NAMA : SEFTI ADELIA
NPM : 2216031015
KELAS : REG A
PRODI : ILMU KOMUNIKASI
1.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Dari artikel diatas kita dapat mengetahui tentang tantangan serta hambatan HAM di Indonesia. Artikel ini juga menjelaskan mengenai isu isu yang ada agar pemerintah serta masyarakat dapat melakukan perubahan demi HAM di indonesia. Hal positif yang saya dapat dari artikel ini adalah kita sebagai masyarakat dan terkhusus pemerintah harus sadar akan mengenai pentingnya menghormati Hak asasi manusia yang berlaku karena seluruh manusia memiliki haknya.
2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab : Demokrasi Indonesia pada dasarnya memang sudah berlandaskan kebudayaan/adat asli Indonesia. Tetapi tak dipungkiri juga asas demokrasi berlandaskan ketuhanan yang maha Esa. Prinsip asas ini menunjukkan bahwa negara Indonesia mengakui serta menghormati keberadaan agama dan keberagamannya juga dalam konteks Demokrasi. Artinya negara tidak menuntut masyarakatnya untuk menganut satu agama tertentu melainkan membebaskan masyarakatnya untuk memilih agama yang diyakininya.
3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab : Praktik Demokrasi di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan karena belum sesuainya UU, pancasila serta kurangnya menghargai satu sama lain dan belum tingginya hal menjunjung tinggi mengenai HAM. Hal ini dapat berubah seiringnya waktu karena negara kita menganut pancasila dan UU. Meskipun Demokrasi ini sudah lama berjalan namun, tetap saja masih ada beberapa masalah dalam penerapannya.
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab : Saya sangat menyayangkan sekali dan sangat tidak setuju atas perbuatan tersebut karena bagaimana pun seharusnya wakil rakyat bekerja untuk rakyat. Namun, saat ini banyak wakil rakyat yang memang menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadinya. Dimana hal ini dapat merugikan semua masyarakat dan melanggar HAM.
5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab : Pada saat ini banyak masyarakat yang masih kurang pemahamannya tentang agama. Banyak partai politik yang berakar pada agama dan tradisi mampu memanipulasi masyarakat. Di era saat ini, HAM dapat terancam jika kekuasaan karismatik disalahgunakan untuk tujuan yang tidak jelas. HAM ini meliputi kebebasan masyarakat untuk berpendapat, berekspresi , berbicara, beragama dll. Hal ini justru banyak pihak pihak yang melanggar karena menggunakan pengaruh karismatik untuk memanipulasi masyarakat. Pendidikan tentang HAM dapat membuat masyarakat tidak akan terkena manipulasi fiktif ini.
NPM : 2216031015
KELAS : REG A
PRODI : ILMU KOMUNIKASI
1.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Dari artikel diatas kita dapat mengetahui tentang tantangan serta hambatan HAM di Indonesia. Artikel ini juga menjelaskan mengenai isu isu yang ada agar pemerintah serta masyarakat dapat melakukan perubahan demi HAM di indonesia. Hal positif yang saya dapat dari artikel ini adalah kita sebagai masyarakat dan terkhusus pemerintah harus sadar akan mengenai pentingnya menghormati Hak asasi manusia yang berlaku karena seluruh manusia memiliki haknya.
2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab : Demokrasi Indonesia pada dasarnya memang sudah berlandaskan kebudayaan/adat asli Indonesia. Tetapi tak dipungkiri juga asas demokrasi berlandaskan ketuhanan yang maha Esa. Prinsip asas ini menunjukkan bahwa negara Indonesia mengakui serta menghormati keberadaan agama dan keberagamannya juga dalam konteks Demokrasi. Artinya negara tidak menuntut masyarakatnya untuk menganut satu agama tertentu melainkan membebaskan masyarakatnya untuk memilih agama yang diyakininya.
3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab : Praktik Demokrasi di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan karena belum sesuainya UU, pancasila serta kurangnya menghargai satu sama lain dan belum tingginya hal menjunjung tinggi mengenai HAM. Hal ini dapat berubah seiringnya waktu karena negara kita menganut pancasila dan UU. Meskipun Demokrasi ini sudah lama berjalan namun, tetap saja masih ada beberapa masalah dalam penerapannya.
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab : Saya sangat menyayangkan sekali dan sangat tidak setuju atas perbuatan tersebut karena bagaimana pun seharusnya wakil rakyat bekerja untuk rakyat. Namun, saat ini banyak wakil rakyat yang memang menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadinya. Dimana hal ini dapat merugikan semua masyarakat dan melanggar HAM.
5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab : Pada saat ini banyak masyarakat yang masih kurang pemahamannya tentang agama. Banyak partai politik yang berakar pada agama dan tradisi mampu memanipulasi masyarakat. Di era saat ini, HAM dapat terancam jika kekuasaan karismatik disalahgunakan untuk tujuan yang tidak jelas. HAM ini meliputi kebebasan masyarakat untuk berpendapat, berekspresi , berbicara, beragama dll. Hal ini justru banyak pihak pihak yang melanggar karena menggunakan pengaruh karismatik untuk memanipulasi masyarakat. Pendidikan tentang HAM dapat membuat masyarakat tidak akan terkena manipulasi fiktif ini.