གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Arnest Arnest Seyfo Eristiyan Putra

NAMA : ARNEST SEYFO ERISTIYAN PUTRA
NPM : 2215061135
KELAS : PSTI C
Analisis jurnal
Kearifan lokal atau local genius adalah bagian integral dari identitas budaya suatu bangsa. Hal ini mencakup keseluruhan ciri-ciri kebudayaan yang dimiliki oleh suatu masyarakat sebagai hasil pengalaman mereka di masa lalu. Kearifan lokal memiliki sifat-sifat hakiki yang unik, seperti kemampuan untuk bertahan terhadap pengaruh budaya luar, mengakomodasi unsur-unsur budaya luar, mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli, mengendalikan, dan memberikan arah pada perkembangan budaya.

Sebagai modal dasar yang harus dikelola untuk kesejahteraan masyarakatnya, kekayaan alam, hayati, dan sosiokultural yang dimiliki oleh Indonesia merupakan kekayaan yang sangat berharga. Kearifan lokal yang beragam jenisnya di daerah-daerah di Indonesia dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan menjadi modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa. Kearifan lokal diharapkan dapat menumbuhkan identitas ke-Indonesiaan, menjadi referensi dalam mengembangkan wawasan kebangsaan, membangun bobot kualitas manusia dan bangsa Indonesia, serta membangun citra dan pergaulan antar bangsa dalam bingkai diplomasi kebudayaan.

Dalam menghadapi tantangan ke depan, penggunaan nilai-nilai budaya lokal untuk menjawab tantangan tersebut merupakan wujud nyata revitalisasi budaya lokal. Bahkan, kearifan lokal bisa dijadikan sebagai perekat dan memperkuat identitas bangsa. Oleh karena itu, sangat penting bagi Indonesia untuk terus mengelola kekayaan budayanya agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakatnya. Saya percaya bahwa dengan memelihara kearifan lokal dan nilai-nilai budaya yang dimilikinya, Indonesia dapat membangun sebuah identitas nasional yang kuat dan berkelanjutan.
NAMA : ARNEST SEYFO ERISTIYAN PUTRA
NPM : 2215061135
KELAS : PSTI C

ANALISIS VIDEO
Pengertian identitas nasional adalah gabungan dari berbagai kebudayaan yang berbeda yang membentuk sebuah kesatuan sehingga menjadikan identitas nasional. Pancasila itu sangat penting bagi kita sebagai bangsa Indonesia dan jadi cerminan dari hakikat identitas nasional kita.

Ada tiga bagian penting dalam identitas nasional, yaitu identitas fundamental, instrumental, dan alamiah. Pancasila itu identitas fundamental, UUD 1945 identitas instrumental, dan ada juga identitas alamiah seperti keberadaan pulau kita.

Integrasi nasional itu proses penyesuaian yang dilakukan oleh identitas nasional kita agar semua bagian dari identitas nasional bisa terkoneksi satu sama lain. Ada faktor yang membuat integrasi nasional jadi bagus seperti sejarah bangsa Indonesia, keinginan untuk menyatukan, rela berkorban, dan ada juga kesepakatan nasional seperti UUD 1945 dan Pancasila. Tapi ada juga faktor yang bisa jadi penghambat integrasi nasional seperti perbedaan budaya, fanatisme suku, ketimpangan, dan gangguan dari luar negeri.

Ada dua bentuk integrasi nasional yang penting, yaitu asimilasi dan akulturasi. Asimilasi itu seperti menggabungkan budaya luar negeri dengan budaya dalam negeri, sedangkan akulturasi itu terima sebagian budaya luar negeri tapi tanpa menghilangkan budaya dalam negeri.