Nama: Intan Aulia Anbaku Kunda
NPM: 2215061121
Kelas: PSTI A
Analisis Soal
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
Dosen: Roy Kembar Habibi, M.Pd.
Judul bacaan: Pengaruh Kemajuan IPTEK Terhadap Indonesia
Analisis soal:
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Pembahasan:
A. Menurut pandangan saya, Pancasila berperan besar dalam menyeimbangkan landasan etika dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi seperti sekarang ini. Setiap sila memiliki nilai-nilai yang apabila diterapkan dapat membendung risiko pengaruh negatif yang masuk ke dalam jiwa bangsa Indonesia. Adapun peran setiap sila, antara lain:
- Sila Pertama (Ketuhanan yang Maha Esa): mengingatkan bahwasanya manusia adalah makhluk religius sehingga apapun perbuatan harus didasarkan oleh nilai-nilai ketuhanan dan agama yang dipercaya.
- Sila Kedua (Kemanusiaan yang adil dan beradab): meyakini persamaan kedudukan manusia untuk tidak membeda-bedakan perlakuan satu sama lain dan menumbuhkan rasa empati melalui hadirnya media komunikasi digital untuk menyebarkan informasi.
- Sila Ketiga (Persatuan Indonesia): memberikan kesadaran untuk tetap cinta tanah air dan menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masuknya budaya luar ke dala negeri.
- Sila Keempat (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan): mengingatkan untuk senantiasa bermusyawarah dalam penerapan teknologi dan penyelesaian masalah atau isu global.
- Sila Kelima (Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia): menekankan setiap warga untuk menegakkan keadilan, baik itu kepada diri sendiri, orang lain, bangsa maupun negara dalam menjalani kehirupan di era globalisasi.
Kelima sila tersebut memiliki peran masing-masing untuk mempertahankan jati diri bangsa, baik dari aspek politik, ekonomi, sosial budaya, maupun hukum. Arus globalisasi kini berlangsung cepat sehingga nilai-nilai Pancasila perlu untuk ditanamkan kepada setiap warga negara melalui kegiatan yang membangun inisiatif bangsa untuk menjaga nilai-nilai luhur Pancasila.
B. Harapan saya, yakni hadirnya pemimpin, ilmuwan, dan warga negara yang bertanggung jawab serta rasa cinta tanah air yang tinggi dan tidak mudah terpengaruh arus global. Harapan tersebut tentunya tak luput dari perilaku saya sendiri yang mesti berpegang teguh pada norma Pancasila yang kemudian mengkomunikasikannya kepada orang terdekat agar dapat menciptakan lingkungan Pancasilais di sekitar pada saat ini, sehingga untuk kedepannya akan muncul generasi penerus yang turut melestarikan nilai-nilai luhur dan menjaga ideologi bangsa agar tidak luntur ditelan zaman.
NPM: 2215061121
Kelas: PSTI A
Analisis Soal
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
Dosen: Roy Kembar Habibi, M.Pd.
Judul bacaan: Pengaruh Kemajuan IPTEK Terhadap Indonesia
Analisis soal:
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Pembahasan:
A. Menurut pandangan saya, Pancasila berperan besar dalam menyeimbangkan landasan etika dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi seperti sekarang ini. Setiap sila memiliki nilai-nilai yang apabila diterapkan dapat membendung risiko pengaruh negatif yang masuk ke dalam jiwa bangsa Indonesia. Adapun peran setiap sila, antara lain:
- Sila Pertama (Ketuhanan yang Maha Esa): mengingatkan bahwasanya manusia adalah makhluk religius sehingga apapun perbuatan harus didasarkan oleh nilai-nilai ketuhanan dan agama yang dipercaya.
- Sila Kedua (Kemanusiaan yang adil dan beradab): meyakini persamaan kedudukan manusia untuk tidak membeda-bedakan perlakuan satu sama lain dan menumbuhkan rasa empati melalui hadirnya media komunikasi digital untuk menyebarkan informasi.
- Sila Ketiga (Persatuan Indonesia): memberikan kesadaran untuk tetap cinta tanah air dan menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masuknya budaya luar ke dala negeri.
- Sila Keempat (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan): mengingatkan untuk senantiasa bermusyawarah dalam penerapan teknologi dan penyelesaian masalah atau isu global.
- Sila Kelima (Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia): menekankan setiap warga untuk menegakkan keadilan, baik itu kepada diri sendiri, orang lain, bangsa maupun negara dalam menjalani kehirupan di era globalisasi.
Kelima sila tersebut memiliki peran masing-masing untuk mempertahankan jati diri bangsa, baik dari aspek politik, ekonomi, sosial budaya, maupun hukum. Arus globalisasi kini berlangsung cepat sehingga nilai-nilai Pancasila perlu untuk ditanamkan kepada setiap warga negara melalui kegiatan yang membangun inisiatif bangsa untuk menjaga nilai-nilai luhur Pancasila.
B. Harapan saya, yakni hadirnya pemimpin, ilmuwan, dan warga negara yang bertanggung jawab serta rasa cinta tanah air yang tinggi dan tidak mudah terpengaruh arus global. Harapan tersebut tentunya tak luput dari perilaku saya sendiri yang mesti berpegang teguh pada norma Pancasila yang kemudian mengkomunikasikannya kepada orang terdekat agar dapat menciptakan lingkungan Pancasilais di sekitar pada saat ini, sehingga untuk kedepannya akan muncul generasi penerus yang turut melestarikan nilai-nilai luhur dan menjaga ideologi bangsa agar tidak luntur ditelan zaman.