Nama : Della Agustin
NPM : 2215061116
Kelas : PSTI - D
Prodi : Teknik Informatika
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Secara keseluruhan, isi artikel menyoroti tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam penegakan HAM, seperti pelanggaran HAM yang belum diselesaikan, pembatasan kebebasan, diskriminasi gender, dan penjatuhan hukuman kejam. Namun, terdapat juga beberapa upaya positif yang dilakukan, seperti reformasi, ratifikasi perjanjian HAM internasional, dan perlawanan masyarakat terhadap pelanggaran HAM.
Setelah membaca artikel ini, hal positif yang dapat diperoleh adalah kesadaran tentang tantangan yang masih dihadapi dalam penegakan HAM di Indonesia. Artikel ini memberikan informasi mengenai isu-isu yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, serta menggarisbawahi langkah-langkah positif yang telah dilakukan. Hal ini dapat memicu diskusi dan kesadaran lebih lanjut tentang pentingnya penegakan HAM dan mendorong upaya perbaikan lebih lanjut di masa depan.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Indonesia sudah melakukan hal yang bagus karena menggunakan demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat indonesia karena demokrasi didasarkan pada kesepakatan mayoritas sehingga dengan adanya nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia dapat menghasilkan demokrasi yang baik karena masyarakat jadi lebih mudah mengimplementasikan demokrasi yang telah diambil dari nilai adat istiadat/budaya setempat.
Dengan diterapkannya demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa di Indonesia, berarti adanya pemahaman yang toleran dan inklusif terhadap keberagaman agama dan budaya yang mana tetap harus dijunjung tinggi dalam demokrasi yang berke-Tuhanan yang Maha Esa. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan upaya untuk menyelaraskan nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia dengan prinsip-prinsip demokrasi. Prinsip ini menekankan persatuan dalam keragaman, menghormati keberagaman agama, dan mengaitkan moralitas dengan politik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Dalam praktisasi di indonesia tidak sepenuhnya sudah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945. Praktisasi yang sesuai di mana setiap warga negara berhak untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Dalam mencalonkan diri ini tidak lagi memperhatikan gender baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama dalam hal ini. Dalam praktik yang tidak sesuai contohnya ternyata masih banyak di luar sana pihak yang menjabat hingga beberapa periode atau bahkan meneruskan kekuasaannya kepada keluarga. Tentu ini merupakan sebuah penyelewengan terhadap hak asasi manusia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Hal ini membuat saya dan masyarakat Indonesia tentu akan kehilangan kepercayaan pada wakil rakyat. Tentu akan enimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat Indonesia tentang siapa yang dapat dipercaya untuk menampung aspirasi dan keluh kesah mereka, jika wakil rakyat yang mereka pilih sendiri pun mengkhianati mereka.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendapat saya terkait pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas adalah sangat negatif. Tindakan semacam ini merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan hak asasi manusia dan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam demokrasi dewasa saat ini, setiap individu memiliki hak asasi manusia yang harus dihormati dan dilindungi oleh pemerintah dan lembaga-lembaga negara. Hak asasi manusia meliputi hak-hak dasar seperti kebebasan berpendapat, beragama, berserikat, dan kebebasan dari perlakuan diskriminatif atau penindasan. Pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan kharismatik untuk memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat seringkali melanggar hak asasi manusia dengan cara-cara seperti penganiayaan, penangkapan sewenang-wenang, atau pembatasan kebebasan berpendapat dan berserikat. Mereka dapat memanfaatkan sentimen agama atau tradisi untuk mengendalikan opini dan tindakan masyarakat
NPM : 2215061116
Kelas : PSTI - D
Prodi : Teknik Informatika
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Secara keseluruhan, isi artikel menyoroti tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam penegakan HAM, seperti pelanggaran HAM yang belum diselesaikan, pembatasan kebebasan, diskriminasi gender, dan penjatuhan hukuman kejam. Namun, terdapat juga beberapa upaya positif yang dilakukan, seperti reformasi, ratifikasi perjanjian HAM internasional, dan perlawanan masyarakat terhadap pelanggaran HAM.
Setelah membaca artikel ini, hal positif yang dapat diperoleh adalah kesadaran tentang tantangan yang masih dihadapi dalam penegakan HAM di Indonesia. Artikel ini memberikan informasi mengenai isu-isu yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, serta menggarisbawahi langkah-langkah positif yang telah dilakukan. Hal ini dapat memicu diskusi dan kesadaran lebih lanjut tentang pentingnya penegakan HAM dan mendorong upaya perbaikan lebih lanjut di masa depan.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Indonesia sudah melakukan hal yang bagus karena menggunakan demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat indonesia karena demokrasi didasarkan pada kesepakatan mayoritas sehingga dengan adanya nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia dapat menghasilkan demokrasi yang baik karena masyarakat jadi lebih mudah mengimplementasikan demokrasi yang telah diambil dari nilai adat istiadat/budaya setempat.
Dengan diterapkannya demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa di Indonesia, berarti adanya pemahaman yang toleran dan inklusif terhadap keberagaman agama dan budaya yang mana tetap harus dijunjung tinggi dalam demokrasi yang berke-Tuhanan yang Maha Esa. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan upaya untuk menyelaraskan nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia dengan prinsip-prinsip demokrasi. Prinsip ini menekankan persatuan dalam keragaman, menghormati keberagaman agama, dan mengaitkan moralitas dengan politik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Dalam praktisasi di indonesia tidak sepenuhnya sudah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945. Praktisasi yang sesuai di mana setiap warga negara berhak untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Dalam mencalonkan diri ini tidak lagi memperhatikan gender baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama dalam hal ini. Dalam praktik yang tidak sesuai contohnya ternyata masih banyak di luar sana pihak yang menjabat hingga beberapa periode atau bahkan meneruskan kekuasaannya kepada keluarga. Tentu ini merupakan sebuah penyelewengan terhadap hak asasi manusia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Hal ini membuat saya dan masyarakat Indonesia tentu akan kehilangan kepercayaan pada wakil rakyat. Tentu akan enimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat Indonesia tentang siapa yang dapat dipercaya untuk menampung aspirasi dan keluh kesah mereka, jika wakil rakyat yang mereka pilih sendiri pun mengkhianati mereka.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendapat saya terkait pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas adalah sangat negatif. Tindakan semacam ini merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan hak asasi manusia dan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam demokrasi dewasa saat ini, setiap individu memiliki hak asasi manusia yang harus dihormati dan dilindungi oleh pemerintah dan lembaga-lembaga negara. Hak asasi manusia meliputi hak-hak dasar seperti kebebasan berpendapat, beragama, berserikat, dan kebebasan dari perlakuan diskriminatif atau penindasan. Pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan kharismatik untuk memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat seringkali melanggar hak asasi manusia dengan cara-cara seperti penganiayaan, penangkapan sewenang-wenang, atau pembatasan kebebasan berpendapat dan berserikat. Mereka dapat memanfaatkan sentimen agama atau tradisi untuk mengendalikan opini dan tindakan masyarakat