Kiriman dibuat oleh Ridho Fernando

Nama : Ridho Fernando
Kelas : A
NPM : 2257051033

Masalah penegakan hukum di Indonesia merupakan masalah yang sangat penting dan tetap menjadi fokus perhatian di bawah pemerintahan Jokowi saat ini. Berbagai kepolisian dan aparat penegak hukum terus melaporkan melalui media cetak dan elektronik bahwa masalah hukum non pelayanan publik seperti korupsi, pungli, asusila, narkoba dan kejahatan lainnya tidak ditangani.Penegakan hukum juga merupakan rangkaian proses penjabaran ide dan cita hukum yang memuat nilai-nilai moral seperti keadilan dan kebenaran kedalam bentuk-bentuk konkrit, dalam mewujudkannya membutuhkan suatu organisasi seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan sebagai unsur klasik penegakan hukum yang dibentuk oleh negara, dengan kata lain bahwa penegakan hukum pada hakikatnya mengandung supremasi nilai substansial yaitu keadilan. Dalam arti luas, penegakan hukum itu mencakup pula nilai-nilai keadilan yang terkandung di dalamnya bunyi aturan formal maupun nilai-nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat
Masalah utama penegakan hukum di negara-negara berkembang termasuk Indonesia bukanlah pada sistem hukum melainkan pada kualitas manusia yang menjalankan hukum (penegak hukum). Banyak faktor yang mempengaruhi lemahnya mentalitas aparat penegak hukum diantaranya lemahnya pemahaman agama, ekonomi, proses rekruitmen yang tidak transparan dan lain sebagainya. Persamaan dimata hukum nyatanya tidak berjalan dengan efektif. Wajar kalau reaksi masyarakat terhadap aparat penegak hukum kian hari merebak di negeri ini. Kepercayaan masyarakat kepada penegakan hukumpun semakin memprihatinkan.
Gadget menjadi ancaman bagi generasi muda terutama anak-anak. saat ini gadget sangat ramai digunakan pada kalangan deawasa sampai anak-anak, bahkan pada anak yang usianya masih sangat muda sudah menggunakan gadget. Hal ini justru sangat memunculkan dampak negatif seperti gangguan sosial dan emosional anak anak. Dalam mengatasi hal ini diperlukan kesadaran dan peran aktif orang tua dan pendidik.

Perkuliahan selama pandemi covid membuat mahasiswa memiliki banyak hikmah. Salah satu hikmahnya adalah perkembangan keterampilan teknologi dan adaptasi dengan pembelajaran daring. Mahasiswa terpaksa harus beradaptasi dengan metode pembelajaran online yang sebelumnya mungkin belum terlalu dikuasai. Mereka harus belajar menggunakan platform pembelajaran virtual, seperti video conference dan platform e-learning.Proses ini secara tidak langsung meningkatkan keterampilan teknologi mereka  yang penting di era informasi saat ini.
Nama :Ridho Fernando
NPM : 2257051033
Kelas : A
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Atau lebih spesifiknya, geopolitik adalah studi mengenai hubungan antara geografi, kekuasaan politik, dan kebijakan luar negeri suatu negara. Konsep geopolitik melibatkan analisis terhadap faktor geografis, politik, ekonomi, dan sosial yang mempengaruhi dinamika kekuasaan dan hubungan antarnegara di tingkat regional maupun global.
Konsep wawasan nusantara merupakan salah satu konsep geopolitik Indonesia yang penting. Wawasan nusantara mengacu pada pemahaman strategis dan konseptual mengenai wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas.

Sebagai negara kesatuan Republik Indonesia kesatuan wilayah Indonesia mencakup :
1. Kesatuan politik
2. Kesatuan hukum
3. Mesatuan sosial budaya
4. Kesatuan pertahanan dan keamanan
Konsep “Wawasan Nusantara” adalah wawasan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Ia menekankan persatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.

Perspektif Indonesia adalah negara kesatuan republik yang terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Hindia, serta antara Asia dan Australia. Keunggulannya antara lain populasi yang besar dan beragam, lokasi yang strategis, dan masih banyak lagi.
Nama :Ridho Fernando
NPM : 2257051033
Kelas : A

1. Tanggapan saya mengenai artikel tersebut, Yaitu tentang perebutan saling kuasa menguasai antar pihak yang memiliki perbedaan kekuasaan, tidak bisa dipungkiri menurut saya mereka berbuat begitu, karena diantara kedua belah pihak memiliki unsur mau enak dan menang sendiri, apalagi timor leste yang notabenenya area kekuasaannya lebih kecil dibanding indonesia itu sendiri, otomatis mereka harus memperluas areanya meskipun itu area perbatasan yang sudah ditetapkan.

2. Pendapat saya ialah, Sebagai warga negara indonesia menurut saya sangat penting memiliki wawasan nusantara, lalu jika tidak ada konsepsi tersebut didalam diri seseorang WNI akan lebih banyak konflik lagi dibanding hanya saling memperebutkan wilayah kekuasaan di area perbatasan, Mengapa? Karena konsepsi wawasan nusantara adalah sikap dan cara pandang kita untuk saling bernegara harus bijaksana dalam memutuskan hak dan kewajiban kita sendiri, karena negara lain pun sama memiliki konsepsi atau ideologi yang mengajarkan untuk tidak semena-mena dengan hak bernegara orang.

3. Dengan diterapkannya Konsepsi wawasan nusantara maka Indonesia nantinya dapat menjaga hubungan baik dengan negara tetangga, membangun kepercayaan antarnegara, mendorong dialog antarnegara, sampai yang paling penting dapat mengelola perbatasan antarnegara dengan baik sehingga dapat menghindari konflik seperti artikel diatas.