གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Candra Alfareza

Sipil B MKU PKN Genap 2023 -> PRETEST

Candra Alfareza གིས-
NAMA : CANDRA ALFAREAZA
NPM :221501061
KELAS : SIPIL B

Analisis soal

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
jawab:
Hal positif dari artikel tersebut adalah bagaimana pemerintah berusaha untuk mengamalkan amanat konstitusi yaitu "Melindungi segenap Bangsa Indonesia" dalma upaayanya pemerintah melakukan penerapan psbb dalam meminimalisir penyebaran dari covud 19 yang mewabah di Indonesia. Hla tresebut tentunya perlu dilaksanakan dengan diiringi dukungan dari masyarakat agar masalah covid 19 ini dapat dengan cepat teratasi.
Niat baik dari pemerintah dalam menangangi penyebaran covid 19 yang begitu cepat dengan memberlakukan psbb ternyata masi mendapatkan respon yang kurang baik dari masyarakat karena beberapa hal dalam penerapanya dianggap keluar dari nilai hak asasi manusia, hal tersebut tidak sesuai dengan UU 6/18 tepatnya dalam “Bagian menimbang huruf c”, kendati demikian penerapan regulasi ini memang harus dibarengi dengan pemberian edukasi kepada masyarakat berapa pentingnya kita untuk memutus rantai penyebaran covid 19 ini.
Kondisi yang tiba tiba seperti covid 19 ini memang membuat beberapa tindakan harus dilakukan secara cepat dan memang sangat memungkinkan beberapa kesalahan dalam pelaksanaanya dapat terjadi, waluapun pemerintah mestinya mampu untuk memikirkan penanganan yang tepat dibarengi dengan tindakan tindakan sementara yang dilakukan.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawab :
Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi maka tidak ada acuan dan landasan dalam pembuatan regulasi atau aturan yang mengikat. akibatnya tidak ada yang mengatur hak-hak asasi warga negara serta tidak tercapainya tujuan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Konstitusi sangat efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, karena dengan adanya konstitusi maka rumah tangga pemerintahan memiliki acuan atau pedoman sehingga tidak ada regulasi yang menyimpang dari konstitusi tersebut.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Jawab:
Keanekaragaman suku bangsa, ekonomi, kesenjangan sosial, radikalisme serta hak asasi manusia menjadi tantangan bagi negara Indonesia saat ini. Hal hal tersebut berpengaruh terhadap integrasi yang ada di Indonesia sehingga perlu adanya antisipasi terhadap permasalahan permasalahan yang ada, peran pemerintah serta masyarakat diperlukan agar tidak ada perpecahan yang terjadi di antara masyarakat, dan pasal-pasal dalam UUD harus dijadikan pedoman sebagai penyelesaian masalah-masalah yang ada.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Jawab:
Konsep bernegara dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Persatuan memiliki arti gabungan, ikatan dari beberapa bagian menjadi satu kesatuan utuh. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara mempunyai makna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam naungan di bawah Negara Kesatuan RI harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasasi keikhlasan bertindak demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia. Rasa kesadaran berbangsa dan bernegara itu sangat penting karena mempengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Menjaga persatuan bangsa menjadi sebuah kewajiban masyarakat bangsa Indonesia. Hal ini bahkan tertuang di dalam Pancasila, sila ketiga. Manfaat dari persatuan dan kesatuan adalah memperkuat jati diri bangsa, mewujudkan kehidupan yang selaras dalam masyarakat, dan tercipta suasana aman damai. Faktor pendorong persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yaitu rasa cinta tanah air, rasa saling menghormati dan menghargai, keinginan untuk bersatu, adanya pancasila, dan bhineka tunggal ika. Selain itu, juga terdapat faktor penghambat persatuan dan kesatuan yaitu keberagaman yang ada di Indonesia, dan munculnya etnosentrisme. Yang perlu diperbaiki dalam konsep bernegara menjaga persatuan dan kesatuan adalah meningkatkan rasa saling menghargai dan menghormati keberagaman di Indonesia, memupuk rasa cinta tanah air dan bhineka tunggal ika, dan mengurangi sikap etnosentrisme.

Sipil B MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Candra Alfareza གིས-
NAMA : Candra Alfareza
NPM : 2215011061
KELAS : SIPIL B

Analisi Jurnal Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui
Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Tujuan diadakannya pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi pada dasarnya untuk menjadikan warga negara yang cerdas dan baik serta mampu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Upaya mewarganegarakan individu atau orang-orang yang hidup dalam suatu negara menjadi tugas dan tanggung jawab pokok yang diemban oleh Negara. Menurut Edmonson (1958), makna Civics atau pendidikan kewarganegaraan selalu didefinisikan sebagai sebuah studi tentang pemerintahan dan kewarganegaraan yang terkait dengan kewajiban, hak dan hak-hak istimewa warganegara.

Menurut cendekiawan Nurcholish Madjid, setidaknya ada 6 norma atau unsur pokok yang dibutuhkan oleh tatanan masyarakat yang demokratis yaitu kesadaran akan pluralisme, musyarawah, cara-cara yang sesuai tujuan, norma kejujuran dalam pemufakatan, kebebasan nurani, persamaan hak dan kewajiban, serta trial and error. Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan pemikiran dan nilai-nilai Indonesia, yang diorientasikan untuk melahirkan sebuah ide kreatif yang dibutuhkan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang berdasar pada Pancasila. Untuk menjadi sebuah negara yang kokoh berdemokrasi, demokrasi Indonesia dapat seiring dan sejalan dengan penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis pada empat landasan dasar nasional Indonesia yaitu, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pentingnya diterapkan pendidikan kewarganegaraan pada mahasiswa adalah agar para mahasiswa yang pada dasarnya dalam proses menuju kedewasaan yang artinya sudah diakui secara hukum dan akan memegang kendali penuh atas dirinya sendiri, cepat atau lambat para mahasiswa akan ikut berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat yang luas, oleh karna itu disini pendidikan kewarganegaraan menjadi sangat penting agar kita tidak salah dalam bertindak ataupun berbuat serta paham akan batasan batasan yang boleh dilakukan sebagai warganegara maupun sebagai manusia itu sendiri

Sipil B MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Candra Alfareza གིས-
NAMA : Candra Alfareza
NPM : 2215011061
KELAS : SIPIL B

"HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKn DI PERGURUAN TINGGI"

Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk menyiapkan peserta didik yang cinta, setia, dan berani berkorban untuk bangsa dan negaranya. Disamping dari itu pendidikan kewarganegaraan juga diharapkan dapat melatih cara berfikir yang kritis, analitis, demokratis, yang berdasarkan pada pancasila.

Landasan hukum dan ideal pendidikan kewarganegaraan yaitu,
1. Pancasaila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU nomor 22 tahun 1982
5. UU nomor 20 tahun 2003
6.SK DIRJEN DIKTI no 43 tahun 2006

Pancasila digunakan sebelum masa kemerdekaan dan perlu terus digunakan untuk menjaga dan memelihara eksistensi bangsa dan negara,