Posts made by Nadifah Isma Aulia

Nama: Nadifah Isma Aulia
NPM: 2215061045
Kelas: PSTI A
Prodi: Teknik Informatika

SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)

Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara kesatuan republic Indonesia (NKRI) berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negar seutuhnya. asar Hukum Bela Negara tertuang dalam undang undang dasar 1945 tentang upaya bela Negara yaitu:
1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.
2. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap tiap warga Negara berhak dan berkewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara.

Selain itu bela negara juga terdapat dalam Undang udang RI nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan negara pasal 9 ayat 1 mengamatkan bahwa “ setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam dalam penyelenggaraan pertahanan Negara “. Selanjutnya pada pasal 2 keikutsertaan warga negara dalam upaya bela Negara , sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1, diselenggarakan melalui:
1. Pendidikan kewarganegaraaan
2. Pelatihan dasar kemilliteran secara wajib
3. Pengabdian sebagai prajurit tentara nasional Indonesia secara suka rela atau secara wajib
4. Pengabdian sesuai profesi

Pelaksanaan saat pandemi:
1. Prioritas
Berbagai langkah telah Negara lakukan unttuk mencegah pennyebaran virus corona ini mulai dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang berdasarkan kepada keputusan Keppres No 7/2020 dan diubah menjadi Keppres No 9/2020 melalui sinergi antara kementerian / lembaga dan pemerintah daerah. Prioritas utamanya adalah mereka yang sudah terpapar virus covid-19 agar dapat membatasi, menghentikan, dan memutus rantai penularan penyakit virus covid-19 ini sehingga tidak bertambah banyak lagi korban yang terkena virus covid-19 ini dan dapat menyelamatkan lebih banyak orang lagi. Salah satu banyaknya penularan virus covid-19 ini ialah banyaknya orang tanpa gejala (OTG) yang sangatlah sulit untuk diantisipasi karena orang tanpa gejala ini merupakan orang yang sangat sulit terinfeksi covid-19
2. Solidaritas
Saat kita berdiam diri dirumah kita, kita tetap bisa melakukan perbuatan solidaritas seperti contohnya yaitu dengan keluarga, selalu menyisihkan rezeki kita untuk orang orang yang kurang mampu dan kekurangan. Ide ide kreatif kita untuk mendukung para pahlawan garda terdepan salah satunya dengan membuat video video yang memberikan mereka semangat agar mereka selalu semangat saat melakukan tugasnya dan mendoakan mereka yang sedang terkena musibah serta para pejuang medis dan para pahlawan garda terdepan yang gugur saat melakukan tugasnya.
Nama: Nadifah Isma Aulia
NPM: 2215061045
Kelas: PSTI A
Prodi: Teknik Informatika

Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Atau dengan kata lain ketahanan nasional adalah kemampuan menggambarkan kekuatan nasional. Dalam ketahanan nasional terdapat tantangan, ancaman, hambatan maupun gangguan baik secara langsung maupun tidak langsung dari luar dan dalam. Dan inilah yang harus kita lawan.

Perwujudan aspek ilmiah (Tri Gatra) dari ketahanan nasional sendiri antara lain lokasi/ posisi geografis, SDA kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam dan keadaan serta kemampuan penduduk nya. Adapun perwujudan aspek sosial (Panca Gatra) antara lain ideologi (rangkaian nilai yang mampu menyaring aspirasi), politik (meliputi demokrasi, keseimbangan input dan output), ekonomi (meliputi sarana, modal dan teknologi), sosial budaya (meliputi tradisi, Pendidikan dan kepemimpinan) serta pertahanan dan keamanan (yang meliputi partisipasi dan kesadaran masyarakat). Adapun ancaman dari tri gatra dan panca gatra antara lain sama dengan perwujudan tri gatra dan panca gatra nya.

Untuk mewujudkan dan mengembangkan ketahanan nasional, harus ada kemampuan dalam menghadapi ancaman yang ada, antara lain :
1. Perwujudan Aspek Alamiah (Tri Gatra)
- Peningkatan potensi laut dan darat.
- Sumber daya alam, seperti kesadaran pemanfaatan kekayaan nasional.
- Keadaan kemampuan penduduk, agar penduduk berpendidikan dan dapat bersaing dengan dunia luar.

2. Peperwujudan Aspek Sosial (Panca Gatra)
- Ideologi, seperti rangkaian nilai yang mampu menampung aspirasi
- Politik, seperti demokrasi keseimbangan input dan output
- Ekonomi, seperti sarana, modal, tenaga kerja, dan teknologi.
- Sosial Budaya, pendidikan, kepemimpinan, dan tradisi misalnya setiap daerah wajib belajar bahasa daerah untuk mempertahankan tradisi.
- Pertahanan dan Keamanan, seperti partisipasi dan kesadaran masyarakat.
Nama: Nadifah Isma Aulia
NPM: 2215061045
Kelas: PSTI A
Prodi: Teknik Informatika

Analisis Soal!
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
= Menurut saya, isi artikel yang ada dalam teks sudah cukup menarik dan dapat dimengerti oleh khalayak dan disini bisa di lihat berita yang ditampilkan sangat relate dengan kehidupun Indonesia yang sekarang seperti penanganan HAM yang masih buruk dan Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Selain itu LBH mengatakan tahun ini demokrasi dibawa mundur jauh ke belakang dan kembalinya rezim otoritarian menjadi ancaman nyata yang terlihat dari ruang-ruang kebebasan sipil yang mulai ditutup. Meskipun begitu, walaupun 2019 terlihat suram, namun ada beberapa perkembangan baik dan bisa menjadi harapan ke depannya. Hal postif yang saya dapatkan berdasarkan artikel di atas adalah memastikan capaian indikator pemenuhan HAM terjadi, serta kritis terhadap kebijakan yang berdasarkan atas asumsi moralitas dan populisme semata tanpa data dan ilmu.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang Maha Esa ?
= Menurut saya demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia sangat berpengaruh terhadap kelangsungan system demokrasi di Indonesia. Dengan demikian, adat istiadat yang sudah tertanam ke dalam diri masyarakat tidaklah luntur selama itu tidak melanggar norma. Lalu menurut saya mengenai prinsip demokrasi yang berketuhanan YME hal itu sangatlah penting dan sangat diutamakan dalam berdemokrasi karena dalam Pancasila sila ke-1 menampilkan nilai ketuhanan. Yang berarti nilai ketuhanan sangatlah diutamakan dalam hal berdemokrasi.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
= Belum

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
= Saya kurang setuju atas perlakuan dari anggota parlemen ini. Pasalnya sebagai rakyat, hendaknya diberi kebebasan untuk berpendapat dan memberikan keputusan terhadap jalannya suatu negara. Selain itu, merela tidak menerapkan pepatah bahwa rakyat memiliki posisi tertinggi dalam hukum.

E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
= Saya sangat tidak setuju atas hal ini karena seharusnya rakyat memiliki peran penting terhadap kelangsungan hidup suatu negara, tetapi malah diambil begitu saja oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik. Saya juga merasa bahwa ini adalah salah satu factor kenapa sampai saat ini Indonesia belum menjadi negara maju