Nama : Andika Ekatama
Npm :2213053137
Analisis jurnal
Sejarah Lahirnya Pancasila
Pada awalnya mengalami perbedaan pendapat mengenai landasan negara yang akan diambil dari pandangan kelompok nasional yang dipimpin oleh Ir Soekarno dengan kelompok islam yang dipimpin Muhammad Natsir .Ir Soekarno tidak ingin menggabungkan urusan negara politik sosial ilmu pengetahuan teknologi dengan pengaruh agama. kemudian Muhammad Natsir menyatakan bahwa agama dan negara tidak bisa dipisahkan, karena urusan kenegaraan pada dasarnya harus bagian dari risalah islam dalam membangun negara perlunya adanya nilai-nilai islam, karena orang beragama memiliki pedoman hidup ideologi yang semuanya mencakup pada al qur'an dan as-sunnah. Setelah mengalami perdebatan panjang antara kelompok nasional dan kelompok agama sehingga dibuatlah kesepakatan didalam sila pertama disebutkan dengan 7 kata yang terdapat di piagam Jakarta.
Hubungan Agama dan Negara
Hubungan antar agama dan negara sering kali menjadi kelebihan dan kekurangan karena sering terjadi agama itu digunakan untuk tameng dalam melawan pemerintah. Negara menurut pendekatan Islam (Al- Mawardi, 1950) bahwa negara memiliki agama yang dilindungi, ada penguasa yang berwibawa, harus ada keadilan, keamanan diciptakan, negara adalah generasi, dan dalam negara ada agama yang di junjung tinggi.jadi hubungan agama dan negara itu saling berkaitan satu sama lain.
Islam dan Negara
Islam adalah agama yang memiliki kepentingan bagi kehidupan dunia dan akhirat. Islam berisi tentang akhlak, akidah dan ibadah serta memiliki isi tentang prinsip prinsip hukum dan politik.
Islam menuntun manusia untuk menciptakan kedamaian pada semua umat Islam khususnya dan umumnya pada seluruh manusia .Sebagai sebuah landasan, negara Islam mengandalkan keberagaman pandangan karena negara Islam lahir dari
perkembangan politik muslim yang sering menghadapi perubahan setelah runtuhnya kekhalifahan.
Npm :2213053137
Analisis jurnal
Sejarah Lahirnya Pancasila
Pada awalnya mengalami perbedaan pendapat mengenai landasan negara yang akan diambil dari pandangan kelompok nasional yang dipimpin oleh Ir Soekarno dengan kelompok islam yang dipimpin Muhammad Natsir .Ir Soekarno tidak ingin menggabungkan urusan negara politik sosial ilmu pengetahuan teknologi dengan pengaruh agama. kemudian Muhammad Natsir menyatakan bahwa agama dan negara tidak bisa dipisahkan, karena urusan kenegaraan pada dasarnya harus bagian dari risalah islam dalam membangun negara perlunya adanya nilai-nilai islam, karena orang beragama memiliki pedoman hidup ideologi yang semuanya mencakup pada al qur'an dan as-sunnah. Setelah mengalami perdebatan panjang antara kelompok nasional dan kelompok agama sehingga dibuatlah kesepakatan didalam sila pertama disebutkan dengan 7 kata yang terdapat di piagam Jakarta.
Hubungan Agama dan Negara
Hubungan antar agama dan negara sering kali menjadi kelebihan dan kekurangan karena sering terjadi agama itu digunakan untuk tameng dalam melawan pemerintah. Negara menurut pendekatan Islam (Al- Mawardi, 1950) bahwa negara memiliki agama yang dilindungi, ada penguasa yang berwibawa, harus ada keadilan, keamanan diciptakan, negara adalah generasi, dan dalam negara ada agama yang di junjung tinggi.jadi hubungan agama dan negara itu saling berkaitan satu sama lain.
Islam dan Negara
Islam adalah agama yang memiliki kepentingan bagi kehidupan dunia dan akhirat. Islam berisi tentang akhlak, akidah dan ibadah serta memiliki isi tentang prinsip prinsip hukum dan politik.
Islam menuntun manusia untuk menciptakan kedamaian pada semua umat Islam khususnya dan umumnya pada seluruh manusia .Sebagai sebuah landasan, negara Islam mengandalkan keberagaman pandangan karena negara Islam lahir dari
perkembangan politik muslim yang sering menghadapi perubahan setelah runtuhnya kekhalifahan.