Kiriman dibuat oleh ALYA ANANDA PUTRI

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Video-1

oleh ALYA ANANDA PUTRI -
Nama: Alya Ananda
NPM: 2215061041
Kelas: PSTI A

Dalam video tersebut, permasalahan yang diketahui yaitu terdapat warga yang memprotes sebuah pabrik pakaian yang dikarenakan pabrik pakaian ini membuang limbahnya ke sungai dan menyebabkan sungai tercemar hingga mengeluarkan bau yang tidak sedap, kemudian ketika di wawancara, limbah tersebut di buang ke sungai di akibatkan karena pemilik pabrik tidak mengetahui cara mengolah limbah. Sebagai Warga Negara yang baik, dalam kasus ini kita dapat meilihat bahwa tindakan protes ini tidak mencerminkan nilai pancasila, dan juga apa yang di lakukan oleh pemilik pabrik juga bukan hal yang benar. Jadi disimpulkan bahwa pemilik pabrik tidak mengamalkan nilai Pancasila sila ke-2, yaitu saling menghargai satu sama lain. Pemilik pabrik memiliki sifat yang egois karena mementingkan keuntungan pribadi dan tidak memikirkan dampak yang dialami oleh warga setempat. Sehingga warga mengadakan unjuk rasa kepada aparat sekitar yang membuat pemilik pabrik pasrah dan menyetujui tindakan warga untuk menyumbat aliran limbah yang di produksi oleh pemilik pabrik. Dalam kasus ini juga sebaiknya kita melihat nilai dari sila ke-4 yaitu kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya masalah ini dapat di musyawarahkan terlebih dahulu sebelum mengambil suatu tindakan.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-1

oleh ALYA ANANDA PUTRI -
Nama : Alya Ananda
Npm : 2215061041
Kelas : PSTI A

1. Menurut saya apa yang dikatakan oleh Pengamat Media Sosial, Nukman Luthfie, seseorang dengan latar belakang pendidikan tinggi bahkan bisa juga menyebarkan berita hoaks itu benar adanya, saat ini banyak para pejabat-pejabat bahkan sengaja menjual berita berita hoaks yang dapat menguntungkan mereka, misalnya di bidang politik, dalam pemilihan presiden atau pemilihan suatu partai politik, banyak dari mereka sengaja menjual berita-berita yang hoaks agar masyarakat menjadi percaya kepada mereka,sehingga menarik perhatian masyarakat untuk memilih partai tersebut. Hal ini sangat tidak sesuai dengan nilai nilai bangsa Indonesia, karena menyebarkan berita hoaks merupakan suatu hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut menurut saya jangan menerima sebuah berita dengan mentah, artinya jika kita menerima sebuah berita, sebaiknya telaah dulu berita tersebut apakah valid atau tidak, biasanya banyak dari media sosial yang menyebabkan bertebarannya berita-berita hoaks, untuk itu sebagai pengguna media sosial, apalagi dengan iptek yang semakin maju, sebaiknya kita menggunakan media sosial tersebut dengan bijak, jangan menyebarkan ataupun menerima berita yang belum benar adanya.
2. Menurut saya apabila pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial maka akan menyebabkan dampak yang negatif, salah satunya yaitu dapat menyebarkan berita hoaks, yang dimana tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila, dan menurut saya untuk mengantisipasi hal ini, para pengguna media sosial harus bijak dalam mengonsumsi suatu berita, dan tetap berpegang teguh dalam nilai nilai pancasila. Karena hal ini balik lagi ke diri kita masing-masing, sebagai masyarakat Indonesia yang berpegang pada landasan UUD dan Pancasila, maka kita seharusnya dapat memahami mana yang sesuai dan tidak sesuai dengan peraturan yang ada, dimana sudah di atur dalam UUD yaitu Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) melarang: Setiap Orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
3. Sikap konsumerisme masyarakat Indonesia saat ini sangat tinggi, sehingga menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain, untuk itu harus dikendalikan agar tidak terlalu konsumtif dalam hal apapun, menurut saya dalam bidang Informatika dapat membuat suatu teknologi baru atau bisa juga mengembangkan teknologi yang sudah ada, yang dapat menyaingi produk luar. Sehingga memungkinkan masyarakat Indonesia untuk lebih menggunakan produk-produk dalam negeri, ini juga merupakan salah satu bentuk cinta tanah air, yaitu menggunakan produk dalam negeri dan mengembangkannya dengan baik.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

oleh ALYA ANANDA PUTRI -
Nama : Alya Ananda
Npm : 2215061041
Kelas : PSTI A

Analisis Jurnal
URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau
pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD
1945, dan sekaligus cita hukum
(rechtssidee) negara Indonesia karena
bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul
ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa
Indonesia.
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional. Nilai-nilai Pancasila Pancasila
meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
fathers; (ii) nilai instrumental, yaitu
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan olehj lembaga
penyelenggara negara; dan (iii) nilai
paraktis yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi, peran
Pancasila sebagai sumber nilai dalam
pengembanagan iptek adalah, Pertama
bahwa pengembangan ilmu pengetahuan
harus menghormati keyakinan religius
masyarakat karena bisa jadi
pengembangan iptek tidak sesuai dengan
keyakina religiusnya, teapi hal tersebut
tidak usah dipertentangkannya karena
keduanya mempunyai logika sendiri.
Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi
pengembangan kemanusiaan dan dituntut
oleh nilai etis yang berdasarkan
kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan
yang menghomogenisasikan budaya
sehingga dapat mempersatukan
masyarakat dan memperkokoh
pembangunan dan identitas nasional.
Keempat, Prinsip demokrasi akan
menuntut bahwa pengusaan iotek harus
merata kesemu lapisan masyarakat
karena pendidikan adalah tuntutan
masyarakat.
Kelima, Kesenjanagan
dalam dalam penguasaan iptek harus
dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip
keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek, Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan
Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa
yang terjadi dalam masyarakat.
Misalnya dengan rencana dibangunnya
pembangunan pusat tenaga nuklir
disemenanjung muria beberapa tahun yang
lalu.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

oleh ALYA ANANDA PUTRI -
Nama : Alya Ananda
Npm : 2215061041
Kelas : PSTI A

Analisis jurnal : pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi ilmu pengetahuan dan teknologi

Pendidikan Pancasila adalah sebuah pelajaran yang mengajarkan setiap orang untuk mengkaji, menganalisis dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dari perspektif nilai-nilai inti Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Pancasila memiliki dasar-dasar yaitu: Landasan filosofis; Ketika Republik Indonesia diproklamirkan setelah Perang Dunia Kedua, dunia mengalami konflik antara ideologi kapitalisme dan ideologi komunisme. Memperkokoh pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui kebangkitan nilai-nilai
Sebagai dasar pancasila sebagai standar dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu menjadi bagian terpenting dari pembangunan negara. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat karena adanya tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang juga berkembang di berbagai bidang. Menurut mahasiswa yang diwawancarai, dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa harus memiliki sikap jujur, toleransi yang tinggi terhadap perbedaan ras dan agama, serta pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu, Pendidikan Pancasila penting dan diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Video

oleh ALYA ANANDA PUTRI -
Nama : Alya Ananda
Npm : 2215061041
Kelas : PSTI A

Iptek adalah hasil karya manusia. Dimana karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan. Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sila ke-1 yaitu ketuhanan Yang Maha Esa, artinya IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi dipertimbangkan juga maksud dan tujuannya.
Sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab.
Sila ke-3 persatuan Indonesia, pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
Sila ke-4 kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain.
Sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.