གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042

Nama : Dinda mulia saputri
Npm :2253053042
Analisis video 2

Dalam video tersebut menjelaskan tentang suatu pendekatan pentahelix pada pendidikan nilai dan moral.
Suatu Kebiasaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat dapat membantu menanamkan nilai-nilai pada individu, terutama melalui interaksi budaya dan sosial sehari-hari. Dan Peran Utama dan Pendidik guru dan dosen mempunyai peran besar dalam mewariskan ilmu dan nilai kepada generasi muda. Mereka tidak hanya bertanggung jawab dalam pengajaran akademik, tetapi mereka juga harus menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu,
Dengan suatu Penerapan Nilai Seperti yang Anda sebutkan, penerapan nilai hendaknya tidak hanya diajarkan itu harus dicerna, diserap dan diterapkan. Ini melibatkan proses internal individu dalam menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai ini dalam tindakan mereka sehari-hari. Metode pengajaran nilai: Ada banyak pendekatan berbeda dalam mengajarkan nilai, seperti relativisme yang menekankan bahwa nilai bersifat subjektif dan situasional. Pengajaran nilai harus mencerminkan keberagaman cara pandang dan kebebasan individu untuk membentuk nilai-nilainya sendiri. Dalam konteks global ini, pendidikan nilai dan etika menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pendidikan. Bukan sekedar transmisi nilai-nilai, tetapi juga pemahaman, penyerapan, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan karakter dan etika individu, yang pada gilirannya mempengaruhi perilaku dan interaksinya dalam masyarakat.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Kelas : 3G
Analisis jurnal 2
Judul : PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA.
Dalam jurnal tersebut menjelaskan faktor pemicu Terjadinya berbagai macam tindakan moral yang tidak terpuji tersebut di atas.Pendekatan nilai pendidikan dan moral yang dabulu cukup efektif: tidak sesuai lagi untuk pembangun generasi sekarang dan yang akan datang.Bagi generasi masa lalu pendidikan moral yang bersifat indoktrinatif sudah cukup memadahi untuk membendung terjadinya perilaku yang menyimpang dari norma-norma kemasyarakatan, meskipun sudah barang tentu hal itu tidak mungkin dapat
Membentuk pribadi-pribadi yang memiliki kemandirian dalam membuat keputusan moral. Sebaliknya diperlukan pendekatan pendidikan nilai dan moral yang memungkinkan subjek pendidik mampu mengambil keputusan secara mandiri dan memilih nilai-nilai yang saling bertentangan, seperti yang terjadi pada kehidupan saat ini.Perhatian yang cukup besar terhadap nilai.
Moralitas tela’ah yang diberikan oleh para orang tua, pemuka Pendidikan Nilai Secara Komprehensif.dalam halnya komprehensif yang digunakan dalam nilai pendidikan mencakup berbagai aspek.
Pertama, isi pendidikan nilai harus konprehensif, mencakup semua pemasalahan yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai pertanyaan -pertanyaan yang etika mengenai secara umum.
Kedua, pendekatan pendidikan nilai juga harus komprehensif, termasuk penanaman nilai-nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasi muda menuju kemandirian dengan mengajarkan dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pengambilan keputusan etis yang bertanggung jawab dan kecakapan hidup lainnya. Panutan dan orang dewasa yang berintegritas dan bahagia dalam hidup.
Ketiga, pendidikan nilai harus berlangsung sepanjang proses pendidikan. Di kelas, dalam kegiatan ekstrakurikuler, pada saat bimbingan dan konseling, pada upacara penghargaan dan dalam segala bidang kehidupan. Beberapa contohnya antara lain kegiatan belajar kelompok, penggunaan bahan bacaan dan penulisan topik tentang kebaikan, strategi klarifikasi nilai dan dilema etika, memberi contoh tidak merokok, tidak korupsi, tidak munafik, murah hati, dan penuh kasih sayang.
Menghilangkan tekanan pada bidang akademik, yang juga penting adalah pendidikan tanggung jawab sipil dan nilai-nilai moral, serta kualitas yang dianggap baik oleh sebagian besar orang tua, pendidik, dan anggota masyarakat.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Kelas : 3G
Analisis jurnal
Judul : Pendidikan moral disekolah
Dalam kutipan jurnal tersebut menjelaskan Walaupun peran utama untuk mendidik moral anak adalah di tangan orang tua peserta didik, pendidik di sekolah juga berperan besar untuk mewujudkan moral peserta didik yang seharusnya dengan cara mendidik peserta didik dengan kedisiplinan dan saling menghormati antar sesama. Sebagai sekolah diperkirakan mempunyai pengaruh yang kuat yang dapat dilihat secara langsung dalam diri subjek didik.Dengan demikian suatu fungsi sekolah terkait dengan upaya menumbuhkan nilai-nilai akademik, nilai-nilai sosial,nilai-nilai keagamaan dan nilai budaya . Dalam Sekolah yang baik adalah sekolah yang peduli dan fokus pada pendidikan moral atau pendidikan nilai di samping kegiatan pengajaran ilmu peserta didik.Maka, Pengembangan peserta didik dalam pendidikan dapat didefinisikan menjadi “keseluruhan tindakan dan komunikasi lisan dan tertulis yang melihat tujuan pendidikan lebih mengutamakan pada upaya membantu,mendorong,memfasilitasi pertumbuhan siswa sebagai manusia utuh, termasuk di dalamnya sisi kognitif, emosional, sosial, kreatif dan spiritualnya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan perencanaan terkait pendidikan moral di sekolah yang bersifat komprehensif, yang melibatkan berbagai komponen: pendidik, materi, metode, dan evaluasinya.dengan demikian membahas komponen pendidikan moral tersebut sebagai unsur penting yang harus diperhatikan agar pendidikan moral di sekolah dapat berjalan dengan lebih optimal.
 Sekolah sebagai tempat demokratis yang didedikasikan untuk membentuk pemberdayaan diri dan sosial.Dengan demikian, moral pendidikan yang dilaksanakan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diteladani oleh para peserta didiknya. Pendidikan moral untuk sesama manusia mencakup nilai-nilai moral sosial seperti kerjasama, toleransi, respek, berlaku adil, jujur, rendah hati, tanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Pendidikan agama yang sarat nilai-nilai moral menempati tempat khusus dan penting. 
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 2
Degradasi Moral Pelajar Jaman Modern
Dalam video tersebut menjelaskan suatu Pendidikan nilai dan moral efektif ditanamkan ketika kita berada di lingkungan keluarga. Di rumah, kita diajarkan untuk memiliki akhlak yang baik, berbicara yang baik, dan mengambil keputusan yang baik. Namun kenyataannya masih banyak orang tua yang mengandalkan semua hal tersebut untuk belajar ketika anaknya bersekolah. Kurangnya pemikiran orang tua tentang pentingnya pendidikan nilai dan moral membuat siswa tidak mencapai semua hal tersebut secara maksimal.
Guru harus mempunyai sifat pribadi yang utuh.Menurut undang-undang, guru mempunyai 4 keterampilan utama. Standar, khususnya
1. Kapasitas kepribadian
2. Kompetensi Sosial
3. Kompetensi Profesional
4. Kompetensi Mengajar
Calon guru tidak bisa hanya membekali diri di kampus saja, melainkan harus berinteraksi dengan sekolah dan berusaha berintegrasi ke dalam proses pendidikan.
Seorang pendidik berperan langsung dalam suatu sekolah, seorang pendidik harus benar-benar mempersiapkan akhlak anak untuk ditingkatkan.