Nama : Putu Dewi Andriani
Npm : 2215061033
Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang lahir dari pemikiran anak-anak yang mendalam.
Ideologi dasar negara Indonesia disebut pancasila. Namanya terdiri dari dua kata Sanskerta: Sila berarti asas atau asas, dan panca berarti lima. Pancasila adalah persamaan dan aturan selamanya
berbangsa dan bernegara bagi setiap insan Indonesia.Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia, yang dikembangkan melalui pemikiran yang mendalam oleh anak bangsa.Pancasila dapat ditarik kesimpulan sebagai pedoman perilaku yang berguna dan penting serta filosofi dasar negara Indonesia. Tercipta dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan, dan untuk pertahanan bangsa dan negara Indonesia. .
Friedrich Hegel menyatakan bahwa filsafat bukan sebagai antitesis pemikiran, pada hakekatnya merupakan sintesa gagasan. Dalam menata pemikiran yang mendalam, Pancasila sebagai filsafat ilmu tidak hanya mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga menggunakan hasil pemikiran berupa filsafat Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, falsafah hidup, way of life, dll) dan sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar kehidupannya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin.
Npm : 2215061033
Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang lahir dari pemikiran anak-anak yang mendalam.
Ideologi dasar negara Indonesia disebut pancasila. Namanya terdiri dari dua kata Sanskerta: Sila berarti asas atau asas, dan panca berarti lima. Pancasila adalah persamaan dan aturan selamanya
berbangsa dan bernegara bagi setiap insan Indonesia.Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia, yang dikembangkan melalui pemikiran yang mendalam oleh anak bangsa.Pancasila dapat ditarik kesimpulan sebagai pedoman perilaku yang berguna dan penting serta filosofi dasar negara Indonesia. Tercipta dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan, dan untuk pertahanan bangsa dan negara Indonesia. .
Friedrich Hegel menyatakan bahwa filsafat bukan sebagai antitesis pemikiran, pada hakekatnya merupakan sintesa gagasan. Dalam menata pemikiran yang mendalam, Pancasila sebagai filsafat ilmu tidak hanya mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga menggunakan hasil pemikiran berupa filsafat Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, falsafah hidup, way of life, dll) dan sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar kehidupannya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin.