Posts made by DINI CANIKA SUMARA

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal

by DINI CANIKA SUMARA -
NAMA : DINI CANIKA SUMARA
NPM : 2215061026
KELAS : PSTI B
MATA KULIAH: MKU PENDIDIKAN PANCASILA

Analisis Soal

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Jawaban:

Etika politik merupakan pedoman orientasi dan pengangan normatif yang digunakan untuk menilai suatu kualitas kehiudpan dan tatanan politik menggunakan tolak ukur martabat manusia. Karena itu, setiap pemimpin dituntut agar mempertanggungjawabkan kekuasaan miliknya, jika tidak mampu maka kekuasaan tersebut bisa dianggap tidak sah. Etika perilaku politik Indonesia diatur di dalam perundang secara khusus juga ada aturan yang menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada publik seorang pejabat negara harus siap mundur dari jabatannya apabila merasa dirinya telah melanggar kaidah dan sisten nilai, ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan negara. Hal ini sesuai dengan nilia-nilai tradisional yang juga ditanamkan sejak dahulu. Namun, pada penerapan saat ini etika perilaku politik hampir tidak berlaku. Di realita bahkan menunjukkan bahwa politik adalah tempat perebutan kekuasaan dan kepentingan sehingga banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya masing-masing. Meskipun seharusnya para politikus menjadi teladan yang baik bagi rakyat, tetapi ternyata pragmatisme atau sifat berpikir praktis dalam politik ini sudah merusak etika berpolitik para politikus. Contohnya seperti transaksi politik atau money politics yang dimana sering dilakukan oleh para politikus saat pemilihan umum. Tentunya ini sudah menyimpang dari niai-nilai pancasila yang mana disebabkan oleh kepentingan suatu kelompok untuk mencapai tujuan kelompok tersebut, bukan kepentingan umum. Untuk itu, etika para elit politik menjadi sangat penting karena merekalah yang membuat kebijakan dan akan berdampak ke masyarakat. Para politikus harus bersikap jujur, adil, amanah, bertanggungjawab, dan berjiwa besar.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Jawaban:

Etika generasi muda saat ini apabila dibandingkan dengan anak muda zaman dahulu mengalami krisis. Masalah etika tentunya tergantung pada individu masing-masing. Namun, memang krisis moral yang dialami khususnya yang dilakukan oleh oknum generasi milenial merupakan masalah yang telah meluas dan harus segera diselesaikan karena dapat mengancam masa depan kehidupan mereka sendiri serta masa depan bangsa. Seperti contohnya pada lingkungan sekitar tempat tinggal saya, generasi muda ketika melewati orang yang lebih tua tidak membungkuk atau mengucap “permisi” justu malah bersikap tak acuh. Hal ini tentunya tidak sesuai pula dengan nilai-nilai luhur pancasila, yang menjadi landasan bagi generasi muda untuk mencari jati diri dalam pembentukan pembinaan etika dan moral. Pentingnya pembinaan moral dikalangan geenrasi muda tidak lain untuk menyadarkan akan peran dan tanggung jawab generasi muda sebagai penggerak dalam perkemabngan dan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara di masa yang akan datang. Untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang, perlu adanya penanaman dan pembinaan karakter sejak dini pada diri para pemuda zaman sekarang.hal itu dimulai dari peran orang tua dalam mengajarkan nilai-nilai agama dan sosial terhadap anaknya sehingga itu akan berujung menjadi kebiasaan. Yang mana dari kebiasaan tersebut secara langsung akan diaplikasikan oleh seorang anak ke dalam lingkungan bermasyarakat. Selanjutnya, guru berperan penting dalam ruang lingkup pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan karakter pada muridnya. Solusi tersebut dapat berjalan dengan baik apabila semua elemen masyarakat dapat saling bekerjasama untuk mewujudkan generasi muda yang bermoral.
NAMA : DINI CANIKA SUMARA
NPM : 2215061026
KELAS : PSTI B
MATA KULIAH: Pendidikan Pancasila

Tanggapan Artikel Terhadap
“Implementasi Pancasila Sebagai Dasar Negara”


Dasar kehidupan bersama di Indonesia adalah Pancasila. Pancasila mempunyai arti lima dasar atau 5 asas yaitu nama dari dasar negara kita, negara Republik Indonesia. Pancasila pertama kali disebut dalam sidang pertama BPUPKI yang berlangsung pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni. Tepatnya pada tanggal 1 Juni, Ir. Soekarno memperkenalkan 5 sila yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka, lahirlah Pancasila. Masyarakat Indonesia sadar bahwa Pancasila itu sangat penting. Masyarakat mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamalan sila-sila Pancasila. Semua sila dalam pancasila tersebut tidak dapat dilaksanakan secara terpisah-pisah karena pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan. Sila-sila tersebut adalah sebagai berikut.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia yang memiliki fungsi, kedudukan, yang sangat penting bagi bangsa Indonesia yang dijadikan dasar negara dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu diimplementasikan ke dalam norma praktik kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjaga kestabilan dan relevansinya. Implementasi Pancasila sebagai dasar negara sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Jika kita tidak menerapkan Pancasila sebagai landasan dalam berkehidupan bersama, maka dapat menimbulkan berbagai masalah yang dapat merugikan segala pihak. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa untuk selalu mengimplementasikan Pancasila sebagai dasar negara dan tetap menjaga keutuhan nilai dari Pancasila itu sendiri.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

by DINI CANIKA SUMARA -
NAMA: DINI CANIKA SUMARA
NPM : 2215061026
KELAS : PSTI B
MATA KULIAH : PENDIDIKAN PANCASILA

Analisis Jurnal

A. JUDUL

“Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implemetasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia”

B. RANGKUMAN ISI JURNAL

Jurnal dengan judul “Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implemetasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia” membahas tentang Rumusan konsep Pancasila yang diorientaskan sesuai dengan karakter bangsa. Hal ini harus dipahami oleh segenap warga Indonesia. Namun, pada kenyataannya pengetahuan masyarakat mengenai Pancasila seolah memudar. Untuk itu diperlukan penyegaran kembali tentang Pancasila baik dari aspek pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai filosofis yang terkandung didalamnya.

Pada bahasan selanjutnya dati jurnal karya Muhammad Chairul Huda ini menjelaskan tentang Lahirnya Pancasila: Sejarah Sebuah Ide Bangsa. Lahirnya Pancasila di era modern berawal dari pemberian janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, yaitu Kuniaki Koiso pada tanggal 7 September 1944. Dari janji tersebut, Pemerintah Jepang kemudian membentuk BPUPK (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan) yaitu pada tanggal 29 April 1945. Dan pada tanggal 1 Maret 1945 BPUPK diresmikan oleh pemerintah Jepang dan diketuai oleh Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat. Lalu, untuk perumusan dasar negara adalah hasil pemikirian dari Soekarno, Soepomo, dan Moh. Yamin. Setelah mengalami berbagai masukan pendapat tentang dasar negara, maka rumusan Pancasila menjadi (1) Ketuhanan Yang Maha Esa; (2) Kemanusiaan yang adil dan beradab; (3) Persatuan Indonesia; (4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarat perwakilan; dan (5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan telah disahkannya UUD 1945 oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, maka Pancasila juga telah secara sah dan resmi dijadikan sebagai dasar negara.

Pancasila Sebagai Sumber Filsafat Bangsa Dan Negara Indonesia. Sub bab ini penulisa membahas Pancasila sebagai falsafat bangsa dan Negara, Pancasila memiliki makna bahwa segenap aspek kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan wajib mendasarkan pada lima nilai yaitu nilai Ketuhanan, nilai Kemanusiaan, nilai Persatuan, nilai Kerakyatan dan nilai Keadilan.

Pada sub pembahasan selanjutnya menjelaskan Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara:
1. Pancasila sebagai ideologi negara
2. Pancasila sebagai dasar negara
3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
4. Pancasila sebagai kepribadian bangsa

Dan pembahasan yang terkhir penulis memaparkan Nilai-Nilai Keseimbangan Hukum Dalam Perspektif Pancasila. Penempatan Pancasila sebagai sumber hukum dari segala suumber hukum Negara adalah sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yang menempatkan Pancasila sebagai ideologi dan dasar serta sekaligus filosofis bangsa dan Negara Indonesia. Dengan demikian, setiap materi peraturan dan perundang-undangan tidak dibenarkan jika bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

C. KELEBIHAN JURNAL

Setelah dianalisis secara menyeluruh, kelebihan jurnal dengan judul “Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implementasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia” adalah struktur yang sistematis dan pemilihan bahasa yang baik menjadikan jurnal ini dapat dipahami oleh para pembaca.

D. KELEMAHAN JURNAL

Kelemahan jurnal terdapat pada penulis mencantumkan istilah yang hanya berlaku pada bidang tertentu. Seperti kata “Kekhalifahan” pada halaman 2 jurnal tersebut.

E. SARAN DAN SOLUSI

Dalam memaksimasilkan proses penulisan jurnal, penulis diharapkan dapat memahami dan terus mengasah keterampilan dasar dalam menulis jurnal.

F. KESIMPULAN

Meninjau dari jurnal yang telah dianalisis, Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang lahir atas gagasan cemerlang dari pada founding fathers. Pancasila ini mempunyai keseimbangan hukum yaitu milai ketihanan, nilai kemanusiaan, dan nilai kemasyarakatan yang menjadi pondasi untuk meneguhkan pancasila sebagai ideologi bernegara. Untuk kesimpulan tatanan penulisan, terlepas dari kekurangannya jurnal ini layak untuk dijadikan referensi pembaca.