NAMA: NOVIA FITRIANA HUDA
NPM: 2215061024
KELAS: PSTI D
Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa pemilihan umum di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila, terutama dalam hal kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Meskipun Indonesia merupakan negara hukum dan negara demokrasi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, implementasi demokrasi dalam pemilihan umum masih perlu ditingkatkan.
Analisis jurnal ini menyoroti permasalahan yang ada dalam pemilihan umum di Indonesia, yaitu kurangnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pemilihan umum. Pancasila sebagai dasar negara seharusnya menjadi panduan dalam menentukan arah kebijakan dan distribusi negara, termasuk dalam pemilihan umum. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan umum di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai tersebut.
Masalah ini mungkin disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila, manipulasi politik, dan kelemahan dalam sistem pemilihan umum. Integrasi yang lebih baik antara demokrasi dan nilai-nilai Pancasila dalam pemilihan umum dapat membawa Indonesia lebih dekat pada prinsip negara hukum dan mendorong partisipasi politik yang lebih inklusif.
NPM: 2215061024
KELAS: PSTI D
Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa pemilihan umum di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila, terutama dalam hal kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Meskipun Indonesia merupakan negara hukum dan negara demokrasi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, implementasi demokrasi dalam pemilihan umum masih perlu ditingkatkan.
Analisis jurnal ini menyoroti permasalahan yang ada dalam pemilihan umum di Indonesia, yaitu kurangnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pemilihan umum. Pancasila sebagai dasar negara seharusnya menjadi panduan dalam menentukan arah kebijakan dan distribusi negara, termasuk dalam pemilihan umum. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan umum di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai tersebut.
Masalah ini mungkin disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila, manipulasi politik, dan kelemahan dalam sistem pemilihan umum. Integrasi yang lebih baik antara demokrasi dan nilai-nilai Pancasila dalam pemilihan umum dapat membawa Indonesia lebih dekat pada prinsip negara hukum dan mendorong partisipasi politik yang lebih inklusif.