Kiriman dibuat oleh Alda puspita 2213053168

NAMA : Alda Puspita
NPM : 2213053168
KELAS : 3H

ANALISIS VIDEO 2
Sebuah tragedi tragis kembali muncul dari dunia pendidikan di Indonesia seorang siswa dikabarkan telah menganiaya gurunya sendiri hingga tewas korban bernama Ahmad Budi cahyono guru honorer di SMA N 1 Torjun Sampang Jawa timur,Budi meninggalkan seorang istri bernama sianit Sinta yang saat ini sedang mengandung 5 bulan. Selain itu muncul Kembali Video seorang murid yang sepertinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama mengajak duel kepala sekolahnya.

1. Menurut KPAI (Retno Listyarti selaku kovesioner bidang pendidikan)
Kekerasan cukup tinggi yang di lakukan oleh anak maupun anak yang jadi korbannya. Sejak tahun 2014 meningkat tetapi pada tahun 2017 menurun tetapi meskipun terjadi penurunan bukan berarti mungkin angka atau kejadian berkurang.
Namun terkait dengan kasus ini pasti ada sebab dan penyebabnya seperti Pola pengasuhan dirumah dan bagaimana guru dikelas dalam pengelolaan kelas di sekolah.

2. Menurut Sisi Pengamat Pendidikan (Itje Chodidjah selaku Praktisi pendidikan)
Untuk sosok menjadi seorang guru kelengkapan yang utamanya adalah kelengkapan dalam dirinya sebagai sosok pribadi. Hal tersebut telah di atur dalam UUD yang mana seorang guru memiliki 4 standar kompetensi utama yaitu Kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik. Calon guru mendapatkan berbagai pembekalan sebelum menjadi guru.

3. Menurut Sisi Psikologi
Anak masih muda bertumbuh dan memiliki tingkat level koknisi (kemampuan untuk menalar dan berfikir) apakah aksi nya ada konsekuensi tertentu. Pada kasus anak tidak mampu mengontrol emosi ketika dia marah, ketika dia benci maka akan muncul impuls yang mendorong dia untuk bereaksi seketika. Kemampuan untuk mengelola emosi dan stress harus di latih kepada anak anak.

Guru di beri kelengkapan yang utama adalah kelengkapan di dalam dirinya sebagai sosok pribadi dan hal itu sebetulnya sudah diatur dalam undang-undang bahwa seorang guru mempunyai empat standar kompetensi utama yaitu
1. kompetensi kepribadian
2. kompetensi sosial
3. kompetensi profesional dan
4. kompetensi pedagogi
faktor kepribadian sebelum seseorang memasuki tahapan untuk menjadi calon guru mestinya perlu dilakukan screening dalam "skrining psikologis” supaya ketika dia masuk dalam sekolah guru dia betul-betul sudah siap memang untuk menjadi seorang pendidik maksudnya dengan adanya psikotes.
Apa sih yang melatar belakangi seorang anak yang katakanlah belum punya noleh tiba-tiba melakukan suatu tindak kekerasan tingkat kognisi sebenarnya apakah aksi itu berlanjut pada konsekuensi tertentu tapi pada kasus kalau anak itu tidak mampu mengelola emosi ketika dia marah ketika dia benci itu kan muncul impuls yang atau orang sangat yang mendorong dia untuk bereaksi seketika itu kita sebagai impulsif atau reaktif ketika dia muncul dorongan dan langsung bereaksi. dia sudah tidak tahu tuh konsekuensinya apa dia udah enggak mikir emosi tanpa berpikir jadi dilampiaskan langsung.
kemampuan untuk mengelola emosi ini yang harusnya juga dilatih kepada anak-anak itu kemudian level toleransi terhadap stress frustrasi ini yang sekarang tuh makin turun kan di mana kemudian reaksi mudah tertekan mudah diferensi terus kenapa sih tuntutannya berbeda di dalam pelajaran sekarang tuntutannya semakin besar yang harus dipelajari nilai segala macam semakin berat gitu itu level stress-nya sebenarnya makin tinggi tapi tidak diimbangi dengan kemampuan pribadi untuk mengelola itu. sebetulnya anak itu lebih penting dibekali kemampuan mengelola emosi atau pelajaran-pelajaran sekolah?
NAMA : Alda Puspita
NPM : 2213053168
KELAS : 3H

ANALISIS VIDEO 1
6 tahap perkembangan moral menurut kohlberg Lawrence
Tahap perkembangan moral dibagi menjadi 3 level setiap level memiliki dua tahap sehingga seluruhnya menjadi 6 tahap.
 
1. level pertama pra konvensional yang terdiri dari tahap 1 menghindari hukuman tahap 2 keuntungan dan minat pribadi
2. level kedua konvensional terdiri dari tahap ketiga yaitu menjaga sikap orang baik tahap keempat memelihara peraturan
3. level ketiga pasca konvensional terdiri dari tahap 5 orientasi kontrak sosial dan tahap 6 prinsip etika universal.

untuk lebih jelasnya mari perhatikan penjelasan dari tiap tahap
 
1. tahap 1 menghindari hukuman
di tahap ini seseorang memiliki alasan untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu Karena menghindari hukuman contohnya adalah ketika seseorang tidak menerobos lampu merah di jalan Raya ia melakukannya semata-mata karena tidak ingin seorang polisi mengejar dan menilangnya.
 
2. tahap 2 keuntungan dan minat pribadi
di tahap ini tindakan dilakukan dengan memperhitungkan apa yang akan didapatkan olehnya seperti apa untungnya bagiku aku akan membantunya karena suatu hari dia akan balas membantuku.
 
3. tahap ketiga menjaga sikap orang baik
seseorang mungkin menghindari pertengkaran karena ia memikirkan bagaimana kesepakatan sosial yang ada dan pendapat orang lain terhadapnya ia tidak bertengkar karena itu tidak baik dan orang baik tidak melakukannya itulah yang terjadi di tahap ketiga.

4. tahap keempat memelihara peraturan
seorang ketua kelas menengahi kedua temannya yang bertengkar karena ia berpikir peraturan harus ditegakkan dan jika tidak ada yang mematuhinya maka keadaan akan menjadi kacau karenanya peraturan harus selalu dipatuhi

5. orientasi kontrak sosial
Orientasi kontrak sosial dalam tahap ini seseorang menyadari bahwa setiap orang memiliki latar belakang dan situasi berbeda ia berpikir bahwa tidak ada yang absolut atau pasti ketika melihat sebuah kasus hak-hak individu harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada.

6. prinsip etika universal
tahap ini adalah tahap yang menggambarkan prinsip internal seseorang ia melakukan hal yang dianggap yang benar walaupun bertentangan dengan hukum yang ada.