གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rizka Selviana Putri 2213053254

Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254


Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Judul Jurnal : PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL DI LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA MENGATASI KENAKALAN REMAJA
Vol dan No : 12 . 1
Halaman : 41-54
Tahun Terbit : 2014
Penulis : Fahrudin

ANALISIS JURNAL

Keluarga merupakan institusi pendidikan utama dan pertama bagi anak karena anak untuk pertama kalinya mengenal pendidikan di lingkungan keluarga sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas oleh sebab itu lingkungan keluarga sangat besar perannya dalam pendidikan nilai moral keagamaan karena di lingkungan keluargalah anak-anak menerima pendidikan yang dapat mempengaruhi perkembangan anak selanjutnya kedepannya bagaimana. Agar anak-anak memiliki moral yang baik dan terhindar dari pelanggaran-pelanggaran moral maka perlu adanya pembinaan sejak dini kepada anak-anak dalam keluarga dan adanya kerjasama antara keluarga sekolah dan masyarakat untuk memberikan pendidikan moral kepada anak tersebut. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi setiap individu di mana ia berinteraksi dan interaksi dengan lingkungan pertama ialah individu memperoleh unsur-unsur dan ciri-ciri dasar daripada kepribadiannya juga dari situlah ia memperoleh akhlak nilai-nilai kebiasaan dan emosi dengan itu ia memperoleh banyak kemungkinan-kemungkinan, kesanggupan kesanggupan, dan kesediaannya bagi seorang individu menjadi kenyataan dalam hidup dan tingkah laku yang tampak. Jadi keluarga itu bagi seorang individu merupakan simbol atas nilai-nilai yang mulia seperti keimanan yang teguh kepada Allah, pengorbanan kesediaan berkorban untuk kepentingan kelompok, cinta kepada kebaikan, kesetiaan dan lain-lain lagi nilai mulia yang dengan keluarga dapat menolong individu untuk menanamkan pada dirinya. Tetapi ada beberapa faktor-faktor yang menyebabkan kemerosotannya nilai moral pada individu yang pertama yaitu kurangnya tertanamnya nilai-nilai keimanan pada anak, lingkungan masyarakat yang kurang sehat pendidikan moral tidak terlaksanakan menurut mestinya, suasana rumah tangga yang kurang baik, dan diperkenalkan secara populer obat-obat terlarang dan alat-alat anti hamil. Oleh sebab itu agar anak-anak memiliki moral yang baik dan terhindar dari pelanggaran-pelanggaran moral tersebut maka perlu adanya pembinaan sejak dini kepada anak-anak dalam keluarga dan adanya kerjasama antara keluarga sekolah dan masyarakat sebaik apapun pendidikan moral dalam keluarga tanpa adanya dukungan dari sekolah dan masyarakat sulit bagi anak-anak untuk memiliki moral yang baik. Begitu juga pendidikan moral di sekolah tanpa adanya dukungan dari keluarga dan masyarakat surat sebagai anak itu untuk memiliki nilai moral yang baik.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254

Nama Jurnal : Jurnal Humanika
Judul Jurnal : PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH
Vol dan No : 5 . 1
Halaman : 1-11
Tahun Terbit : 2017
Penulis : Rukiyati

ANALISIS JURNAL

Jurnal di atas menjelaskan bahwa pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Sekolah adalah tempat publik bagi peserta didik untuk dapat belajar pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk hidup dalam demokrasi yang sesungguhnya sekolah bukan sebagai perluasan tempat kerja atau sebagai lembaga garis depan dalam pertempuran pasar internasional dan kompetisi asing. Dalam konteks tersebut guru berfungsi untuk mewujudkan peserta didik agar menjadi warga negara yang aktif dalam masyarakat yang demokratis serta guru juga bertugas untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik dan akhlak yang mulia dalam diri mereka. Dalam menanamkan pendidikan moral terhadap diri sendiri yang penting diberikan kepada peserta didik berkaitan dengan nilai-nilai kebersihan diri kerajinan belajar ataupun bekerja, keuletan, dan disiplin waktu. Pendidikan moral untuk sesama manusia mencakup nilai-nilai moral sosial seperti kerjasama, toleransi, respect, berlaku adil, jujur, rendah hati dan bertanggung jawab. Komponen-komponen pendidikan moral di sekolah yang lain yang tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi, metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen tersebut sekolah dan guru sebagai peran utama dalam merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga hasilnya dapat dicapai secara optimal yaitu berkembangnya nilai-nilai moral dalam diri peserta didik sehingga mereka menjadi generasi muda yang berkualitas.

Kelebihan jurnal: jurnal di atas sangat terperinci dan menggunakan bahasa yang baik dan mudah untuk dipahami para pembaca sehingga para pembaca enjoy untuk membacanya.
Kekurangan Jurnal : tidak adanya tujuan dalam jurnal tersebut
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM: 2213053254

Dari video di atas dapat kita simpulkan bahwa di zaman modernisasi dan globalisasi melalui sosial media berbagai macam informasi yang kita temui menjadikan kita tolak ukur dalam pemikiran dan perilaku kita ada informasi positif dan informasi negatif, sebagai generasi muda kita dituntut untuk mengikuti zaman tapi di sisi lain kita harus mampu melihat mana yang baik dan buruk untuk kita karena kita generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini. Serta sebaiknya kita sebagai generasi muda harus lebih memperhatikan lagi di mana informasi mana yang baik untuk kita tiru dan informasi buruk mana yang untuk kita jauhi serta kita tidak mudah untuk termakan berita-berita hoax yang menyebabkan hancurnya rasa kepedulian kita ataupun timbulnya sifat-sifat yang ingin mencemooh lewat media massa. Maraknya kasus-kasus yang kita lihat di media sosial dan televisi, menggambarkan perilaku manusia saat ini dan juga menggambarkan perilaku generasi muda saat ini. Permasalahan-permasalahan sosial seperti pembunuhan pembulian, pelecehan seksual, narkoba, penistaan agama, tawuran bahkan pembunuhan terhadap orang tua ini merupakan polemik yang memprihatinkan sehingga etika dan moral merupakan pedoman bagi setiap manusia ketika kita tidak memiliki etika dan moral maka kasus-kasus yang disebutkan tadi akan semakin besar dan terus ada setiap harinya kita sebagai generasi muda seharusnya menerapkan dan memiliki sifat etika yang baik dan moral yang benar untuk menjadi pribadi yang baik kedepannya dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam media sosial. Jadi yang dapat kita ambil dari video tersebut adalah bahwa etika dan moral mengacu ke dalam perbuatan tingkah laku dan sifat seseorang ketika orang tersebut menanamkan nilai etika dan moral yang baik maka kedepannya dia akan menjadi generasi muda yang baik dan bisa meminimalisir keadaan mana yang menurutnya baik dan mana yang menurutnya tidak baik. Di era globalisasi ini seharusnya kita dapat menyaring berita mana yang baik dan mana berita yang benar. Serta di dalam video tersebut dijelaskan ada tiga persamaan etika dan moral yang pertama yaitu etika dan moral mengacu pada ajaran tentang perbuatan tingkah laku dan sifat seseorang yang kedua yaitu etika dan moral merupakan prinsip atau aturan hidup manusia dan yang terakhir yaitu etika dan moral bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang untuk mengembangkan potensi tersebut.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM: 2213053254

Dalam video tersebut yang berjudul penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga dapat kita petik bahwa ada 8 fungsi keluarga untuk membentuk suatu moral anak yaitu
1. Agama : dalam suatu agama terdapat banyak sekali nilai-nilai norma yang terkandung di dalamnya seperti keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran dan kasih sayang jadi di dalam suatu keluarga harus memiliki nilai keagamaan sehingga dengan mengajarkan nilai agama dapat membentuk jiwa anak yang berperilaku moral yang baik dan taat kepada Tuhan serta memiliki jiwa yang bertanggung jawab
2. Sosial Budaya : nilai norma yang terkandung dalam fungsi sosial budaya adalah gotong royong sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi dan kebangsaan jadi ketika kita mengajarkan sosial budaya kepada anak hal tersebut dapat membentuk nilai moral anak untuk mencintai negara sendiri serta bertoleransi terhadap perbedaan-perbedaan yang ada di lingkungannya
3. Cinta Kasih : nilai norma yang terkandung di dalamnya yaitu empati, keakraban, keadilan, toh maaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab jadi jika kita memberikan cinta dan kasih kepada seorang anak ataupun seseorang hal tersebut dapat membentuk moral seseorang karena mereka akan merasa dicintai dan akan berperilaku timbal balik di mana mereka akan memberikan kebaikan juga terhadap orang yang telah memberi mereka cinta.
4. Perlindungan: norma yang terkandung yaitu pemaaf, tanggap, dan ketabahan. Dengan kita memberi perlindungan kepada anak maka hal tersebut dapat membentuk jiwa anak yang merasa bahwa mereka tidak sendiri dan ada orang lain yang membantu mereka sehingga mereka akan baik kedepannya.
5. Reproduksi : nilai norma yang terkandung adalah bertanggung jawab kesehatan dan keteguhan. Dengan fungsi reproduksi ini seseorang akan memiliki hidup yang bersih sehat serta bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri.
6. Sosialisasi dan Pendidikan: nilai norma yang terkandung di dalamnya yaitu percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, dan bertanggung jawab. Dengan bersosialisasi dan pendidikan seseorang akan memiliki jiwa yang percaya diri sehingga mereka tidak akan minder dengan bersosialisasi juga seseorang akan melihat dunia luar di mana mereka akan mencontoh hal-hal yang mana menurut mereka baik dan menurut mereka benar.
7. Ekonomi : norma yang terkandung di dalamnya yaitu hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian dan keuletan. Dengan fungsi ekonomi akan menjadikan seseorang dapat mengatur kehidupan mereka dan mereka akan lebih membentuk diri yang hemat di mana mereka bakal berpikir barang tersebut penting atau tidak fungsinya kedepannya.
8. Lingkungan: norma yang terkandung di dalamnya adalah kebersihan dan kedisiplinan titik dengan lingkungan yang bersih dan sehat akan membentuk pribadi anak yang baik juga dan membentuk jiwa mereka yang rajin dan bersih.

Jadi dapat disimpulkan bahwa 8 fungsi keluarga tersebut harus kita terapkan kepada diri kita sendiri untuk menanamkan nilai moral yang baik dan pribadi yang baik kedepannya.
Nama : Rizka Selviana Putri
NPM : 2213053254


Dari video di atas yang berjudul "pendidikan moral anak sekolah (pendidikan pancasila) dapat kita tarik kesimpulan pentingnya pendidikan nilai dan moral yang di tanam kepada anak sejak usia dini untuk membentuk sifat dan etika anak tersebut. Dapat kita lihat bahwa di dalam video tersebut ada seorang siswa yang kurang sopan santun terhadap gurunya ketika gurunya mengajar mereka malah asyik dengan dunia mereka sendiri dan ada seorang siswa yang melempar kertas kepada gurunya yang sedang mengajar di depan hal tersebut menunjukkan sekali bahwa siswa tersebut berperilaku tidak sopan dan tidak memiliki etika dan moral. Serta di dalam video tersebut pada saat di luar sekolah ada beberapa siswa yang sedang merokok dan meminum minuman keras yang di mana hal ini dilarang terutama untuk anak pelajar. Oleh sebab itu peran kita seorang guru ataupun tenaga pendidik harus mengajarkan nilai dan moral kepada peserta didik kita sehingga mereka bisa bersifat baik untuk kedepannya terutama kita sebagai calon guru SD kita harus bisa membentuk moral yang baik di dalam diri anak tersebut untuk melahirkan generasi muda yang cerdas bertanggung jawab beretika dan memiliki rasa cinta terhadap negara sehingga pembentukan karakter bangsa yang baik dan moral yang utuh dapat terwujud.