Posts made by Harry Bonardo Situmorang

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Video-2

by Harry Bonardo Situmorang -
Nama : Harry Bonardo Situmorang
NPM : 2215061089
Kelas : PSTI A

Analisis Video 2

Dalam video tersebut dijelaskan terjadi dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945, Jepang menyerah kepada sekutu pada 15 Agustus 1945 yang menandakan berakhirnya perang dunia, dan pada 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada hal ini IPTEK dapat dilihat dampak negatifnya yaitu dapat menghancurkan 2 kota dan membuat hampir setengah penduduk jepang tewas, tetapi di sisi lain peristiwa ini merupakan titik bangkit bagi bangsa Indonesia yang mana Jepang sudah lemah sehingga Indonesia dapat memproklamirkan kemerdekaannya.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Video-1

by Harry Bonardo Situmorang -
Nama : Harry Bonardo Situmorang
NPM : 2215061089
Kelas : PSTI A

Analisis Video

Pada video tersebut terdapat warga yang resah dikarenakan pabrik yang melakukan pembuangan limbah ke sungai sehingga dapat membuat sungai tercemar dan menimbulkan bau tak sedap, pada saat ditanya alasan pemilik pabrik membuang limbah ke sungai dikarenakan belum tau cara mengolahnya, tetapi menurut saya ketika kita memulai segala sesuatu kita harus tau apa yang ada di dalamnya, salah satunya mempunyai pabrik ini, seharusnya pemiliknya mengerti cara mengolah limbahnya atau minimal tidak membuangnya ke sungai sehingga dapat merugikan orang lain, dan menurut saya dengan keputusan warga yang menyumbat alirannya lebih baik bicarakan dengan yang mempunyai pabrik dengan musyawarah untuk mencapai mufakat sehingga sama-sama tidak dirugikan dan tidak ada perselisihan diantara individu sebagai warga negara.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

by Harry Bonardo Situmorang -
Nama : Harry Bonardo Situmorang
NPM : 2215061089
Kelas : PSTI A

Jurnal Perkuliahan : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Di era globalisasi, banyak aspek yang mengalami perkembangan yang sangatt drastis. Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. at tersebar luas ke seluruh dunia. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila yang akomodatif terhadap agama tidak dapat tergantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.

Pendidikan Pancasila adalah sebuah pelajaran yang mengajarkan setiap orang untuk mengkaji, menganalisis dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dari perspektif nilai-nilai inti Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Pancasila memiliki dasar-dasar yaitu: Landasan filosofis; Ketika Republik Indonesia diproklamirkan setelah Perang Dunia Kedua, dunia mengalami konflik antara ideologi kapitalisme dan ideologi komunisme. Memperkokoh pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui kebangkitan nilai-nilai.

Maka dapat disimpulkan bahwa sebagai mahasiswa kita perlu menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek dan juga bisa menghindari pengaruh buruk yang terdapat dalam kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan tidak berdampak negatif kepada masyarakat khususnya diri sendiri dan tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek dapat berpengaruh positif yaitu bisa membantu pembangunan dan perkembangan bangsa Indonesia.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

by Harry Bonardo Situmorang -
Nama : Harry Bonardo situmorang
NPM : 2215061089
Kelas : PSTI A

Analisis Jurnal : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila, justru dapat mengakibatkan sekularisme, seperti yang terjadi pada jaman Renaissance di Eropa. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.
2. Dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, kita perlu menjadikan Pancasila sebagai sumber nilai dan moral dikarenakan Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.
3. Dasar dari pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yaitu sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal

by Harry Bonardo Situmorang -
Nama : Harry Bonardo Situmorang
NPM : 2215061089
Kelas : PSTI A

1. menurut saya etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai pancasila, dikarenakan banyaknya pelaku politik masih belum menerapkan nilai-nilai Pancasila. Contohnya adalah pelaku politik yang masih terlibat kasus korupsi dimana nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk jujur dalam segala hal yang kita lakukan, selain itu yang belum lama terjadi yaitu ketika Kejadian di Kanjuruhan dimana mereka mengucapkan bela sungkawa tetapi pada gambar tersebut terdapat foto pelaku politik yang ukurannya 3/4 foto yang mana menurut saya ketika mengucapkan bela sungkawa tersebut tidak perlu meletakkan foto mereka dengan ukuran yang besar karena menurut saya toleransi nya masih kurang sehingga jika melihat fotonya kita bukan fokus pada apa pesan yang disampaikan tetapi foto mereka dengan ukuran besar seperti sedang melakukan kampanye.

2. Etika generasi muda yang ada di sekitar saya sangat beragam dikarenakan ada yang beretika baik dan beretika buruk. Contohnya adalah ketika ada yang sedang berbicara tetapi mereka malah sibuk melihat gadget mereka, yang dimana perilaku tersebut salah dan seharusnya sebagai generasi muda kita bisa menghargai orang yang sedang berbicara. menurut saya adalah solusi yang bisa dilakukan mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi adalah memberikan pendidikan karakter, penegakan hukum, meningkatkan pendidikan moral dan agama.