Kiriman dibuat oleh Dimas Kurnia Putra

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

oleh Dimas Kurnia Putra -
Nama : Dimas Kurnia Putra
NPM : 2215061005
PSTI A

Analisis Jurnal
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turuntemurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia. Pancasila merupakan pedoman atau petunjuk dalam hidup berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. 
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa Ketuhanan berasal dari kata Tuhan ialah pencipta segala yang ada dan semua mahluk. Yang maha esa berarti maha tunggal, tiada sekutu, Esa dalam Zatnya, Esa dalam sifatnya, Esa dalam perbuatannya, artinya bahwa zat Tuhan tidak terdiri dari zat yang banyak lalu menjadi satu, bahwa sifat Tuhan adalah sesempurna-sempurnanya. Bahwa perbuatan Tuhan tidak dapat disamai oleh siapa pun.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab Kemanusiaan berasal dari kata manusia, yaitu mahluk yang berbudi, yang memiliki Potensi Pikir, rasa karsa dan cipta. Karena Potensi ini manusia menduduki martabat yang paling tinggi. Dengan akal budinya manusia menjadi kebudayaan, dengan budi murninya manusia menyadari nilai-nilai dan norma-norma. Kemanusiaan terutama berarti sifat manusia yang merupakan esensial dan identitatas manusia karena martabat kemanusiaanya. Adil terutama berarti bahwa suatu keputusan dan tindakan didasarkan atas norma-norma yang obyektif, bukan subyektif apa lagi sewenang-wenang. Beradab berasal dari kata adab yang berarti budaya.
3. Persatuan Indonesia Persatuan berasal dari kata Satu, yang berarti utuh tidak pecah belah, persatuan mengandung pengertian bersatunya bermacam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan. Jadi persatuan Indonesia ialah persatuan Indonesia yang mendiami wilayah Indonesia. Bangsa ini bersatu karena didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah Negara yang merdeka dan berdaulat. Persatuan Indonesia, bertujuan memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta mewujudkan perdamaian yang abadi.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Kerakyatan yang berasal dari kata rakyat, yang berarti sekelompok manusia yang berdiam dalam satu wilayah tertentu. Kerakyatan dalam hubungan sila IV ini berarti bahwa kekuasaan yang tertinggi berada di 39 tangan rakyat. Kerakyatan disebut Pula kedaulatan rakyat (rakyat berdaulat/berkuasa) atau demokrasi (rakyat yang memerintah). Hikmat kebijaksanaan berarti penggunaan rasio/akal yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa, kepentingan rakyat, dan dilaksanakan dengan sadar, jujur dan bertanggung jawab serta didorong oleh itikad baik sesuai dengan hati nurani manusia.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Keadilan berasal dari kata adil, yang berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat disegala bidang kehidupan, baik material maupun spiritual. Seluruh rakyat Indonesia berarti setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia, baik yang berdiam di bawah kekuasaan maupun warga Indonesia yang berdiam di luar negeri. (Burhanudin, 1988). Jadi keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia berarti bahwa setiap orang Indonesia mendapat perlakuan yang ada dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangakat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-2

oleh Dimas Kurnia Putra -

Nama : Dimas Kurnia Putra
NPM : 2215061005
PSTI A

Analisis Soal 2

A.  Pancasila adalah paradigma dasar dari semua bidang ilmu termasuk iptek, Peran pancasila sebagai paradigma ilmu dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan iptek:

1.     Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. Berdasarkan sila pertama ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksudnya dan akibatnya apakah merugikan manusia dengan sekitarnya.

2.     Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasardasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh sebab itu, pembangunan iptek harus didasarkan pada hakikat tujuan demi kesejahteraan umat manusia Iptek harus dapat diabdikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia.

3.     Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

4.     Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik.

5.     Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.


B.  Harapan saya untuk pemimpin dimasa mendatang adalah mampu menerapkan nilai nilai Pancasila dengan baik, dengan bersikap adil, mendengarkan suara rakyat, mau bermusyawarah bersama rakyat, dan ingat dengan Tuhan supaya tidak korupsi.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-1

oleh Dimas Kurnia Putra -
Nama : Dimas Kurnia Putra
NPM : 2215061005
PSTI A

Analisis Soal 1
A. Penyebaran hoax terjadi karena perkembangan iptek yang digunakan kearah yang salah semakin mempermudah penyebaran berita hoax di masayarakat oleh oknum tidak bertanggung jawab menggunakan perantara media sosial. Untuk mengantisipasi dampak penyebaran berita hoax kita harus dapat berfikir kritis untuk dalam menerima berita untuk mengindari provokasi dan memastikan kebenaran berita tersebut sebelum menyebarkan berita tersebut dengan memeriksa sumber berita atau bertanya kepada pihak terpercaya.

B. Pesatnya perkembangan iptek di Indonesia membuat banyak orang yang tidak siap, sebagai dampaknya masih banyak orang yang belum bisa memanfaatkan perkembangan iptek dengan baik yang menghasilkan maraknya penyebaran hoax, penghinaan, perundungan yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila. Solusinya adalah menggunakan nilai nilai Pancasila sebagai penyaring hal baik dan buruk dalam pengembangan dan penggunaan iptek, serta adanya sanksi bagi penyalahgunaan iptek.

C. Sikap Konsumerisme sudah tidak dapat dipungkiri lagi hal ini terjadi karena pesatnya perkembangan teknologi yang membuat produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk asing sehingga membuat Indonesia menjadi target pasar utama bagi produk teknologi. Sebagai mahasiswa informatika sudah seharusnya membantu perusahaan lokal untuk menghasilkan produk yang bersaing, meskipun tak dapat dipungkiri kurangnya fasilitas pengembangan teknologi dan tak adanya dukungan pemerintah mempersulit pengembangan teknologi di Indonesia.