གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ TIYA FIRSILIA

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

TIYA FIRSILIA གིས-
Nama : Tiya Firsilia
NPM : 2216031020
Kelas : Reguler B

Di dalam video tersebut menjelaskan tentang Hakekat dan Pentingnya PKN dalam segi pengertian PKN, Landasan ideal dan hukum PKN, Sumber historis, sosiologis, politik PKN, Dinamika, Urgensi, dan Esensi PKN.
- Pengertian PKN
PKN adalah usaha sadar menyiapkan peserta didik : cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negara. Dalam mempelajari PKN dapat melatih peserta didik berpikir kritis, analitis, demokratis, berdasarkan Pancasila.
- Landasan Ideal dan Landasan Hukum PKN
Pancasila merupakan landasan ideal, sedangkan landasan hukum PKN adalah Pembukaan UUD 1945, Batang tubuh UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 1982, UU Nomor 20 Tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006.
- Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN
PKN perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara-bangsa. Masa depan PKN sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara bangsa Indonesia.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dalam analisis video tersebut yaitu :
PKN memiliki peran dalam membina warga negara khususnya generasi penerus yang baik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. PKN bagi generasi penerus sangatlah penting dalam rangka menumbuhkan kesadaran bela negara dan meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

TIYA FIRSILIA གིས-
Tiya Firsilia_2216031020_Reg B

A. Identitas Jurnal
Nama Jurnal : el Muhbib : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Dasar
Volume : 2
Nomor : 02
Halaman : 29 - 41
Tahun Penerbit : 2018
Judul Jurnal : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Nama Penulis : Syarifuddin


B. Abstrak Jurnal
Jurnal Paragraf : 1
Halaman : 1 halaman
Ukuran Spasi : 1.0
Uraian Abstrak :
Abstrak disajikan dalam bentuk bahasa Indonesia. Di dalam abstrak penulis menjelaskan tentang pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kata Kunci : Pancasila, Filsafat Ilmu, Ilmu pengetahuan dan Teknologi

C. Pendahuluan Jurnal
Di dalam pendahuluan penulis menjabarkan mengenai pandangan mengenai ideologi pancasila yang dipertanyakan keberadaannya bagi bagsa Indonesia. Perkembangan ilmu pengetauan saat ini dan di masa yang akan datang sangat cepat di berbagai lini kehidupan berbangsa dan bernegara memasuki dan mempengaruhi segala aspek kehidupan adat dan budaya bangsa. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Maka sangat penting pancasila sebagai pegangan atau pedoman untuk filter berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang ada saat ini.

D. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui tentang pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan memperkuat warga Negara menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

E. Metode Penelitian
Metode Deskriptif Kualitatif yaitu dengan membuat deskripsi yang akurat, faktual, dan sistematis pada fakta tertentu.

F. Pembahasan
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta : panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik.
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Pancasila merupakan hasil dari berbagai macam pemikiran yang lahir dari budaya nusantara. pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasan teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental kepribadian dan moral manusia.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK :
- Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah makhluk religi. Sebagai makhluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya.
- Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.
- Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
- Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.
- Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

G. Kesimpulan
Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung berabad-abad. Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

TIYA FIRSILIA གིས-
Tiya Firsilia_2216031020_Reg B

A. Pancasila sebagai sistem nilai akan mantap berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademis dan praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara telah meyakini kebenaran nilai – nilai Pancasila dan menjadikan sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat. Paradigma merupakan sumber, fondasi, asal, dan awal dari keberadaan dan perkembangan ilmu. Pancasila sebagai paradigma ilmu, menurut sila – silanya.
- Ketuhanan Yang Maha Esa, sila ini mengisyaratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan Yang Maha Esa yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma bersifat teistik.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sila ini mengisyaratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal. Namun sebagai kesatuan rohaniah, keberadaan hati nurani ( qalbu ) tidak kalah penting dari pada akal.
- Persatuan Indonesia, keharusan menempatkan Sila Pertama dan Sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia, sekaligus penolakan terhadap faham – faham yang memecah persatuan bangsa Indonesia.
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan, sila ini mengisyaratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil – wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggung jawab baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia.
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan itu bukan keadilan formal ataupun suatu keadilan yang lahir karena perundang – undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik-religius. Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus menolak dominasi positivisme.

B. Kebaikan manusia di suatu negeri bergantung pada kesalehan para ilmuwan dan keadilan penguasa. Kerusakan negara itu juga bergantung pada kerusakan para ilmuwan dan penguasanya. Harapannya untuk masa sekarang dan masa yang akan datang, yaitu memiliki para ilmuwan dan penguasa yang bisa mendorong dan memfasilitasi setiap warga negara dalam mempelajari maupun mengembangkan ilmu. Karena ilmu merupakan lentera kehidupan “ Untuk memperoleh kebahagiaan dunia kuncinya ilmu, untuk memperoleh kebahagiaan akhirat kuncinya ilmu, dan untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat kuncinya ilmu ”.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

TIYA FIRSILIA གིས-
Tiya Firsilia_2216031020_Reg B

A. Latar belakang seseorang tidak menjamin ia kebal terhadap hoaxs, bahkan latar belakang penddikan yang tinggi seseorang juga bisa menjadi pelaku penyebaran hoaxs. Hoaxs semakin sulit dibedakan karena telah menyangkut kehidupan seseorang. Berita hoaxs yang dikemas dan disebar secara masif justru lebih dipercaya dari pada berita yang valid. Kombinasi maut muncul ketika berita hoaxs bertemu dengan media sosial. Apa pun yang dia terima informasi selama masih pas dengan apa yang dia percaya, dia percaya walaupun beritanya berita palsu. Sementara itu berita yang enggak cocok dengan apa yang dia percayai, walaupun itu berita dengan fakta valid tidak akan ia terima.

Cara mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs yaitu :
- Hati – hati dengan judul provokatif
- Cermati alamat situs : berita yang berasal dari situs media yang terverivikasi Dewan Pers akan lebih mudah diminta pertanggungjawabannya.
- Periksa Fakta : hal yang perlu diamati yaitu dari mana berita itu berasal, perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta yaitu berdasarkan kesaksian dan bukti, sedangkan opini berdasarkan pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subjektif.
- Cek Keaslian Foto : di era teknologi saat ini, bukan hanya hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Cara mengecek keaslian foto yaitu dengan melakukan drag –and-drop ke kolom pencarian Google Images dengan membadingkan hasil yang menyajikan gambar – gambar serupa.
- Ikut serta grup diskusi anti – hoax.

B. Pengaruh Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai – nilai Pancasila di media sosial yaitu :
- Mudahnya terbentuk sebuah penyebaran informasi yang dilakukan dengan menggunakan media sosial yang di mana digunakan dalam menyebarkan berita hoax dan juga pengembangan teknologi yang di mana dapat merusak nilai – nilai moral yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu sendiri.
- Semakin cepatnya arus informasi yang diterima membuat masyarakat sulit untuk memilih mana informasi yang layak untuk didengar ataupun diketahui.
Solusi agar perkembangan IPTEK menjadi lebih baik :
- Peningkatan kemampuan dan kemandirian IPTEK dengan mengadopsi dan menerapkan pengembangan teknologi dengan inovasi dan berpegang pada nilai budaya, nilai – nilai Pancasila maupun norma – norma yang termuat di dalam sila – sila Pancasila.
- Memanfaatkan teknologi secara optimal yang bisa mempermudah kegiatan dan memberikan dampak positif bagi banyak orang.
- Bijak dalam menggunakan teknologi dan dapatkan pendidikan di bidang teknologi karena tanpa pengetahuan dan pendidikan yang memadai, maka teknologi tersebut tak akan ada artinya.

C. Solusi untuk permasalahan Konsumerisme di Indonesia menurut saya :
- Membeli produk – produk buatan lokal.
- Membuat birokrasi yang lebih efektif.
- Meningkatkan pajak barang – barang impor.
- Bekerja untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
- Membuat anggaran belanja yang bertujuan untuk mengatur aliran dana dalam perencanaan pengeluaran.
- Memprioritaskan Kebutuhan
- Hindari pemakaian Kartu Kredit
- Cermat ketika membeli barang yaitu dengan mengubah pola pikir.