Nama: Selfi Yudia Ellsa Agustina
NPM: 2213053305
Kelas: 2F
Tugas analis artikel
Desain pembelajaran mencerminkan keputusan guru tentang
materi pelajaran, aktivitas siswa, skenario pembelajaran, metode yang mendidik, dan media yang mempermudah siswa belajar untuk mencapai tujuan dan cara meng-evaluasinya (Brown, 2009; Beyer & Davis, 2009). Keberhasilan guru dalam mengembangkan pem-belajaran sangat dipengaruhi oleh keberhasilannya dalam mendesain pembelajaran (Remillard. 2005). Dengan demikian, mengkritisi, mengadaptasi, dan mengembangkan desain pembelajaran merupakan aspek penting dari pekerjaan guru. Kurikulum akan menentukan
materi pelaja-ran yang penting sebagai alat untuk mencapainya dan metode yang tepat untuk menciptakan wahana pembelajarannya berdasarkan target yang harus dicapai. Dengan cara demikian guru dapat mem-bentuk ide-ide tentang apa dan bagaimana mengajar yang dapat mencapai target kurikulum tersebut. Model kurikulum akan memberikan gambaran arah, proses, dan isi pembelajaran (Sukmadinata, 2007), yang didasari oleh filosofi jenis dan jenjang lembaga pendidikan. Penentuan model kurikulum SD didasari oleh pendidikan konfluen yang mengutamakan keutuhan perkembangan anak baik kognitif, sosial maupun emosi. Oleh karena itu, desain pembelajaran untuk SD memiliki orientasi pada pembentukan kemampuan siswa secara holistik. Prinsip pembelajaran di SD dilandasi oleh te-ori belajar Gestalt. Teori ini mengutamakan keselu-ruhan dibandingkan dengan bagian-bagian secara parsial. Prinsip belajar ini sangat sesuai dengan kondisi anak usia SD. Karena dalam memahami sesuatu mereka harus mempelajarinya secara utuh.
Kurikulum terpadu mem-berikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara kelompok maupun individu dengan lebih mem-berdayakan masyarakat sebagai sumber belajar.Pembelajaran tematik lahir dari kurikulum terpadu (integrated curriculum). Kurikulum ini memandang bahwa pembelajaran yang terpadu akan memberikan makna yang utuh bagi siswa (Fograty, 1991). Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menyatukan Mapel adalah tema atau
materi yang terdapat pada salah satu Mapel yang berperan sebagai core contentbagi semua Mapel pada hari tertentu (Semiawan, 2008).Ada tiga ciri pembelajaran tematik: (1) me-nerobos batas-batas matapelajaran, (2) didasari oleh dorongan-dorongan sewajarnya pada siswa, dan (3) menghadapkan siswa pada situasi yang mengandung problema. Pembelajaran tematik pada pro-sesnya bisa menghilangkan batas-batas mata pelajaran. Desain pembelajaran tematik harus lahir dari kerangka pikir guru yang bukan hanya berorientasi pada kemudahan siswa belajar tetapi juga mudah disusunnya. Dengan demikian pembelajaran yang mudah akan lahir desain pembelajaran yang disusun sendiri oleh guru.