Posts made by Deti Dwi Anugra

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

by Deti Dwi Anugra -
Nama : Deti Dwi Anugra
NPM : 2215061058
Kelas : PSTI B

Analisis Jurnal Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Civic education atau pendidikan kewarganegaraan.
Kewarganegaraan berasal dari kata warga negara yang berarti anggota dari suatu negara. Pendidikan kewarganegaraan menyiapkan peserta didik untuk cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negara, serta melatih peserta didik untuk berpikir kritis, analitis, demokratis, berdasarkan nilai Pancasila.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)
HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan yang maha pencipta sebagai suatu yang bersifat kodrat. Maka tak ada kuasaan apapun di dunia yang dapat mencabutnya.

Instrumen HAM
- hak-hak sipil dan politik
- konvenan hak-hak ekonomi, sosial dan budaya

Prinsip HAM
Kebebasan, kemerdekaan, persamaan, dan keadilan.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Deti Dwi Anugra -
Nama : Deti Dwi Anugra
NPM : 2215061058
Kelas : PSTI B

Analisis Video Hakekat dan Pentingnya PKN

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan atau PKN tentu berhubungan dengan warga negara jadi warga negara mempunyai kesadaran untuk cinta, setia, berani berkorban, membela bangsa dan negara, serta melatih peserta didik untuk berpikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
1. Pancasila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik PKN
- Sumber historis (substansi) : dimulai dari sebelum Indonesia merdeka.
- Sumber sosiologis : dalam upaya menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi bangsa, diperlukan masyarakat untuk melakukan hal tersebut.
- Sumber politik : dokumen Kurikulum : Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968), dst.

Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN
PKN diperlukan untuk mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif Iptek sehingga dapat membangun bangsa dan negara. PKN ini tentunya penting untuk memperkuat jati diri bangsa di setiap masa.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

by Deti Dwi Anugra -
Nama : Deti Dwi Anugra
NPM : 2215061058
Kelas : PSTI B

Analisis jurnal yang berjudul “PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.”

Jurnal tersebut menjelaskan dan menjabarkan tentang Pancasila sebagai dasar negara menjadi filsafat ilmu dan implikasinya pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangakat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.

Implikasi sila ke-1 Pancasila dalam perkembangan iptek antara lain adalah percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup, dan saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan
agama dan kepercayaannya.

Implikasi sila ke-2 Pancasila dalam perkembangan iptek antara lain adalah mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesame manusia, saling mencintai sesame manusia, mengembalikan sikap tenggang rasa, dan tidak semena-mena terhadap orang lain

Implikasi sila ke-3 Pancasila dalam perkembangan iptek antara lain adalah pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat
Istiadat dan kebudayaan, pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib
membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme), dan cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme)

Implikasi sila ke-4 Pancasila dalam perkembangan iptek antara lain adalah negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat, kedaulatan adalah ditangan rakyat, manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama, dan pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.

Implikasi sila ke-5 Pancasila dalam perkembangan iptek antara lain adalah perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, social dan budaya, perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia, keseimbangan antara hak dan kewajiban, dan menghormati hak milik orang lain

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-2

by Deti Dwi Anugra -
Nama : Deti Dwi Anugra
NPM : 2215061058
Kelas : PSTI B

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

1. Sila pertama Ketuhanan YME menjadi landasan paradigma bahwa ilmu bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa maka dari itu kita harus memanfaatkan baik² ilmu yang telah Tuhan berikan kepada kita, menggunakan ilmu untuk hal-hal yang bermanfaat, dan menyebarkan atau berbagi ilmu yang telah Tuhan berikan kepada kita.

2. Sila ke-2 Kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi landasan paradigma agar kita senantiasa bersikap dan berperilaku adil serta memiliki jiwa keadilan dan menegakkan kebenaran.

3. Sila ke-3 Persatuan Indonesia menjadi landasan paradigma untuk terus menumbuhkan rasa persatuan, kesatuan, keutuhan bangsa dan tidak terpecah belah dengan hidup rukun dan menumbuhkan nasionalisme

4. Sila ke-4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan menjadi landasan paradigma untuk senantiasa menghargai sesama, tidak memaksakan kehendak dengan melakukan musyawarah mufakat dalam hal terjadi perbedaan pandangan agar dapat terus bersatu.

5. Sila ke-5 Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia menjadi landasan paradigma untuk berlaku adil pada siapapun tanpa membeda-bedakan gender, usia, ras, agama dan sebagainya agar terus tercipta persatuan dan keharmonisan

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Harapan saya adalah bangsa kita Indonesia memiliki para pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang menjadikan Pancasila sebagai landasan paradigma disiplin ilmu agar menjadi pedoman untuk tidak melenceng karena nilai-nilai Pancasila adalah dasar negara kita