Posts made by Annisa Tri Hapsari

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

by Annisa Tri Hapsari -
Nama: Annisa Tri Hapsari
NPM: 2215061025
Kelas: PSTI A

ANALISIS JURNAL

Jurnal yang berjudul: Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini menjelaskan tentang implikasi pancasila dalam pengembangan IPTEK. Pancasila adalah ideologi dasar, Pancasila terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa sanskerta, yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip. Pancasila merupakan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terbentuk dari proses akulturasi budaya Nusantara yang berlangsung selama berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila merupakan pedoman atau landasan bagi bangsa Indonesia untuk melihat realitas alam semesta, umat, masyarakat, bangsa dan negara tentang makna hidup dan merupakan landasan bagi bangsa Indonesia untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan proses berpikir dan pengetahuan. Berdasarkan pemikiran tersebut, pengembangan ilmu pengetahuan berdasarkan nilai-nilai Pancasila akan membawa perbaikan kualitas hidup manusia Indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, dan damai. Berikut merupakan implikasi sila-sila Pancasila dalam pengembangan IPTEK, yaitu:
1. Sila Ke-1 (Ketuhanan Yang Maha Esa)
Sila Ke-1 memaknai bahwa pengembangan IPTEK merupakan bentuk syukur atas pemberian akal oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga pengembangan IPTEK yang diolah, tidak dibuat dengan tujuan menggoyahkan keyakinan umat beragama.
2. Sila ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab)
Sila Ke-2 menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus disertai dengan proses yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan umat manusia, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
3. Sila Ke-3 (Persatuan Indonesia)
Sila Ke-3 mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh Warga Negara Indonesia secara menyeluruh dan pengembangan IPTEK yang diproses tidak menimbulkan perpecahan.
4. Sila Ke-4 (Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan)
Sila Ke-4 bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara untuk mengembangkan IPTEK serta merasakan hasilnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila Ke-5 (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia)
Sila Ke-5 menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keadilan dalam bagi Warga Negara Indonesia secara keseluruhan, dimana pengembangan IPTEK ini menghasilkan keuntungan bagi semua belah pihak.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-2

by Annisa Tri Hapsari -
Nama: Annisa Tri Hapsari
NPM: 2215061025
Kelas: PSTI A

A. Di Indonesia, model dasar IPTEK adalah Pancasila. Pancasila merupakan landasan bagi pengembangan IPTEK karena setiap sila-sila Pancasila mengandung unsur-unsur penting dan mengandung etika dalam pengembangan IPTEK. Berikut adalah nilai-nilai dari masing-masing sila Pancasila yang menjadi dasar pembangunan IPTEK :
1. Sila Ke-1 (Ketuhanan Yang Maha Esa)
Sila Ke-1 memaknai bahwa pengembangan IPTEK merupakan bentuk syukur atas pemberian akal oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga pengembangan IPTEK yang diolah, tidak dibuat dengan tujuan menggoyahkan keyakinan umat beragama.
2. Sila ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab)
Sila Ke-2 menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus disertai dengan proses yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan umat manusia, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
3. Sila Ke-3 (Persatuan Indonesia)
Sila Ke-3 mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh Warga Negara Indonesia secara menyeluruh dan pengembangan IPTEK yang diproses tidak menimbulkan perpecahan.
4. Sila Ke-4 (Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan)
Sila Ke-4 bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara untuk mengembangkan IPTEK serta merasakan hasilnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila Ke-5 (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia)
Sila Ke-5 menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keadilan dalam bagi Warga Negara Indonesia secara keseluruhan, dimana pengembangan IPTEK ini menghasilkan keuntungan bagi semua belah pihak.

B. Saya berharap para pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang berwawasan Pancasila dapat benar-benar memahami hakekat Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Sehingga, semua kebijakan yang diterapkan akan selalu berpedoman pada ideologi bangsa. Sifat yang dimiliki oleh para pemimpin, warga negara, serta ilmuwan dimasa mendatang harus sesuai dengan ajaran yang terkandung dalam 5 sila Pancasila.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-1

by Annisa Tri Hapsari -
Nama: Annisa Tri Hapsari
NPM: 2215061025
Kelas: PSTI A

1. Menurut saya, apa yang dikatakan oleh Pengamat Media Sosial, Nukman Luthfie, bahwa seseorang yang berpendidikan tinggi malah bisa menyebarkan hoax, memang saat ini banyak pejabat bahkan juga dengan sengaja menjual hoax yang mungkin berguna bagi mereka, seperti di arena politik, dalam pemilihan Presiden atau pemilihan partai politik, banyak dari mereka yang sengaja menjual informasi palsu untuk membuat orang percaya, sehingga menarik perhatian orang untuk memilih partai ini. Hal ini sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, karena menyebarkan lelucon dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Jadi untuk memprediksi ini, menurut saya jika kita mendapatkan berita sebaiknya meneliti berita tersebut untuk memeriksa apakah pesan tersebut valid atau tidak. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju, kita harus menggunakan jejaring sosial dengan bijak, tidak menyebarkan atau menerima berita yang tidak benar.

2. Menurut saya, jika perkembangan iptek tidak sejalan dengan nilai-nilai pancasila di jejaring sosial maka akan menimbulkan dampak negatif, salah satunya penyebaran hoax yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Menurut saya, untuk mengantisipasi hal tersebut pengguna jejaring sosial harus bijak dalam menerima berita dan mengikuti nilai-nilai pancasila. Karena keputusan kembali pada kita masing-masing, bangsa Indonesia harus berpegang pada dasar-dasar UUD dan Pancasila, kita bisa memahami mana yang pantas dan mana yang tidak pantas, hal-hal yang sudah disahkan. Sebagaimana diatur dalam UUD, khususnya Pasal 28 ayat (1) 1, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 11 Tahun 2008 (“UU ITE”) melarang:
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang dapat merugikan konsumen dalam transaksi elektronik.

3. Sikap konsumsi masyarakat Indonesia yang sangat tinggi saat ini menjadikan Indonesia sebagai pasar konsumsi produk teknologi negara lain, sehingga harus dikendalikan agar tidak berlebihan dalam hal apapun. sudah dikenal, bisa bersaing dengan produk luar negeri. Agar bangsa Indonesia lebih banyak menggunakan produk nasional, juga merupakan salah satu bentuk cinta tanah air, yaitu menggunakan produk nasional dan menghargainya dengan baik.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Video-2

by Annisa Tri Hapsari -
Nama: Annisa Tri Hapsari
NPM: 2215061025
Kelas: PSTI A

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Dalam video yang terlampir, dapat diketahui bahwa telah dijelaskan mengenai salah satu kejadian yang menyebabkan Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Hal tersebut adalah terjadinya pengeboman nuklir dari sekutu kepada 2 kota yang berada di Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Bom nuklir yang dijatuhkan membuat Jepang menyerah kepada sekutu dan berakhirnya Perang Dunia II. Kesempatan ini digunakan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya karena kekuasaan dari pihak penjajah kosong. Sehingga, pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka dengan dibacakannya teks proklamasi oleh Soekarno. Hingga saat ini, tanggal 17 Agustus 1945 ditetapkan sebagai hari kemerdekaan Negara Indonesia.