Kiriman dibuat oleh Samuel Yosua Letarius Manik

Teknik Elektro D -> Forum Analisis Soal

oleh Samuel Yosua Letarius Manik -
1. Sangat disayangkan karena karena hilangnya makna dari sila ke-2 , kita tidak tahu apa yang akan terjadi mau itu Bencana, sakit, kematian, dll. Apalagi pasien yang ditolak adalah pasien yang ikut berjuang dalam memberhentikan pandemi covid-19 yaitu seorang perawat. Dimasa pandemi seharusnya kita harus merawat seluruh rakyat yang terjangkit virus tersebut, karena sangat disayangkan apabila kita sudah disekolahkan tinggi tinggi oleh orangtua kita namun tidak memiliki karakter atau adab yang baik, dan korelasinya menurut saya terhadap sila ke-2 "Kemanusiaan yang adil dan beradab" sangat menyimpang karena tidak adanya sifat/karakter yang menggambarkan sikap kemanusiaan.

2. Pemerintah harus lebih memperhatikan hal tersebut dan melaukan tindakan tegas, karena 1 jenazah itu sangat berharga apalagi jenazah masyarakat yang ikut berjuang merawat pasien pasien lainnya.

3. Ya, jenazah memang sudah tidak bernyawa, tapi ada baiknya kita menghargai hidup seseorang yang sudah gugur akibat ikut serta dalam perjuangan melawan pandemi covid-19. Sebaiknya mau itu pasien ataupun sudah jenazah pihak kesehatan seharusnya menerima dan tidak menolaknya kecuali alasan yang logis dan dapat diterima oleh kalangan masyarakat, tapi apabila dilakukan secara sengaja sikap itu sangat disayangkan karena hilangnya makna dari pancasila.