གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rizka Selviana Putri 2213053254

Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Cari video yang berjudul pentingnya pendidikan moral untuk anak sekolah dasar berisikan tentang pengertian pendidikan moral sendiri adalah suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan titik pendidikan moral sangat penting untuk anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap atau perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Namun dalam pendidikan moral ada beberapa penyebab menurunnya moral pada anak sekolah dasar seperti perundungan di sekolah di mana perundungan yang dimaksud yaitu dengan menyakiti korban secara fisik maupun sosial selanjutnya yaitu kekerasan fisik dalam keluarga hal ini yang menyebabkan menurunnya nilai moral anak karena adanya kekerasan secara fisik yang dilakukan oleh saudara kandungnya di rumah ataupun orang tuanya kepada anak tersebut. Dalam menerapkan pendidikan moral untuk anak anak peranan orang tua dan guru sangatlah penting orang tua berperan untuk di dalam lingkungan keluarga karena orang tua yang lebih dekat terhadap anaknya sehingga sangat memerlukan peran orang tua untuk membentuk moral yang baik dalam diri anak serta peran guru juga penting untuk membentuk suatu moral anak karena guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak. oleh sebab itu upaya dalam mewujudkan nilai-nilai moral melalui pendidikan moral harus diupayakan agar pendidikan moral betul-betul maksimal bukan hanya dari guru tetapi pendidikan moral sudah harus diajarkan kepada anak sejak usia dini oleh orang tuanya terlebih anak biasanya mengikuti sikap atau perilaku orang tua yang kadang tidak baik untuk ditiru maka dari itu kita sebagai calon orang tua harus mencontohkan sikap dan perilaku baik agar anak memiliki sikap yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Dalam jurnal yang berjudul penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini yang ditulis oleh Lia Yuliana berisikan tentang pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan warga negara yang berkepergian tinggi dan berakhlak mulia sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan moral yang baik pada diri sendiri. Pendidikan moral harus diajarkan ketika anak memasuki jenjang PAUD di mana di situ merupakan basis pembentukan karakter moral manusia sehingga terbentuknya perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangan agar selanjutnya dapat menjadi warga negara yang baik dan mempunyai moral. Pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak usia dini sebab pada usia tersebut merupakan sangat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak untuk menciptakan dan mengarahkan seseorang menjadi lebih bermoral maka diperlukanlah pendidikan moral dengan pendidikan moral dimaksudnya agar manusia belajar menjadi manusia yang bermoral. Hal-hal yang sangat penting untuk diajarkan pada anak usia dini untuk membentuk moral pada diri mereka yaitu dengan cara metode bermain, bercerita, pemberian tugas, dan bercakap-cakap dengan metode tersebut anak menjadi lebih antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut selain itu juga cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat juga dilakukan pada jalur pendidikan non formal yaitu melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain kegiatan inti dan kegiatan penutup.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD
Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPUNEURUT
Vol dan No : 1 . 1
Halaman : 68-77
Tahun Terbit : 2016
Penulis : Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini

ANALISIS JURNAL

Jurnal di atas berisikan bahwa bangsa Indonesia telah mengalami kemerosotan moral menyangkut persoalan kejujuran kebenaran, dan keadilan. Sehingga bangsa ini membutuhkan kembali menanamkan nilai-nilai moral yang dimiliki bangsa pada dasarnya pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orang orang yang membentuk dan situasi lingkungan yang mendukungnya oleh karena itu dasar pendidikan moral amatlah penting ditanamkan pada anak usia dini untuk menumbuhkan pribadi yang baik kedepannya. Ada beberapa ahli yang berpendapat tentang pengertian moral salah satunya yaitu kolberg menekankan bahwa pemikiran moral anak terutama ditentukan oleh kematangan kapasitas kognitifnya sedangkan di sisi lain lingkungan sosial merupakan pemasukan materi mentah yang akan diolah oleh ranah kognitif anak secara aktif dalam interaksi sosial dengan teman-teman sepermainannya sebagai contoh terdapat dorongan sosial yang menentang anak tersebut untuk mengubah orientasi moralnya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan merosotnya moral anak diantaranya yaitu penyalahgunaan sebagian ajaran moral, penyalahgunaan konsep-konsep moral, masuknya budaya westernisasi, berkembangnya teknologi,lemahnya mental generasi bangsa, dan kurangnya materi aplikasi tentang budi pekerti.
Jurnal di atas juga membahas tentang penelitian nilai moral di SD Negeri lampuneurut di mana dapat ditarik kesimpulan bahwa guru di SD tersebut telah menanamkan 10 nilai moral sesuai dengan pendapat Paul Suparno selain itu juga jurnal tersebut memberikan cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkan melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua sehingga dapat membentuk moral pada diri anak. Penanaman nilai-nilai moral bukan hanya dapat dilakukan saat proses belajar mengajar tetapi saat berada di luar kelas juga dapat ditanamkan seperti lingkungan sekolah maupun di rumah karena dengan adanya berkesinambungan akan menjadikan siswa mempunyai moral yang baik dan siswa yang sudah mempunyai nilai moral harus tetap dibimbing atau diajarkan agar nilai moral tersebut tidak hilang karena apabila sudah ada dasarnya maka segala sesuatu akan lebih mudah.

KELEBIHAN JURNAL : jurnal tersebut merupakan jurnal penelitian sehingga jurnal tersebut bersifat nyata sesuai dengan keadaan SD tersebut
KEKURANGAN JURNAL : penelitian yang ada di dalam zona tersebut terlalu singkat sehingga pembaca masih kurang memahami tentang kasus yang ada di SD tersebut selain itu juga tidak adanya tujuan dalam jurnal tersebut.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Dalam video yang berjudul pendidikan moral tanggung jawab diri dalam keluarga dapat kita simpulkan bahwa pendidikan moral tentang tanggung jawab diri dalam keluarga merupakan aspek yang sangat penting dalam membentuk sebuah karakter individu dan nilai-nilai moral yang ada pada diri individu tersebut. Tanggung jawab tanggung jawab yang dapat individu lakukan dalam keluarga yaitu mendengarkan nasihat orang tua, membantu ibu, menemani kakak, dan menjaga keselamatan adik. Dengan tanggung jawab tersebut dapat mengantarkan kita menjadi pribadi yang lebih bermanfaat selain itu juga kepentingan tanggung jawab dalam keluarga memiliki beberapa manfaat seperti hubungan keluarga menjadi erat, keselamatan keluarga terjamin, meringankan tugas keluarga dan membantu keluarga itulah beberapa manfaat yang dapat kita peroleh jika kita memiliki tanggung jawab. Kita juga perlu melaksanakan tanggung jawab terhadap keluarga karena agar keluarga kita bangga terhadap diri kita dan mereka merasa bahwa kamu memiliki moral yang baik dengan kita melaksanakan dengan kita melaksanakan tanggung jawab tersebut maka orang tua kita akan bikin sayang terhadap kita.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM: 2213053254


Dari video yang berjudul "Pendidikan Moral di Sekolah Dasar" dapat dianalisis bahwa pendidikan moral sendiri didefinisikan sebagai usaha yang dilakukan secara terencana mengunggah sikap, perilaku, tindakan, dan kelakuan yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sesuai nilai moral dan kebudayaan masyarakat setempat.
Ada beberapa tahapan-tahapan perkembangan moral yaitu sejak usia 6 bulan sampai usia tua yaitu 65 tahun di mana kita melewati tahapan-tahapan yang sangat amat panjang untuk membentuk suatu nilai moral yang ada pada diri kita ketika kita usia 6-12 bulan orang tua akan menggunakan disiplin untuk memandu mengendalikan dan melindungi bayi dan yang terakhir yaitu pada usia 65 tahun atau usia dewasa tua penilaian moral bisa menjadi lebih rumit oleh sebab itu usia-usia ataupun tahapan-tahapan yang kita lewati untuk membentuk nilai moral sangat amat berpengaruh ketika kita umur muda nilai moral makin fleksibel empati perilaku prososial meningkat serta penalaran moral makin dipandu oleh rasa keadilan tetapi ketika kita beranjak ke usia yang lebih matang ataupun usia yang sudah tua penilaian moral bisa menjadi lebih rumit ataupun kita susah untuk menilai moral yang ada di dalam diri kita.
Oleh sebab itu kita harus adanya implikasi perkembangan sosial dan pribadi anak dalam KBM di sekolah dasar sehingga dalam Sekolah dasar itu bisa membentuk nilai dan moral anak yang ada di dalam diri mereka masing-masing. baik perkembangan pribadi dan sosial sangat diperlukan dalam belajar anak terkadang memerlukan teman untuk membantu proses belajar tetapi terkadang juga anak bisa melakukan sendiri ataupun mandiri implikasi identitas gender dalam perkembangan moral anak sekolah dasar yaitu kita sebagai guru sebaiknya mengajarkan peserta didik mengenai identitas gender supaya moral atau perilaku mereka sesuai sebenarnya bukan hanya guru saja tetapi peran orang tua lingkungan ataupun orang-orang terdekat mereka juga sangat penting untuk membentuk moral yang ada dalam diri anak tersebut. Adapun beberapa permasalahan serta solusi perkembangan moral anak di sekolah dasar yaitu hilangnya kejujuran solusi yang dapat kita terapkan adalah mengajarkan anak lebih percaya diri akan jawaban dan mengajarkan anak untuk bersikap jujur selanjutnya yaitu hilangnya rasa tanggung jawab solusi yang dapat kita lakukan yaitu mengajarkan anak untuk bersikap tanggung jawab hal terkecil apapun yang bisa dilakukan guru yaitu ketika terdapat peserta didik yang tidak mengerjakan tugas maka diminta maju ke depan dan mengerjakan soal yang akan diberikan oleh guru selanjutnya yaitu rendahnya disiplin solusi yang dapat kita lakukan sebagai guru ataupun kepala sekolah yaitu bersikap tegas terhadap anak tersebut yang selanjutnya yaitu kurang bisa bekerja sama solusi yang tepat untuk dilakukan dengan cara membiasakan anak untuk lebih banyak dalam kerjasama jangan biarkan anak tersebut tidak aktif ketika kerjasama dan yang terakhir yaitu mengambil hak orang lain solusi yang dapat kita lakukan yaitu dengan membiasakan anak menerima apa yang dia miliki dan tidak boleh mengambil hak orang lain