Pasal 27 ayat (3) tentang bela negara, Pasal 30 ayat 1 tentang pertahanan dan keamanan, dan pasal 31 ayat (1) tentang Pendidikan.
1. UU Nomor 20 Tahun 1982 (Tentang Pendidikan bela negara)
2. UU Nomor 20 Tahun 2003 (Tentang mata kuliah pengembang kepribadian)
3. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006 (Tentang pengembangan mata kuliah kepribadian)

Analisis dari segi sumber historis, sosiologis, dan politik pendidikan kewarganegaraan dapat dilakukan dengan menggali berbagai sumber yang tersedia. Sumber historis meliputi dokumen kurikulum sejak tahun 1957, pernyataan Soemantri (1972), dan berdirinya organisasi Boedi Oetomo tahun 1908. Sumber sosiologis meliputi ilmu tentang kehidupan antarmanusia, latar belakang, susunan dan pola kehidupan sosial dari berbagai golongan dan kelompok masyarakat. Sumber politik meliputi nilai-nilai Pancasila yang digali dari bumi pertiwi Indonesia, cara pemrolehan dan kehilangan kewarganegaraan, serta perilaku yang bernuansa mengulangi kesalahan sejarah. Dengan menggali sumber-sumber ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di ajarkan di Perguruan Tinggi.

Pendidikan kewarganegaraan diberikan kepada mahasiswa untuk membangun argumen tentang dinamika dan tantangan pendidikan kewarganegaraan, serta mendeskripsikan esensi dan urgensi pendidikan kewarganegaraan. Esensi dari pendidikan Pancasila adalah sebagai dasar negara. Esensi Pancasila sebagai dasar negara sangat penting dan wajib dipelajari mahasiswa untuk memperkuat pemahaman ideologi serta membentuk karakteristik Pancasila dalam jati diri bangsa. Dalam segi urgensi sendiri Pendidikan kewarganegaraan memiliki urgensi yang sangat tinggi karena apabila tidak menumbuhkan minat dan ketertarikan pada mahasiswa maupun mahasiswi maka akan sangat sulit dalam mengembangkan nilai-nilai Pancasila dalam diri mahasiswa maupun mahasiswi tersebut

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Zaki Radivan -
Zaki Radivan (2216031056) Reguler B

Menganalisis Jurnal yang berjudul “PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI”

Pembahasan: Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Indonesia Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia yang berasal dari buah hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa, yang didalamnya terkandung nilai-nilai murni Pancasila yang digunakan sebagai pedoman dan acuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

Pancasila dengan IPTEK harus seimbang, saling beriringan, dan saling berjalan selaras serta sejalan, karena jika perkembangan IPTEK yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas, tentunya hal tersebut tidak diinginkan dan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat Indonesia. Perkembangan IPTEK yang terlampau deras justru menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga negara agar tidak terdoktrin dengan pengaruh buruk dari luar, dengan menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan IPTEK. Terlebih lagi pada era modernisasi dan globalisasi seperti pada masa sekarang ini, yang mana informasi sangat mudah untuk diakses hanya dengan smartphone yang kita miliki saja. Konten atau isi yang ada dalam internet-pun tidak sepenuhnya merupakan informasi yang positif, melainkan banyak juga informasi atau konten yang negatif didalamnya tanpa terfilter dengan baik dari luar/eksternal. Maka dari itu pentingnya penanaman nilai Pancasila dalam diri agar dapat memfilter konten atau isi dari pesatnya perkembangan IPTEK yang ada pada saat ini.

Seperti yang kita sudah ketahui bahwa Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia telah bersifat final, sehari setelah Proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno dan Hatta, yang mana Konsep Dasar Pancasila Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia, seperti yang dikatakan oleh bapak Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik.
Di dalam Pancasila terdapat 5 sila yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik, sedangkan pendapatnya Notonegoro bahwa pancasila adalah dasar falsafah negara indonesia, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia (Burhanudin S, 1988). Selain sebagai dasar negara Indonesia, yang tidak kalah penting Pancasila juga merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. dapat disimpulkan bahwa pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia dari ancaman pengikisan nilai Pancasila yang diakibatkan oleh faktor dari luar.

Yang tidak kalah penting juga adalah Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan pedoman atau petunjuk dalam hidup berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia di tengah gempuran dari pengaruh budaya luar yang masuk dan mencoba untuk melunturkan nilai-nilai Pancasila yang ada dalam diri masyarakat Indonesia sekarang ini.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Zaki Radivan -
Zaki Radivan (2216031056) Reguler B

Menganalisis Soal

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Jawaban: Menurut saya, peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini yakni sangat dekat, saling beriringan, saling melengkapi, dan harus seimbang, karena semua Tindakan yang kita lakukan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara harus mengacu pada nilai-nilai Pancasila.
Sila Pertama
Sila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, yaitu wajib percaya dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa di mana pada sila pertama ini terdapat aspek rohani dan religi, seperti harus mengikuti semua perintah Tuhan Yang Maha Esa dan menjauhi larangannya. Serta pengembangan IPTEK tidak boleh melampaui batas yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan penuh rasa tanggung jawab dalam mengembangkan IPTEK kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sila Kedua
Sila yang berbunyi “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”, yang seharusnya pengembangan IPTEK harus bertujuan untuk memakmurkan serta menyejahterakan seluruh kehidupan manusia tanpa terkecuali.
Sila Ketiga
Sila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”Pada sila ini diharapkan IPTEK dapat menjadi media untuk menyatukan seluruh manusia dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali dan tanpa hambatan apapun.
Kela Keempat
Sila yang berbunyi “Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan” ini terdapat makna, bahwa semua orang bebas mengeluarkan pendapatnya melalui IPTEK tentunya dengan mengacu kepada norma dan nilai-nilai Pancasila.
Sila Kelima
Sila yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” ini bermakna bahwa semua masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke berhak untuk mendapatkan dan merasakan perkembangan IPTEK tanpa terkecuali.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Jawaban: Harapan saya kepada pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia pada masa sekarang dan untuk kedepannya semoga para pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia ini dapat mempertahankan sikap Pancasilais dan dapat terus meningkatkan bahkan mengembangkan sikap pancasilais yang ada dalam diri mereka serta saya harap juga kedepannya jumlah para pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang memiliki sikap Pancasilais di Indonesia ini dapat meningkat dan memiliki kesadaran untuk dapat meniru dan menerapkan sikap Pancasilais dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya sehari-hari.