Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm :2253053034
Kelas:3H
Analisis jurnal 2
PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL
DI LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA
MENGATASI KENAKALAN REMAJA
B. PERANAN KELUARGA BAGI ANAK ANAK
Keluarga adalah rangkaian kata "kawula" dan "warga" yang berarti anggota. Kawula adalah hamba sedangkan warga berarti anggota, yang berhak untuk ikut mengurus segala kepentingan di dalam keluarganya. Keluarga juga sering diartikan sebagai unit terkecil dalam suatu masyarakat terdiri atas ayah, ibu, anak-anak dan kerabat lainnya. Lingkungan keluarga merupakan tempat di mana anak-anak dibesarkan dan merupakan lingkungan yang pertama kali dijalanai oleh seorang anak di dalam mengarungi hidup. Keberadaan keluarga adalah penting dalam sebuah masyarakat, dan masyarakat menganggap keluarga sebagai institusi sosial yang terpenting dan merupakan unit sosial yang utama melalui individu-individu yang telah dipersiapkan di dalamnya. Keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam sebuah masyarakat, dan masyarakat menganggap keluarga sebagai institusi sosial yang utama melalui individu-individu yang telah dipersiapkan di dalamnya. Keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam sebuah masyarakat, dan keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam masyarakat.
C. PERANAN NILAI MORAL BAGI ANAK ANAK
Moral merupakan konsep dasar dalam kebudayaan Indonesia yang mengacu pada budi pekerti dan perilaku baik yang berkaitan dengan tindakan, tingkah laku, dan tingkah laku. Ini juga mencakup kondisi mental yang mempengaruhi perilaku. Moral juga dianggap sebagai alat pendidikan. Moral dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: moral sebagai alat pengajaran, moral sebagai sarana untuk mencapai perilaku yang baik, moral sebagai sarana masyarakat, dan moral sebagai sarana kode moral. Moral penting bagi semua individu dan bangsa, karena moral menandakan perilaku baik suatu bangsa jika sejalan dengan kode moralnya. Moral juga penting bagi anak, masyarakat, dan bangsa secara keseluruhan. Jika moralitas buruk maka moralitas bangsa akan terpuruk. Oleh karena itu, pendidikan moral sangat penting untuk kehidupan yang utuh.
D. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KEMEROSOTAN
MORAL
1. Kurang tertanamnya nilai-nilai keimanan pada anak-anak.
2. Lingkungan masyarakat yang kurang sehat.
3. Pendidikan moral tidak terlaksana menurut mestinya, baik di rumah
tangga, sekolah maupun masyarakat.
4. Suasana rumah tangga yang kurang baik.
5. Diperkenalkannya secara populer obat-obat terlarang dan alat-alat anti
hamil.
6. Banyaknya tulisan-tulisan, gambar-gambar, siaran-siaran, kesenian-
kesenian yang tidak mengindahkan dasar-dasar dan tuntunan moral.
7. Kurang adanya bimbingan untuk mengisi waktu luang (leisure time) dengan
cara yang baik, dan yang membawa kepada pembinaan moral.
8. Tidak ada atau kurangnya markas-markas bimbingan dan penyuluhan bagi
anak-anak dan pemuda-pemuda.
9. Pengaruh westernisasi, yaitu berupa yahudinisasi dan kristenisasi
E. PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL UNTUK MENGATASI
KENAKALAN REMAJA DALAM KELUARGA
1. Penanaman pendidikan ke imanan sejak dini kepada anak anak.
2. Menanamkan pendidikan moral kepada anak anak.
3. Menciptakan suasana rumah tangga yang Harmonis.
Npm :2253053034
Kelas:3H
Analisis jurnal 2
PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL
DI LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA
MENGATASI KENAKALAN REMAJA
B. PERANAN KELUARGA BAGI ANAK ANAK
Keluarga adalah rangkaian kata "kawula" dan "warga" yang berarti anggota. Kawula adalah hamba sedangkan warga berarti anggota, yang berhak untuk ikut mengurus segala kepentingan di dalam keluarganya. Keluarga juga sering diartikan sebagai unit terkecil dalam suatu masyarakat terdiri atas ayah, ibu, anak-anak dan kerabat lainnya. Lingkungan keluarga merupakan tempat di mana anak-anak dibesarkan dan merupakan lingkungan yang pertama kali dijalanai oleh seorang anak di dalam mengarungi hidup. Keberadaan keluarga adalah penting dalam sebuah masyarakat, dan masyarakat menganggap keluarga sebagai institusi sosial yang terpenting dan merupakan unit sosial yang utama melalui individu-individu yang telah dipersiapkan di dalamnya. Keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam sebuah masyarakat, dan masyarakat menganggap keluarga sebagai institusi sosial yang utama melalui individu-individu yang telah dipersiapkan di dalamnya. Keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam sebuah masyarakat, dan keberadaan keluarga adalah keberadaan dalam masyarakat.
C. PERANAN NILAI MORAL BAGI ANAK ANAK
Moral merupakan konsep dasar dalam kebudayaan Indonesia yang mengacu pada budi pekerti dan perilaku baik yang berkaitan dengan tindakan, tingkah laku, dan tingkah laku. Ini juga mencakup kondisi mental yang mempengaruhi perilaku. Moral juga dianggap sebagai alat pendidikan. Moral dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: moral sebagai alat pengajaran, moral sebagai sarana untuk mencapai perilaku yang baik, moral sebagai sarana masyarakat, dan moral sebagai sarana kode moral. Moral penting bagi semua individu dan bangsa, karena moral menandakan perilaku baik suatu bangsa jika sejalan dengan kode moralnya. Moral juga penting bagi anak, masyarakat, dan bangsa secara keseluruhan. Jika moralitas buruk maka moralitas bangsa akan terpuruk. Oleh karena itu, pendidikan moral sangat penting untuk kehidupan yang utuh.
D. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KEMEROSOTAN
MORAL
1. Kurang tertanamnya nilai-nilai keimanan pada anak-anak.
2. Lingkungan masyarakat yang kurang sehat.
3. Pendidikan moral tidak terlaksana menurut mestinya, baik di rumah
tangga, sekolah maupun masyarakat.
4. Suasana rumah tangga yang kurang baik.
5. Diperkenalkannya secara populer obat-obat terlarang dan alat-alat anti
hamil.
6. Banyaknya tulisan-tulisan, gambar-gambar, siaran-siaran, kesenian-
kesenian yang tidak mengindahkan dasar-dasar dan tuntunan moral.
7. Kurang adanya bimbingan untuk mengisi waktu luang (leisure time) dengan
cara yang baik, dan yang membawa kepada pembinaan moral.
8. Tidak ada atau kurangnya markas-markas bimbingan dan penyuluhan bagi
anak-anak dan pemuda-pemuda.
9. Pengaruh westernisasi, yaitu berupa yahudinisasi dan kristenisasi
E. PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL UNTUK MENGATASI
KENAKALAN REMAJA DALAM KELUARGA
1. Penanaman pendidikan ke imanan sejak dini kepada anak anak.
2. Menanamkan pendidikan moral kepada anak anak.
3. Menciptakan suasana rumah tangga yang Harmonis.