གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042

Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis jurnal
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (September, 2021)
PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM PENDIDIKAN DI ACEH
Salah satu dialog paling luar biasa tentang hukum dan etika mahasiswa adalah kehidupan sosial yang berubah dengan cepat. Persoalan lingkungan sosial dan moral generasi muda dalam Dekade terakhir masih belum pernah terjadi sebelumnya. Dimana pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam pembinaan moral peserta didik, apalagi latar belakang budaya 55.555 warganya. Sesuai dengan kewenangannya di tingkat nasional, namun juga menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan rincian khusus yang diberikan oleh pemerintah pusat Kepada pemerintah Aceh. Penyelenggaraan Pembelajaran Agama Islam di Provinsi Aceh mengacu pada Qanun Nomor 9 Tahun 2015 Menggantikan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran. Kinerja pendidikan di sekolah-sekolah di Aceh secara umum bersifat Islami, dengan indikator sistem manajemen sekolah yang bernilai transparansi, Akuntabilitas, pendekatan keteladanan, pengembangan budaya ke arah Islam .
PENDAHULUAN
Salah satu aspek terutama dalam kehidupan seorang Muslim merupakan mempunyai Standar moral yang besar. Ini terutama berkaitan dengan pengajaran dan pendisiplinan siswa untuk Memiliki perilaku dan karakteristik pribadi yang terbaik. Perkembangan IPTEK yang luar biasa Yang menyebabkan terjadinya proses interaksi kultural yang lebih terbuka (Suwarman, 2016). Selain itu, perubahan pesat dalam kehidupan sosial merupakan salah satu dialog terpenting tentang hukum dan etika mahasiswa. Persoalan iklim mengenai etika kaum muda selama satu dekade terakhir masih belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini semakin sulit untuk diabaikan dalam berbagai penelitian di mana siswa melakukan perilaku menyimpang yang sering dikaitkan dengan lembaga pendidikan.
TINJAUAN LITERATUR
Metode Banyak pakar mencoba mendeskripsikan konsep pendidikan nilai dan moral. Lickona (2004) menggambarkan bahwa nilai terlihat. Nilai terdiri dari sifat baik sebagai bentuk perilaku Moral yang sesuai. Dengan demikian, nilai merupakan bentuk perilaku konkrit, atau penerapan Akhlak. Akhlak baik yang melandasi moral disebut nilai ketika diwujudkan dalam bentuk perilaku Yang terlihat. Menurut Yildirim & Dilmac (2015) menyatakan bahwa nilai berkaitan erat dengan Emosi, pikiran dan perilaku manusia. Di Indonesia, pendidikan nilai diatur dalam sistem pendidikan nasional. Ada delapan Nilai yang sebaiknya dimasukkan guru ke dalam pembelajarannya. 18 nilai Adalah religius, jujur, toleran, disiplin, pekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,Nasionalis, patriotik, menghargai prestasi, ramah dan komunikasi, cinta damai, gemar membaca,Sadar lingkungan dan sosial . kepedulian dan tanggung jawab (Kemendiknas, 2010).Pendidikan di Aceh saat ini sedang menyusun kurikulum bahasa Aceh yang disusun nomor Berdasarkan ajaran Qanun Aceh tentang penyelenggaraan pendidikan Islam. Kurikulum Aceh Dapat disebut sebagai Kurikulum Nasional Plus karena seluruh muatan Kurikulum Nasional 2013 memuat Kurikulum Aceh beserta materi dan materi pendidikan Islam baik muatan lokal. Qanun tentang pendidikan diharapkan dapat diterapkan dalam bidang pendidikan di Aceh. Penerapannya Diterapkan di semua jenjang pendidikan dan di setiap lembaga pendidikan di Aceh dan Untuk setiap mata pelajaran yang tersedia.
Oleh karena itu, guru perlu meneliti strategi yang digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai baik kepada siswa melalui pendidikan formal dan informal. Peran guru Sebagai teladan bagi siswa dinilai sangat penting dalam pendidikan nilai (Ulavere & Veisson,2015). Guru sebagai pelatih pendidikan nilai juga mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang sesuai bagi perkembangan siswa. Selain itu, kepastian guru terhadap siswa juga menjadi faktor penting keberhasilan pendidikan nilai di sekolah.
Nilai-nilai etika Islam bertujuan untuk mendefinisikan aktivitas manusia dalam masyarakat Islam, memajukan dan mengendalikan perilakunya demi kemaslahatan masyarakat secara keseluruhan dan individu, serta menghasilkan kesimpulan yang baik bagi setiap individu dalam kehidupan berikutnya.
PEMBAHASAN
Lembaga Pendidikan Islam di Aceh Pada bagian ini akan dijelaskan konsep, konteks nilai, dan pendidikan moral Dalam sistem pendidikan ekstrakurikuler di Aceh. Sebagai provinsi menikmati otonomi khusus Di luar bidang agama, budaya dan politik. Aceh juga mendapat pendidikan khusus di bidang, sehingga dalam proses pelaksanaannya, selain berpedoman pada peraturan Yang dikeluarkan oleh pusat, Aceh juga berpedoman pada qanun provinsi Aceh. Landasan qanun adalah penyelenggaraan pendidikan Islam di sekolah-sekolah di provinsi Aceh yang idealnya dapat dilakukan
Integrasi budaya islami dalam proses pendidikan di Aceh
Pendidikan yang diselenggarakan di Aceh merupakan implikasi dari penerapan UndangUndang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Aceh yang berbasis islami. Salah satu bentuk otonomi khusus yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk provinsi Aceh Adalah penerapan syariah Islam di Aceh dan pelaksanaan teknisnya diatur dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Syariah Islam Di Provinsi Daerah Istimewa Aceh.
Implementasi pendidikan nilai dan moral di Aceh
Program Pendidikan Islam Aceh merupakan misi dari Qanun Aceh Nomor 9 Tahun .dan Tahun 2015 yang merupakan perubahan dari Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Pemerintah Provinsi Aceh melalui Kementerian Pendidikan dan instansi terkait mulai melaksanakan program pendidikan Islam pada tahun 2018 dengan tujuan mewujudkan sistem pendidikan yang sesuai dengan Sesuai dengan kemandirian negara.keunikan dan sosial budaya masyarakat Aceh Aceh. Selanjutnya Penyelenggaraan pendidikan Islam di Aceh merupakan upaya untuk mengembangkan setiap aspek kepribadian siswa Dalam rangka mewujudkan masyarakat Aceh yang beradab dan bermartabat (ureung Aceh). Secara keseluruhan, sekolah-sekolah di kabupaten/kota Aceh merasakan bahwa Kurikulum Islam terlalu terburu-buru dalam penerapannya, hal ini terlihat dari tidak adanya keseriusan pemerintah melalui instansi terkait dalam melakukan standardisasi. Program Islami. Di banyak sekolah, kurikulum Islam dipahami hanya sekedar omongan tanpa tindakan nyata,Karena belum mendapat gambaran sebenarnya tentang proses belajar mengajar dan penilaian dalam kurikulum Bagaimana Islam diterapkan dan diinginkan oleh layanan pendidikan. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Dinas Pendidikan Aceh, diketahui bahwa 55.555,7% dari total sekolah yang disurvei berupaya menerapkan kurikulum Aceh ’55.555 (“Kurikulum Mata Pelajaran”), yaitu sekolah SMK dan SMA.
Kesimpulan
Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam di Provinsi Aceh adalah mengacu pada Qanun Nomor 9 Tahun 2015, Qanun Aceh Nomor 11 Perubahan Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Oleh karena itu Penyelenggaraan pendidikan pada seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam. Penyelenggaraan pendidikan pada seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam. pendidikan di sekolah di Aceh umumnya Islam, dengan Indikator sistem manajemen sekolah yang berharga yaitu transparansi, akuntabilitas, pendekatan keteladanan, pengembangan budaya berorientasi Islam dan implementasi program Islam Sebagaimana tercantum dalam qanun. Pendidikan nilai dan etika pada satuan pendidikan Aceh Diselenggarakan selain pada pendidikan nasional, juga mengacu pada pelaksanaannya melalui kurikulum Islam Yang berpedoman pada qanun pendidikan di Aceh. Proses pembelajaran Yang dilaksanakan di Aceh berlandaskan dan menuju budaya Islam berdasarkan Islam Syariat Aceh.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum 1

DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042 གིས-
Nama : Dinda mulia saputri
Kelas 2G
1. Menurut Setyo Raharjo, Pendidikan moral adalah suatu proses, pendekatan yang digunakan secara Komperhensip, pendidikan ini hendaknya dilakukan secara kondusif baik di Lingkungan sekolah, rumah dan masyarakat, semua partisan dan komunitas Terlibat di dalamnya. Sosialisasi pendidikan moral Perlu diadakan bagi Kepala sekolah, guru-guru, murid-murid, orang tua murid, dan komunitas Pemimpin yang merupakan esensial utama. Perlu perhatian terhadap latar Belakang murid yang terlibat dalam proses kehidupan pendidikan moral . Perhatian pendidikan moral harus berlangsung cukup lama (terus menerus),Dan pembelajaran moral Harus diintegrasikan dalam kurikulum secara praksis Di sekolah dan masyarakat
Pendidikan nilai menurut Mulyana adalah pengajaran atau bimbingan kepada peserta didik agar menyadari kebenaran, kebaikan, dan keindahan melalui proses pertimbangan nilai yang tepat dan pembiasaan bertindak yang konsisten.


2. Dengan demikian, pendidikan nilai moral merupakan upaya sadar masyarakat (orang dewasa) untuk membekali peserta didik (anak-anak, generasi penerus) kemampuan menanamkan ketuhanan, nilai estetika dan moralitas, nilai baik dan buruk, baik dan jahat, tindakan, sikap dan kewajiban.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum diskusi 2

DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042 གིས-
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
1.Perlu,karena peserta didik perlu mendapat perhatian serius untuk membangun generasi berkualitas dalam negeri. Meskipun peran utama dalam pendidikan moral anak terletak pada orang tuanya, namun guru di sekolah juga berperan penting dalam mewujudkan nilai-nilai moral yang seharusnya dimiliki siswa.Untuk menanamkan dan meningkat sikap moral yang baik pada anak-anak Indonesia, menurut pendapat saya ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan dan menumbuhkan sikap moral yang baik pada diri anak-anak Indonesia dintaranya, dengan menggalakkan pendidikan moral sebagai pendidikan yang wajib atau menjadi pelajaran wajib di sekolah-sekolah diseluruh Indonesia, memberikan penyuluhan-penyuluhan bagaimana cara mejaga sikap kepada anak-anak sehingga dapat dinilai sebagai individu yang bemoral tinggi, serta dengan memberikan berbagai penyuluhan tentang bagaimana menumbuhkan dan meningkatkan nilai moral yang baik dalam diri anak-anak kepada guru dan orang tua.
2. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberikan contoh kepada anak, karena keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Anda bisa memberi contoh dengan berbicara perlahan, menggunakan bahasa yang lembut, sopan, dan tidak mengumpat.Jika Anda langsung memberikan teladan, anak Anda akan sering kesulitan mengubah kebiasaan yang sudah ada. Jadi mulailah dengan kebiasaan sederhana, seperti mencuci piring sendiri setelah makan.
Anda juga dapat menyisipkan tips saat anak aktif, seperti memberikan mainan, buku, atau lagu yang mencerminkan kebiasaan baik. Selain dapat menghibur anak ketika hatinya sedang sedih atau galau juga dapat membentuk kebiasaan yang baik.Cara menanamkan nilai-nilai agama dan moral pada anak, misalnya dengan mengajaknya bermain bersama teman sebayanya. Sebaiknya sediakan tempat untuk belajar bersama secara bergiliran di rumah teman, sehingga orang tua dapat memantau perkembangan dan sosialisasi anaknya.
Menjadi pengajar bagi anak tentu bukan perkara mudah, oleh karena itu selalu terapkan sikap dan kebiasaan yang baik. Bukan hanya saat berada di depan anak, namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa cara menanamkan nilai-nilai agama dan moral yang baik.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum 1

DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042 གིས-
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
1.Dalam pembelajaran nilai moral ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Agar pembelajaran nilai dapat efektif yaitu perbuatan dan pembiasaan. Oleh karena Dengan perbuatan anak SD (peserta didik) dapat secara langsung melakukan pengulangan perbuatan agar menjadi kebiasaan.Interaksi antara panutan yang memberi keteladanan pada peserta didik dan Kondisi lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran nilai Moral Sangat Menguntungkan untuk transfer nilai melalui saling membagi dalam pengalaman. Guru yang baik juga dapat mengerti perasaan, pemahaman, jalan pikiran peserta Didik dan mereka diberi kesempatan untuk mengkomunikasikan sekaligus dapat Memberi jalan keluar dalam pergumulan pemilihan nilai budi pekerti yang ada Tanpa mengindoktrinasi. Melalui pemahaman yang mendalam terhadap materi pembelajaran nilai,Peserta didik dapat memilih berbagai altematif nilai yang ada dan mengamalkan Sebagai ujud aktualisasi diri. Guru sebagai panutan yang meberi hidupnya bagi Peserta didik diharapkan dapat merefleksi diri melalui perasaan dan pikirannya Setelah merenung dan mendapat masukan. Dan oleh karena itu peserta didik harus Menanamkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai Sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai Kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap Lingkungan. Adapun cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan Menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan Sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui Beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.

2.berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral (1) sikap saling menghargai, (2) kejujuran, (3) sikap rendah hati, dan (4) tanggungjawab. Oleh karena itu pendidik menggunakan metode bercerita, Metode bercerita adalah penyampaian atau penyajian materi pembelajaran secara lisan dalam bentuk cerita, dalam proses pelaksanaanya dilakukan secara terus menerus sehingga anak dapat dengan mudah memahami dan menanamkan nilai-nilai yang baik.
3. Peserta didik pembiasaan berdoa sebelum memulai pelajaran, baik siswa pandai atau kurang pandai, mengajarkan untuk saling menghargai dalam menghadapi perbedaan pendapat, mengajarkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab siswa sendiri, mengajarkan keberanian dan sportivitas.