Posts made by Nur Emy Ramadhani

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Nur Emy Ramadhani -
NAMA: NUR EMY RAMADHANI
NPM: 2215061027
KELAS: PSTI C

ANALISIS JURNAL
JUDUL: KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA.

Jurnal tersebut ditulis untuk mengkaji permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional dalam era globalisasi. Seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan pasca reformasi yang dapat memicu permasalahan krusial, dapat mengakibatkan terancamnya keutuhan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui revolusi sejarah, berbagai proses kehidupan manusia telah melahirkan ciri keanekaragaman bentuk budaya. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik di Indonesia yang memiliki keragaman sehingga dasar dilakukannya pemahaman budaya tak lain karena motto "Bhinneka Tunggal Ika". Pentingnya memupuk rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan Indonesia sangat berkaitan dengan dasar tersebut. Dengan berpegang pada prinsip bahwa tiada masyarakat dan kebudayaan yang bersifat statis, maka secara garis besar masyarakat dan kebudayaan lokal telah bergerak secara dinamis menurut pandangan kultural.

Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal.

Kapitalisme, modernisme, dan globalisme membuat konflik antar budaya tradisional dan modern tidak dapat dihindari walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dan modern merupakan fakta kultural yang tak terbantahkan. Kearifan lokal merupakan bagian dari kebudayaan. Dalam pandangan Mundardjito (1986:41), kearifan lokal terbina secara kumulatif, terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah.

Pada era globalisasi muncul upaya-upaya untuk membangkitkan kembali atau pemberdayaan, pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan peran dari lembaga-lembaga adat. Menggunakan nilai-nilai budaya lokal untuk menjawab berbagai tantangan inilah sebagai wujud nyata revitalisasi budaya lokal itu. Bahkan tidak hanya mampu menjawab berbagai tantangan ke depan, namun kearifan lokal itu dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus memperkokoh identitas bangsa.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

by Nur Emy Ramadhani -
Nama : Nur Emy Ramadhani
NPM : 2215061027
Kelas : PSTI C

Analisis jurnal

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.

Pendidikan kewarganegaraan dalam konteks pendidikan nasional bukanlah sesuatu yang baru di Indonesia. Berbagai model dan istilah pendidikan kewarganegaraan dilakukan oleh Pemerintah RI untuk menyelenggarakan misi pendidikan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). Ubaedillah (2008: 1), beberapa nama yang dipakai untuk pendidikan kewarganegaraan antara lain adalah: pelajaran Civics, Pendidikan Kewarganegaraan Negara Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Moral Pancasila, dan PPKN. Pada level Perguruan Tinggi pernah dilaksanakan Pendidikan Kewiraan.

Demokrasi adalah salah satu prinsip utama dalam pendidikan kewarganegaraan. mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menerapkan prinsip demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Konsep demokrasi meliputi hak-hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, hak pilih, hingga transparansi pemerintahan. Demokrasi juga menekankan bahwa setiap warga negara memiliki peran aktif dalam membangun negara dan menciptakan keadilan sosial.

Menurut Ibrahim, masyarakat madani merupakan sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat. Masyarakat madani tidak muncul dengan sendirinya. Ia membutuhkan unsur-unsur sosial yang menjadi prasyarat terwujudnya tatanan masyarakat madani. Faktor-faktor tersebut merupakan satu kesatuan yang saling mengikat dan menjadi karakter khas masyarakat madani. Beberapa unsur pokok yang harus dimiliki oleh masyarakat madani diantaranya;
1) wilayah public yang bebas (free public spehere);
2) demokrasi (democracy);
3) toleransi (tolerance);
4) kemajemukan (pluralism);
5) keadilan sosial (social justice)