Kiriman dibuat oleh Selfi Yudia Ellsa Agustina 2213053305

Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F
Analisis Video 2

Pendidikan moral di sekolah dasar

Pendidikan moral adalah usaha yang dilakukan secara terencana untuk mengubah sikap perilaku tindakan kelakuan yang dilakukan peserta didik agar mampu meliterasi lingkungan masyarakat

Tahap-tahap perkembangan moral
1. Usia 6-12 bulan
2. Usia 12-18 bulan
3. Usia 18-30 bulan
4. Usia 30-36 bulan
5. Usia 3-4 tahun
6. Usia 4-6 tahun
7. Usia 7-8 tahun
8. Usia 9-11 tahun
9. usia 12-15 tahun
10. Usia 16-20 tahun
11. Dewasa muda (usia 20-40 tahun)
12. Dewasa tengah (usia 40-65 tahun)
13. Dewasa tua (usia 65 tahun)

permasalahan serta solusi perkembangan moral anak sekolah dasar
1. hilangnya kejujuran
2. hilangnya rasa tanggung jawab
3. rendahnya disiplin
4. kurang bisa bekerja sama
5. mengambil hak orang lain
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F

"Pendidikan moral tanggung jawab diri dalam keluarga"

1. Mendengar nasihat ayah, sebab ayah lebih tua dari kita dan mengetahui mana yang baik dan buruk.
2. Menemani kakak untuk meningkatkan hubungan kekeluargaan dan kerukunan.
3. Menjaga keselamatan adik.
4. Membantu ibu

Pentingnya tanggungjawab dalam keluarga
•Agar hubungan antar keluarga semakin harmonis dan erat.
•Agar keselamatan keluarga terjamin
•Dapat meringankan tugas keluarga seperti ketika mudik kita dapat membantu kakek dan nenek.
•Belajar yang rajin untuk membuat bangga keluarga.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 2213053305
Kelas: 3F
MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL

Di zaman ini kalangan milenial bisa dibilang tidak memiliki moral yang baik maka saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.
Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital dan manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
Npm: 2213053305
Kelas: 3F

"Rekonstruksi Evaluasi Pendidikan Moral Menuju Harmoni Sosial”

Dari jurnal tersebut dijelaskan tentang tantangan moral yang menjadi permasalahan identitas bangsa yang mana menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, khususnya pendidikan yang memiliki peran signifikan dalam membentuk dan melahirkan generasi bangsa yang unggul secara intelektual dan moralitas.Dalam jurnal ini berupaya untuk mengevaluasi tentang PAI dan PKn yang di anggap paling bertanggung jawab terhadap etika berpikir dan berperilaku manusia terpelajar, karena PAI dan PKn menjadi salah satu materi pelajaran di sekolah yang selalu menanamkan nilai moral.melalui pendidikan moral di sekolah khususnya yang tercakup dalam materi pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ditambah lagi dengan pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang secara jelas bertanggung jawab atas penanaman nilai-nilai moral bagi warga Indonesia. Sehingga menumbuhkan sikap toleransi, Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial, Menghargai hidup dalam perbedaan dilingkungan jangkauan pergaulan dan keberdaannya, Mempunyai semangat belajar untuk mengetahui berbagai wawasan keilmuan dan pemahaman tentang fenomena dan kejadian yang namapak di sekitar lingkungan, sehingga bisa berpkir dan bersikap bijak ketika dihadapkan dengan gesekan perbedaan dan perpecahan antar golongan, Mampu menalar dan mengurai secara mandiri berbagai aspek permasalahan disekitar lingkungan hidupnya secara objektif, Mempunyai wawasan pendidikan politik; tentang ketatanegaraan sehingga dapat menempatkan diri sebagai bagian dari warga Negara, Tumbuhnya semangat nasionalisme yang turut serta menjunjung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 3F
Analisis Video 2

Instrumen penilaian adalah alat atau sarana yang digunakan untuk mengukur atau menilai pencapaian hasil berlajar peserta didik.manfaat penilaian:
1. bagi anak
untuk memelihara pertumbuhan anak agar lebih sehat dan konsisten
2. bagi orang tua
orang tua akan memperoleh informasi tentang pertumbuhan, perkembangan dan minat anak
3. bagi guru
untuk mengetahui perkembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan anak
prinsip-prinsip penilaian
1. mendidik
2 berkesinambungan
3. objektif
4. akuntabel
5. transparan
6. sistematis
7. menyeluruh
8. bermakna
mekanisme penilaian
1. menyusun teknik, instrumen penilaian serta menetapkan indikator perkembangan anak.
2. melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, dan instrumen penilaian
3. mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak serta akuntabel dan transparan
4. melaporkan capaian perkembangan anak pada orang tua

teknik penilaian
1. BB (belum berkembang)
2. MB (mulai berkembang)
3. BSH(berkembang sesuai harapan)
4. BSB ( berkembang sangat baik)

bentuk penilaian
-penilaian harian
-penilaian mingguan
-penilaian bulanan
-penilaian semester
-portofolio anak
-dokumen lain yang diperlukan oleh setiap satuan PAUD