Nama: INTAN AULIA ANBAKU KUNDA
NPM : 2215061121
Kelas : PSTI A
PRETEST PERTEMUAN 2
Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegagraan
Dosen: Roy Kembar Habibi, S.Pd., M.Pd.
i. Judul: "Pertemuan 2: Materi Identitas Nasional"
ii. Author: Dayu Rika Perdana
iii. Analisis isi:
Kata 'identitas' berrarti tanda-tanda, ciri-ciri, atau jati diri yang melekat pada seseorang dan membuatnya berbeda dengan hal lain, sedangkan 'nasional' menggambarkan kelompok yang lebih besar dan diikat oleh suatu kesamaan. Oleh karena itu, identitas nasional adalah sebuah ciri yang dimiliki suatu bangsa yang membedakannnya dengan bangsa lain. Adapun unsur-unsur pembentukan negara, antara lain:
- Suku Bangsa
- Agama
- Budaya
- Bahasa
Melalui unsur-untsur tersebut, identitas nasional terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
- Identitas Fundamental, yakni Pancasila merupakan falsafah bangsa, dasar negara, dan ideologi negara
- Identitas Instrumental, yakni UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Negara, Bendera Negara, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Identitas Alamiah yang meliputi negara kepulauan dan pluralisme dalam suku, bangsa, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan
Terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia tak lepas dari beberapa faktor pembentukan identitas nasiosnal yang terdiri dari:
- Faktor objektif, yakni meliputi faktor geologis, ekologis, dan demografis
- Faktor subjektif, yang terdiri dari faktor historis, sosial, politik, dan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia
Adapun menurut teori Robert de Ventos, faktor-faktor munculnya identitas nasional datang dari beberapa aspek berikut:
- Faktor primer; etnisitas, teritorial, bahasa, agama, dan sejenisnya
- Faktor pendukung; pembangunan teknologi dan komunikasi, lahirnya angkatan bersenjata modern, dan pembangunan lainnya
- Faktor penarik; kodifikasi bahasa dalam gramatika resmi, tumbuhnya birokrasi, pemantapan sistem pendidikan nasional
- Faktor reaktif; penindasan, dominasi, dan pencarian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat
Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya identitas nasional bangsa Indonesia antara lain:
- Primordial (ikatan kekerabatan dan kesamaan suku bangsa daerah)
- Sakral (kesamaan agama yang dianut)
- Tokoh (kepemimpinan tokoh yang disegani)
- Sejarah (asal usul atau pengalaman masa lalu, seperti penderitaan pada masa penjajahan)
- Bhinneka Tunggal Ika (prinsip bersatu dalam perbedaan)
Tujuan dan fungsi identitas nasional bagi bangsa Indonesia, yaitu:
- Sebagai alat pemersatu bangsa
- Sebagai pembeda dengan bangsa lainnya
- Landasan dalam bernegara
- Identitas negara tersebut
- Nilai potensi bangsa
Sebain tujuan dan fungsi, identitas nasional juga berperan sebagai bahan atau objek integrasi nasional, pengontrol sumber daya ekonomi, menjadi penanda ikatan solidaritas, dan menjadi definisi teritorial.
iv. Evaluasi: Identitas nasional berarti ciri atau karakteristik kebangsaan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain dalam konteks
pendidikan kewarganegaraan. Identitas nasional Indonesia terbentuk melalui faktor primordial, sakral, tokoh, bhinneka tunggal ika, sejarah, perkembangan ekonomi, dan kelembagaan. Bagi bangsa Indonesia yang telah merdeka, identitas nasional yang secara simbolis mencirikan bangsa Indonesia antara lain bendera, bahasa, lambang, serta lagu kebangsaan "Indonesia Raya".