Posts made by DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042

Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 1

”6 Tahap Perkembangan moral menurut Kohlberg”
✓Pra-Konvensional
Merupakan suatu tingkat perkembangan moral anak yang terjadi antara usia empat sampai sembilan tahun sebelum masuk sekolah dasar sampai tahun ketiga sekolah dasar.
Konvensional merupakan suatu Menyadari bahwa setiap orang memiliki latar belakang dan situasi berbeda.
Etika universal untuk lebih jelasnya mari perhatikan penjelasan dari tiap tahap tahap 1 menghindari hukuman di tahap ini seseorang memiliki alasan untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu Karena untuk menghindari hukuman contohnya adalah ketika seseorang tidak menerobos lampu merah di jalan Raya ia melakukannya semata-mata karena tidak ingin seorang polisi mengejar dan menilangnya
tahap 2 keuntungan dan minat pribadi di tahap ini tindakan dilakukan dengan memperhitungkan apa yang akan didapatkan olehnya seperti apa untungnya bagiku aku akan membantunya karena suatu hari dia akan balas membantuku tahap ketiga menjaga sikap orang baik seseorang mungkin menghindari pertengkaran karena ia memikirkan bagaimana kesepakatan sosial yang ada dan pendapat orang lain terhadapnya ia tidak bertengkar karena itu tidak baik dan orang baik tidak melakukannya itulah yang terjadi di tahap ketiga tahap
Tahap 3
Suatu yang memelihara peraturan seorang ketua kelas meraih kedua temannya yang bertengkar karena Ia berpikir peraturan harus ditegakkan dan jika tidak ada yang mematuhinya.
Nama :Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis jurnal 2

Judul : pentingnya pendidikan di era globalisasi
Penulis : Hidayati
Dalam jurnal tersebut menjelaskan pendidikan Di era globalisasi saat ini, pendidikan memegang peranan penting yang strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam kehidupan manusia, pendidikan mempunyai pengaruh yang besar dan mempunyai faktor fundamental yang penting bagi masa depan.dengan mengapa nilai gagal bahwa globalisasi membawa dampak yang sangat berarti dalam berbagai dimensi manusia.90%), perkembangan moral responden usia 11 hingga 12 tahun masih belum berada pada level normal. Alasan-alasan yang mereka berikan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dikatakan Kohlberg, pada tataran ini, jika seorang anak mendengar sesuatu itu baik atau buruk, maka gambarannya akan sangat berbeda dibandingkan dengan gambaran orang dewasa. Anak-anak pada tingkat ini memiliki pandangan yang sangat sempit terhadap masyarakat. Tindakan dinilai semata-mata berdasarkan akibat yang ditimbulkannya. (10%) responden memiliki tingkat perkembangan moral yang lebih tinggi dibandingkan teman sebayanya dan menunjukkan bahwa perkembangan moralnya telah mencapai level 2 tahap 3.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis jurnal 1
Judul : pendidikan nilai dan moral ditinjau dari perspektif global
Penulis : Sudiati
Dalam jurnal tersebut menjelaskan Kompleksitas mengemuka dalam tatanan global yang ditandai dengan munculnya berbagai masalah dan isu global seperti pelanggaran hak-hak asasi manusia (HAM), fenomena kekerasan, dan penyalah gunaan narkotika.Hal ini menuntut adanya pemikiran yang berkaitan dengan sistem pendidikan yang cocok untuk menjawab permasalahan tersebut.Dengan kata lain kompleksitas global memiliki banyak keuntungan bagi yang kuat, namun sebaliknya keadaan itu dapat menghancurkan kehidupan bangsa yang kalah bersaing Fakta yang berkaitan dengan benturan antarperadaban itu cukup banyak.Oleh karena itu, keutuhan hidup dan sistem kehidupan manusia, baik secara lokal, regional, nasional maupun internasional, perlu diwujudkan nilai-nilai universal (misalnya: nilai Pendidikan Nilai Moral ditinjau dari Perspektif Global 211 kebenaran, kejujuran, kearifan, kearifan, dan kasih sayang) secara seksama, sehingga tercipta kehidupan yang damai, yang merupakan “titik balik” peradaban manusia yang mewakili tumbuhnya kesadaran baru dalam kehidupan yang sarat nilai.
Yang dimaksud dengan pendidikan nilai di sini adalah penanaman dan pengembangan nilainilai dalam diri seseorang baik nilai-nilai pribadi maupun nilai sosial Pengembangan nilai pendidikan itu tidak sekedar melalui program atau pelajaran khusus, tetapi dijadikan suatu dimensi dalam seluruh usaha pendidikan Nilai yang dicetuskan UNESCO 1993 diuraikan dalam dua gagasan yang saling berseberangan, yaitu nilai standar (terukur) secara material dan nilai yang abstrak dan sulit diukur yang berupa keadilan, kejujuran, kebebasan, kedamaian, dan persamaan (Mulyana, 2004: 8)

Pendidikan nilai moral yaitu suatu kebutuhan Sekaligus kebutuhan Dalam tatanan dunia karena kemanusiaan merupakan perwujudan hidup berdampingan, sebagai bangsa dan negara dalam sistem hubungan dengan tatanan dunia diwarnai oleh permasalahan yang beragam, luas, kompleks dan global. Oleh karena itu, Menyelesaikan permasalahan kehidupan Yang dihadapi umat manusia saja tidak cukup Di negara kita, namun Masih banyak permasalahan yang perlu dukungan dan bantuan penyelesaiannya Diluar negeri misalnya saja terorisme global, permasalahan perekonomian dan Permasalahan krisis multidimensi. Pendidikan mencakup alternatif pemecahan masalah, di antaranya merupakan solusi lokal, regional, nasional, dan solusi internasional. Nilai atau pendidikan moral sebagai isu global di beberapa negara (india, Malaysia, India dan China) Menunjukkan perbedaan dan persamaan. Perbedaan yang ada Disebabkan oleh perbedaan ideologi nasional. Namun negara-negara tersebut lebih menekankan pendidikan nilai moral Di atas nilai moral-etika; terutama dalam hal nilai-nilai kemanusiaan, universal dan global.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Jurnal 2
Dalam Era globalisasi sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berdampak hampir semua aspek kehidupan masyarakat hal ini bisa dibuktikan dalam peristiwa-peristiwa beberapa tahun belakangan ini sabu-sabu dan lain-lain terus terjadi di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia nilai adalah segala sesuatu yang berharga nilai itu ada dua yaitu nilai ideal dan nilai aktual nilai ideal adalah nilai yang menjadi cita-cita setiap orang sedangkan nilai aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari nilai berfungsi untuk mendorong mengarahkan sikap dan perilaku nilai-nilai yang luhur akhirnya seseorang bisa disebut sebagai pendidikan nilai pendidikan nilai merupakan bagian integral kegiatan pendidikan karena pada dasarnya pendidikan melibatkan pembentukan peradilan peserta didik berikan tidak hanya demikian menghasilkan pribadi yang cerdas dan terampil dari juga berbeda kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh permasalahan akhirnya sampai suatu titik kesepakatan bersamatelah diuraikan di atas bahwa globalisasi telah membawa dampak yang sangat berarti dalam berbagai dimensi kehidupan manusia fenomena kekerasan terjadi terus-menerus dimana-mana dalam segala yang sebagian luas dan serius maka ini sudah semua terjadi pada bangsa kita yang sebelumnya dikenal dengan bahasa yang ramah dunia pendidikan telah kehilangan nilai-nilai Moral ini bisa dilihat dari kenyataan banyaknya praktik dalam dunia pendidikan dampak globalisasi telah menimbulkan transformasi nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat kesadaran akan hal-hal perusahaan seorang cenderung semakin individualis secara individual setiap indikator akan mencoba melaksanakan tugas mengajar dan pendidik secara bertanggung jawab adalah mengajari peserta didik.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 1
Dalam video terlampir Ini adalah inti dari eksperimen pemikiran klasik yang dikenal sebagai trolley problem atau trolley dilemma. Dilema ini memungkinkan kita memikirkan konsekuensi suatu tindakan dan bertanya apakah nilai moralnya ditentukan semata-mata oleh hasilnya. Nilai dan moral yaitu suatu yang menimbulkan berbagai pertanyaan dan dilema moral yang kompleks. Masalah ini sering digunakan oleh para filsuf dan ahli etika untuk menguji kemampuan seseorang dalam mempertimbangkan dan membuat keputusan etis yang tepat dalam situasi yang sulit. Masalah ini juga dapat membantu orang memahami dan mengembangkan kesadaran moral mereka, serta mengajarkan pentingnya mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan kita.sifat moral atau seperangkat prinsip dan nilai yang berkaitan dengan baik dan jahat. Jadi, moralitas suatu tindakan berarti aspek moral dari suatu tindakan atau baik atau buruknya tindakan tersebut. Istilah manusia mengacu pada manusia atau orang lain yang melakukan tindakan yang mempunyai nilai positif.