Nama : Haikal Algivari
Kelas : 2215061093
Analisis Video-2
Video tersebut membahas tentang peristiwa pengeboman di kota Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agusutus 1945. Peristiwa tersebut menimbulkan efek positif dan juga negatif. Peristiwa ini memang membuat Jepang pada saat itu menyerah pada sekutu yang membuat Indonesia dapat lepas dari belenggu penjajahan Jepang dan memberikan peluang bagi Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Kita juga tidak dapat memungkiri bahwa menyerahnya Jepang merupakan salah satu faktor berakhirnya perang dunia 2 dikarenakan Jerman kekurangan sekutunya, Jepang, yang membuat kekuatan Jerman menjadi melemah dan akhirnya kalah. Akan tetapi, pengeboman tersebut tetap merupakan penyalahgunaan teknologi yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan rusaknya infrastruktur di kota Hiroshima dan Nagasaki. Seharusnya teknologi tersebut dapat digunakan untuk kepentingan manusia, bukannya dijadikan sebagai alat pemusnah massal. Dengan adanya etika dalam pengembangan IPTEK, teknologi yang dikembangkan tidak akan disalahgunakan oleh manusia dan akan diarahkan untuk tujuan dengan dampak yang positif, baik bagi manusia itu sendiri, makhluk lain, hingga lingkungan sekitarnya.
Kelas : 2215061093
Analisis Video-2
Video tersebut membahas tentang peristiwa pengeboman di kota Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agusutus 1945. Peristiwa tersebut menimbulkan efek positif dan juga negatif. Peristiwa ini memang membuat Jepang pada saat itu menyerah pada sekutu yang membuat Indonesia dapat lepas dari belenggu penjajahan Jepang dan memberikan peluang bagi Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Kita juga tidak dapat memungkiri bahwa menyerahnya Jepang merupakan salah satu faktor berakhirnya perang dunia 2 dikarenakan Jerman kekurangan sekutunya, Jepang, yang membuat kekuatan Jerman menjadi melemah dan akhirnya kalah. Akan tetapi, pengeboman tersebut tetap merupakan penyalahgunaan teknologi yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan rusaknya infrastruktur di kota Hiroshima dan Nagasaki. Seharusnya teknologi tersebut dapat digunakan untuk kepentingan manusia, bukannya dijadikan sebagai alat pemusnah massal. Dengan adanya etika dalam pengembangan IPTEK, teknologi yang dikembangkan tidak akan disalahgunakan oleh manusia dan akan diarahkan untuk tujuan dengan dampak yang positif, baik bagi manusia itu sendiri, makhluk lain, hingga lingkungan sekitarnya.