Nama: Haikal Algivari
NPM: 2215061093
Kelas: PSTI A
Prodi: S1 Teknik Informatika
Analisis Artikel "Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya"
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Menurut saya, dari membaca artikel tersebut, maka dapat dilihat bahwa inti masalah dari konflik tersebut ialah adanya kesalahpahaman antarpenduduk Indonesia dan Timor Leste. Dari masalah kesalahpahaman tersebut dapat berkembang menjadi keretakan hubungan antarkedua masyarakat tersebut, menimbulkan perbedaan cara pandang antarkedua belah pihak, sehingga hanya dengan 'goresan' kecil, maka akan dapat menyebabkan peristiwa yang tidak diinginkan. Sehingga ada baiknya kedua belah pihak saling bertemu dan meluruskan hal yang ada sehingga kedua belah pihak dapat saling memahami. Hal positif yang dapat saya ambil ialah saya menjadi tahu betapa berbahayanya kesalahpahaman dan betapa pentingnya untuk saling memahami satu sama lain, baik itu dari skala kecil seperti pertemanan hingga skala yang lebih besar seperti kasus pada artikel tersebut.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Menurut saya, wawasan nusantara sangat penting bagi bangsa Indonesia karena konsepsi ini dapat memberikan landasan yang kokoh dalam mengelola negara yang beragam secara geografis, budaya, dan sosial seperti Indonesia. Konsepsi ini sangat melekat pada persatuan, keadilan, dan pembangunan berkelanjutan, sambil menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah serta memperkuat hubungan dengan negara-negara lain di dunia. Ini membuat konsepsi ini sangat dibutuhkan dan penting bagi bangsa Indonesia yang memiliki banyak keragaman serta menjunjung tinggi nilai perdamaian.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas?
Konsepsi Wawasan Nusantara memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya konflik antarnegara, termasuk antara Indonesia dengan Timor Leste. Dikarenakan masalah dalam artikel tersebut merupakan masalah kesalahpahaman antarwarganya, maka kita dapat menggunakan diplomasi dan dialog antarkedua belah pihak. Wawasan nusantara mendorong diplomasi yang berlandaskan pada dialog, konsultasi, dan negosiasi untuk menyelesaikan perbedaan dan sengketa antarnegara sehingga ini sangat cocok sebagai salah satu penyelesaian masalah pada artikel tersebut. Setelah diplomasi dan dialog dengan negara lain, maka kita dapat berbenah diri melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Konsepsi wawasan nusantara juga diimplementasikan melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kerjasama, perdamaian, dan persatuan antarnegara, Indonesia dapat menciptakan kesadaran yang kuat tentang arti penting menjaga perdamaian dan mencegah konflik. Melalui pendidikan, nilai-nilai saling memahami, toleransi, dan perdamaian dapat ditanamkan pada generasi muda, sehingga terbentuk generasi yang memiliki kesadaran dan komitmen untuk mencegah terjadinya kasus seperti pada artikel dan konflik-konflik semacamnya.