Posts made by Salsabila Azky Quri'al Qur'ani

PSTI A dan B Tahun 2023 -> PRETEST

by Salsabila Azky Quri'al Qur'ani -
Nama : Salsabila Azky Q.Q.
NPM : 2215061021
Kelas : PSTI A

Analisis Soal
1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Hal positif yang dapat diambil dari artikel adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan upaya dari pemerintah yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Dengan upaya ini, Pemerintah sedang mengamalkan amanat Konstitusi negara dalam prolognya “Melindungi segenap bangsa Indonesia”.
Namun, dalam penerapan PSBB ini dinilai cenderung otoritatif. Kecenderungan aparat sipil dan keamanan dalam menindak pelanggar PSBB dinilai telah keluar dari nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini bertentangan pada muatan dalam UU 6/18 tepatnya dalam “Bagian menimbang huruf c” dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Kontitusi merupakan dasar yang tertulis dalam satu naskah yang bersifat politis, sosiologis, bahkan bersifat juridis dan menjadi pegangan dalam penyelenggaraan suatu negara. Konstitusi memiliki peranan yang penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi maka dalam negara tersebut tidak ada yang mengatur kekuasaan, membatasi kekuasaan serta tidak ada yang memberikan arahan dan pedoman bagi generasi penerus bangsa dalam menjalankan suatu Negara.
Konstitusi sangat efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara karena dengan konstitusi suatu negara memiliki pedoman dalam mengatur hubungan antara negara dalam hal ini pemerintah; dan warga negara yang semuanya berada dalam kerangka hukum baik itu konstitusi yang tertulis maupun tidak tertulis.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Contoh tantangan yang dihadapi saat ini dan untuk masa yang akan datang adalah mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang memiliki kemampuan produktif, inovatif, kreatif, berdisiplin dan berkepribadian sebagai modal dasar pembangunan nasional. Untuk menyelesaikan tantangan tersebut dapat berpedoman pada pasal 31 UUD 1945 yang menjelaskan mengenai pendidkan. Pasal ini menjadi pedoman mengenai hak dan kewajiban warga negara di bidang pendidikan, serta kewajiban dan prioritas pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan dasar dan nasional. Dengan berpedoman pada pasal ini diharapkan sumber daya manusia berkualitas dapat tercapai.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Dengan konsep bernegara yang menjunjung nilai persatuan dan kesatuan maka bangsa Indonesia yang memiliki beragam adat, suku, keyakinan dan budaya dapat menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Dengan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dapat terhindar dari konflik dan hidup berdampingan. Adapun hal yang perlu diperbaiki adalah kesadaran dari warga negara itu sendiri untuk menjujung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.
Nama : Salsabila Azky Q.Q.

NPM : 2215061021

Kelas : PSTI A


Analisis Video dengan pembahasan Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia oleh Prof. Jimly Asshiddiqie

Dalam video ini membahas mengenai perkembangan konstitusi yang berlaku di Indonesia diimana hingga saat ini Indonesia telah memiliki 4 Republik. Diantaranya yang pertama ialah republik. Republik yang pertama ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Kemudian, Republik kedua adalah Republik Indonesia Serikat (RIS). Kemudian dengan konstitusi ini republik kembali lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan konstitusinya Undang – Undang Dasar Sementara (UUDS) tahun 1950. Republik keempat ditandai dengan tidak berlakunya UUDS dan konstituante yang dibubarkan, lalu pada 5 Juli 1959 UUD 1945 kembali diberlakukan hal inilah yang menandakan mulainya republik keempat. Konstitusi Republik Indonesia hingga saat ini ialah UUD 1945 yang memiliki 4 buah lampiran dari amandemen. Berdasarkan kesepakatan pada tahun 1999, UUD 1945 dapat dilakukan perubahan dengan catatan mengikuti metode adendum atau lampiran. Dengan demikian maka naskah asli UUD 1945 tetap terdiri dari pembukaan beserta pasal – pasalnya. Terdapat pula kesepakatan kedua, bahwa pasal – pasal berisi materi yang terkandung dalam penjelasan UUD 1945. Penjelasan yang dimasukkan ke dalam pasal – pasal kini menjadi masalah baru, yang mana para jenderal menganggap hal ini sebuah pengkhianatan. Hal ini tidak perlu disalahpahami karena penafsiran Undang – Undang masih dapat dilakukan.
Nama : Salsabila Azky
NPM : 2215061021
Kelas : PSTI A

Identitas dan Integrasi Nasional

- Identitas Nasional
Identitas nasional merupakan suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan dari ratusana suku dan dihimpun dalam satu kesatuan.

- Hakikat
Hakikat identitas nasional dalam berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Pancasila merupakan aktualisasi cermin dalam penataan kehidupan.

- Unsur identitas nasional
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa

- Pembagian Identitas Nasional
1. Identitas fundamental
• Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara
2. Identitas Instrumental
• UUD 1945
3. Identitas alamiah
• Kepulauan
• Pluralisme

Integrasi nasional
Integrasi nasional berkaitan dengan penyesuaian unsur yang berbeda.

• Faktor pendorong
1. Sejarah
2. Keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsensus nasional (Pancasila dan UUD 1945)

• Faktor Penghambat
1. Heterogen
2. Etnosentrisme
3. Ketimpangan
4. Gangguan luar

• Bentuk Integrasi nasional
a. Asimilasi = pembauran budaya yang disertai ciri khas kebudayaan asli.
b. Akulturasi = penerimaan sebagian unsur – unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya

• Definisi integrasi nasional mnurut myran weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang terintegrasi
Nama : Salsabila Azky
NPM : 2215061021
Kelas : PSTI A

IDENTITAS NASIONAL
Identitas nasional menggambarkan siapa kita sebenarnya. Identitas nasional sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa karena dengan mengetahui identitas kita dapat menjaga keutuhan tersebut. Terdapat beberapa unsur identitas nasional,yaitu:
1. Suku Bangsa
Suku bangsa merupakan suatu golongan sosial yang bersifat askriptif yang ada sejak lahir dan coraknya sama dengan umur dan jenis kelamin di Indonesia.

2. Agama
Bangsa indonesia merupakan bangsa yang agamis. Agama yang tumbuh dinusantara diantaranya, islam, kristen, katholik, hindu, buddha dan konghucu.

3. Kebudayaan
Kebudayaan merupakan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya perngkat perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung – pendukungnya untuk menafsikarkan lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.

4. Bahasa
Bahasa merupakan unsur pendukung identitas nasional. Bahsa dipandang sebagai sistem berlambang yang secara arbiter dibentuk berdasarkan unsur – unsur bunyi maupun ucapan – ucapan manusia dan digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi antar manusia baik secara lisan, tulisan, gerakan maupun isyarat.

Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yakni dalam, UUD 1945 pasal 35 dan 36 C. Identitas nasional yang menunjukkan jati diri nasional diantaranya sebagai berikut:
1. Bahasa Indonesia
2. Bendera Merah Putih
3. Indonesia Raya
4. Pancasila
5. Bhinneka Tungga Ika
6. Dasar falsafah negar yaitu Pencasila
7. UUD 1945
8. Bentuk NKRI yang kedaulatan rakyat
9. Konsep wawasan nusantara
10. Kebudayaan nasional

Sebagai generasi penerus bangsa kita harus memantapkan wawasan nusantara kita dan mengenal serta memehami identitas negara kita karena kitalah yang bertanggung jawab untuk meneruskan warisan nenek moyang.