Posts made by I Komang Widya Indra Kusuma

Nama : I Komang Widya Indra Kusuma
NPM : 2215061006
Kelas : PSTI B

Hasil Analisis dari Video Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie

Berdasarkan hasil dari analisis video tersebut, video tersebut dijelaskan bahwa negara Indonesia telah mengalami empat kali perubahan bentuk republik. Republik pertama terjadi pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dengan konstitusi yang disahkan pada 18 Agustus 1945. Kemudian, Indonesia berubah menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan konstitusi yang berubah pula. Selanjutnya, bentuk Indonesia berubah lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan UUD Sementara (UUDS 1950) sebagai konstitusi. Pada tahun 1959, dekret presiden mengembalikan UUD 1945 dan ini dapat disebut sebagai republik keempat. Namun, UUD 1945 yang diberlakukan kembali mengalami beberapa perubahan, termasuk penjelasan tentang UUD 1945 dalam dokumen terpisah. dan Saat ini, Indonesia menerapkan UUD 1945 tahun 1959 dengan empat amandemen.  
dari segi fakta, UUD 1945 Indonesia telah mengalami beberapa perubahan dan amendemen sejak awal dibuat. Hal ini menunjukkan bahwa konstitusi Indonesia terus berkembang dan menyesuaikan dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat. Adanya amendemen- amendemen tersebut diharapkan dapat memperkuat demokrasi, melindungi hak asasi manusia, dan mendorong kemajuan serta kemakmuran bangsa. Namun, tentunya implementasi dari konstitusi tersebut tetap menjadi tantangan yang harus diatasi dengan bersama-sama oleh pemerintah, aparat hukum, dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> PRETEST

by I Komang Widya Indra Kusuma -
Nama : I Komang Widya Indra Kusuma
NPM : 2215061006
Kelas : PSTI B

Jawaban analisis soal

1. Dalam artikel tersebut, disampaikan bahwa Hak Asasi Manusia adalah hak yang sangat penting dan harus dihargai oleh semua orang. Artikel tersebut juga menjelaskan bahwa meskipun ada warga Indonesia yang melanggar peraturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal ini tidak berarti bahwa hak asasi manusia mereka harus dilanggar. Sebaliknya, pemerintah dan aparat negara seharusnya mengayomi warga negara yang melanggar kebijakan pemerintah dengan memastikan bahwa hak asasi manusia mereka tetap terlindungi. Dalam konteks ini, penting bagi semua orang untuk menghargai dan menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagai salah satu nilai dasar yang harus dipertahankan dan dihormati.

2. Dapat dipahami dari pernyataan tersebut bahwa negara yang tidak memiliki konstitusi akan mengalami kekacauan karena tidak memiliki landasan hukum dan aturan yang mengikat. Kekacauan ini disebabkan oleh perilaku egois masyarakat yang melakukan apa saja sesuai dengan keinginan mereka sendiri tanpa memperhatikan hak dan kewajiban orang lain. Oleh karena itu, konstitusi sangat penting untuk memastikan bahwa negara memiliki aturan dan landasan yang jelas, dan masyarakat dapat hidup secara teratur dan damai dalam suatu sistem yang adil dan seimbang.

3. Tantangan yang dihadapi oleh negara saat ini adalah kesenjangan sosial antara penguasa dan rakyat biasa, serta antara mereka yang kaya dengan yang miskin. Hal ini dapat menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia di masyarakat. Meskipun UUD 1945 sudah menjelaskan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan hak asasi manusia dalam kehidupan bernegara, namun masih banyak masyarakat yang kurang memahami hal tersebut karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah. Bahkan aparat negara pun masih sering mengabaikan pasal-pasal tersebut dalam praktiknya di lapangan.

4. beberapa contoh tantangan dalam kehidupan bernegara adalah konflik antara suku, agama, ras, atau kelompok tertentu. Contohnya adalah kasus tawuran antara pelajar/mahasiswa yang bermula dari permasalahan kecil dan kemudian berkembang menjadi konflik besar. Meskipun UUD NRI 1945 telah mengembangkan nilai-nilai moral bangsa, namun masih diperlukan penyelesaian permasalahan konflik yang efektif dan efisien.