གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rey Gavrila Naibaho

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: PSTI C

ӀРТЕК adalah hasil Karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. ӀРТЕК tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan yang berdampak positif maupun negatif.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Perkembangan ӀРТЕК saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistematika dalam pengembangan IPTEK:
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama ini mekomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan rasional dan irasional dan antara akal dan kehendak. Yang berarti IPTEK tidak hanya berpikir tentang menciptakan tetapi harus lebih dari pada itu dimana harus memikirkan tentang apa dampak yang akan terjadi selanjutnya

2. Sika Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Sila kedua ini berisi tentang dasar-dasar nilai moral dalam mengembangkan IPTEK, dimana kita harus memerhatikan bagaimana cara bersikap dan beradab serta bermoral.

3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ketiga ini mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila-sila lain, yang dimana dalam pengembangan IPTEK harusnya tetap memerhatikan dan mengembangkan rasa nasionalisme kita.

4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Sila keempat ini berisi tentang bagaimana cara kita mengembangkan IPTEK namun tetap berpikir secara demokratis yang artinya kita harus mau mendengarkan kritik dan saran dari orang lain guna tercipatanya suatu mufakat.

5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila kelima ini mengkomplemantiskan perkembangan IPTEK yang harus tetap memerhatikan rasa adil dengan sesama atau dengan lingkungannya, sehingga menciptakan lingkungan yang adil dan baik.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: PSTI C

Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu.Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung.

Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia. Mahasisa dewasa ini memiliki sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, perlu mempunyai toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini. Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Kita semua harus melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.

Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: PSTI C

Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Kata falsafah atau filsafat merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan, cinta) dan (sophia = kebijaksanaan).Orang yang bijaksana adalah orang cinta kepada subyek atau obyek tertentu berdasarkan akal sehat. Bijaksana dalam bercinta akan terlahir dalam sikap rela atau ikhlas berkorban demi yang dicintai, senantiasa bersedia memberikan pelayanan yang terbaik, dan dilakukan dengan penuh kasih sayang. Oleh karena kedudukannya, maka nilai-nilai Pancasila tersebut merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma Pancasila dapat ditemukan melalui hakekat isi Pancasila 
Hakekat yang pertama yakni hakekat Tuhan, ditemukan dalam pernyataan-pernyataan seperti causa prima, sangkan paraning dhumadhi, dzat yang mutlak dan mudah dipahami melalui sifat-sifat Tuhan seperti Maha Kuasa, Maha Adil, Maha Mengetahui, Maha Bijaksana, dan lain sebagainya.
Hakekat yang kedua, yakni hakekat manusia. Menurut Notonegoro, hakekat manusia terbagi menjadi dua teori, yaitu teori monodualisme dan monopluralisme. Monodualisme mengajarkan bahwa manusia terdiri atas dua asas yang merupakan kesatuan, misalnya kesatuan antara jiwa dan raga.Monopluralisme mengajarkan bahwa manusia terdiri atas banyak asas yang merupakan kesatuan
Hakekat yang ketiga, yakni hakekat satu. Kata “satu” menunjukkan sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.
Hakekat yang keempat, yakni rakyat, berarti segenap penduduk suatu negara, anak buah, orang kebanyakan, atau orang biasa.
Hakekat yang kelima, adalah hakekat adil, yakni tidak berat sebelah, tidak sewenang wenang, seimbang, atau perlakuan yang sama.
Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut. Media massa berdasarkan tinjauan pustaka oleh penulis, hanya memberikan pemuas informasi kepada masyarakat, artinya, masyarakat hanya terpuaskan keingintahuannya sajamengenai berita hukum melalui sajian gambar maupun suara tanpa terdorong pembentukan kepribadiannya. Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: PSTI C

1.Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
=Menurut saya, penerapan etika perilaku politik saat ini sudah ada yang sesuai namun tak sedikit yang belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Para petinggi-petinggi pemerintahan masih belum menerapkan kode etik yang seharusnya merekan lakukan, atau bahkan tidak paham dengan kode etik yang ada. Banyak Penyimpangan dan korupsi yang mereka lakukan. Bukanya mecontohkan rakyatnya dengan etika yang baik dan benar malah menjadi contoh yang sangat buruk bagi rakyatnya.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi!
=Menurut saya, etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya masih banyak yang baik dan sesuai dengan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia yang dimana masih berprilaku sopan dan santun, namun tetap saja ada beberapa anak muda yang prilakunya tidak sesuai dan tdak mencerminkan dengan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia seperti tidak menghormati orang yang lebih tua, tutur kata yang kurang sopan.
SOLUSI:
-Meningkatkan pengawasan orang tua
-Meningkatkan Pendidikan karakter di sekolah dan tempat Pendidikan lainnya
-Meningkatkan sosialisasi yang bertema prilaku dan etika

Teknik Informatika C -> Forum tanggapan Artikel Pertemuan 7

Rey Gavrila Naibaho གིས-
Nama: Rey Gavrila Naibaho
NPM: 2215061067
Kelas: PSTI C


Izin menjawab pak,

Dari artikel yang sudah saya baca diatas, saya mendapatkan pengetahuan baru tentang Pancasila. Pancasila adalah dasar negara dan ideologi nasional, hal ini membawa konsekuensi logis bahwa nilai nilai pancasila dijadikan sebagai landasan pokok, dan landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia.

Penerapan pancasila sebagai dasar negara memberikan pengertian bahwa negara indonesia itu merupakan negara pancasila. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk padanya, membela serta melaksanakan seluruh perundang undangan.

Selain itu Pancasila mempunyai arti lima dasar atau 5 asas yaitu nama dari dasar negara kita, negara republik indonesia. Istilah pancasila ini, sudah dikenal sejak zaman majapatih pada abad XIV yang terdapat dalam buku “Nagara Kertagama” karangan Mpu Tantular, dalam buku sutasoma tersebut, selain mempunyai arti “berbatu sendi yang lima” (dari bahasa sansekerta) pancasila juga mempunyai “pelaksanaan kesusilaan yang lima”.

Pancasila dijadikan dasar dan motivasi dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara indonesia yang baik, hendaknya kita sebagai warga negara indonesia, mempelajarai dan memahami kembali implementasi bahwa pancasila sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan merupakan dasar negara bagi kita semua.

Sekian, Terimakasih