Kiriman dibuat oleh Efi yulyana 2213053075

EFI Yulyana (2213053075)
Dari jurnal yang berjudul PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH dapat di analisis Pendidikan moral di sekolah perlu dilaksanakan secara bersungguh-sungguh untuk membangun generasi bangsa yang berkualitas. Walaupun peran utama untuk mendidik moral anak adalah di tangan orang tua mereka, guru di sekolah juga berperan besar untuk mewujudkan moral peserta didik yang seharusnya. Keluarga, sekolah, dan masyarakat bersama-sama bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak muda agar bermoral baik sekaligus pintar secara intelektual sehingga terwujud generasi muda yang unggul.
Pendidik Moral di Sekolah : guru adalah ujung tombak untuk mewujudkan moral yang baik dalam diri peserta didik, maka guru terlebih dahulu harus bermoral baik pula. Dengan demikian, pendidikan moral yang dilaksanakan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diteladani oleh para peserta didiknya.
Materi Pendidikan Moral Pada intinya materi pendidikan moral mencakup ajaran dan pengalaman belajar untuk menjadi orang bermoral dalam kaitan dengan diri sendiri, moral terhadap sesama manusia dan alam semesta serta moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
metode pendidikan moral, yang dipayungi dalam lima kategori besar metode pendidikan moral yaitu penanaman (inkulkasi) nilai-nilai dan moralitas, modeling nilainilai dan moralitas, fasilitasi nilai-nilai dan moralitas, kecakapan untuk mengembangkan nilai dan melek moral, pelaksanaan program pendidikan nilai di sekolah.
Evaluasi Pendidikan Moral bertujuan untuk mewujud perilaku yang diharapkan dapat tercapai, subjek didik harus sudah memiliki kemampuan berpikir/bernalar dalam permasalahan nilai/moral sampai dapat membuat keputusan secara mandiri dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan.
Dengan memperhatikan komponenkomponen tersebut, sekolah dengan guru sebagai peran utama dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga hasilnya dapat dicapai secara optimal, yaitu berkembangnya nilai-nilai moral dalam diri peserta didik sehingga mereka menjadi generasi muda yang berkualitas.
EFI Yulyana (2213053075)

Dari video yang berjudul etika dan moral dalam keluarga dan pembelajran daring dapat saya analisi bahwa pada zaman moderen dan globalisaisi yang semakin canggih ini sangat mudah bagi siapapun untu mengakses berbagai informasi bahkan mengetahu kehidupan orang lain dengan mudah melalu media sosial, berbagai informasi yang muncul mulai dari informasi positif hingga negatif. Sebagai generasi muda kita di tuntutuntuk mengikuti zaman tetapi di sisi lain kita harus mampu memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri kita, hal ini bertujuan karna kita sebagai generasi muda yang akan menruskan generasi bangsa, banyak sekali berbagai kasus yang terjadi di media sosial media telivisi yang menggambarkan prilaku manusa dan para generasi muda saat ini, permasalah permasalhan soial seperti pelecehan seksual, pembunuhan pencurian, pembulian, narkoba,penistaan agama, tauran, bahkan pembunuhan terhadap orang tua. Permasalahn ini di sebakan kurang nya sebuah etika dan moral dari dalam diri individu, etika dan moral akan selalu berkesinambungan, terdapat 3 persamaan etika dan moral, etika dan moral
• mengacu pada perbuatan,tingkah laku, dan sifat seseorang
• prinsip atau aturan hidup manusia
• bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan oleh masing masig orang, untuk mengembangkan potensi tersebut perlu adanya pendidika pembiasaan dan keteladanan serta dukungan dari lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat secara berkesinambungan.
Keluaga adalah hal yang menadasr dalam pengembangan etika karna keluarga adalah kelompok yang utama bagi manusia. Pada kehidupan initi ada berbagai macam peraturan yang terkandung di dalam nya nilai nilai itu seperti nilai keagaman, sopan santun, kejujuran dll mesik dalam pengembangan tersebut masih banyak kendala, akan tetapi nilai nilai itu sangat mendukung keluarga dalam mewujudkan sumber daya yang berkualitas.
Jangan menyepelkan etika dan moral dalam kehidupan sehari hari seperti tidak menciumtanga orang tua saat berpamitan, tidak meminta maaf apabila melakukan kesalahn, tidak bertutur kata deengan lembut dan sopan kepada orang tua, membantah perintah orang tua, berbong kepada orang tua tidak mendengarkan nasehat orang tua.
Selain itu dalam pengembangan nilai moral pendidikan sekolah sangat di butuhkan, karna di sekolah ada yang mengontrol tatatertib siswa. Ditambah covid 19 saat ini pemeirntah mengalihkan pembelajaran di rumah, bukan hal yang mudah bagi siswa untuk menerima pembelajaran, tetapi untuk mengatasi maslah ini sebagai orang tua dan siswa untuk bisa mengikuti perintah atau peraturan pembelajaran daring.
Tata cara belajar daring sesuai nilai dan norma, hal yang utama adalah sopan santun, saat pembelajaran online belajarlah berkomunikasi dengan baik dan sopan hargai ketika pendidk sedang menjelaskan. Contoh etika berkomunikasi dengan baik adlah (perhatikan jam, bahasa yang baik dan sopan,mengawali dengan salam,mengucapkan kata maaf,perkenalkan diri secara lengkap, to the point, mengakhiri pesan dengan mengucapkan terimakasih.
EFI Yulyana (2213053075)

Dari video dia atas yang berjudul penerapan dan penanaman nilai moral melalui 8 fungsi keluarga di dalam lingkup keluarga dapat di analisi nilai
Pertama : fungsi dari pada nilai agama, nilai moral yang perlu di tanamkan melalu agama adalah nilai keimanan,ketakwaan,kejujuran,bersyukur,peduli,kerajinan,kesalehan,ketaatan, suka menolong, disiplin kesabaran, kasih sayang.
Kedua: fungsi sosial budaya, dari fungsi yang kedua nilai moral dapat di terapkan dengan melalui gotong royong, sopan santun,kerukunan,kepedulian,kebersamaan, teleransi kebangsaan.
Ketiga: fungsi cinta kasih, nilai moral yang di hasilkan merupakan nilai empati,keakraban,keadilan,pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, bertanggung jawab.
Keempat : fungsi perlingungan, dalam penanman nilai moral fungsi dari perlindungan iyalah pemaaf, tanggap, dan ketabahn.
Kelima : fungsi produksi, nilai koral yang terkandung adalah bertanggung jawab, kesehatan,keteguhan
Keenam : fungsi sosialisai pendidikan nilai moral percaya diri,keluwesan, kebanggan, kerajinan, kreatifitas, bertanggung jawab, bekerja sama
Ketujuh : fungsi ekonomi, nilai moral yang terkandung hemat,ketelitian, disiplin, kepedulian, keuletan
Kelapan : fungsi peeliharaan lingkungan, nilai moral yang terkandung kebersihan, kedisiplinan
EFI Yulyana (2213053075)

Dari video yang berjudul pendidikan nilai moral anak sekolah(pendidikan pancasila) dapat di analisi bahwa pendidikan nilai moral sudah hampir luntur, dari video ini menjelaskan bahwa masih banyak perilaku perilaku remaja yang kurang bermoral, seperti mengeluarkan baju saat masih di lingkup sekolah, tidak meminta maaf saat melakukan kesalahan,tidak sopan terhadap guru dan masih banyak lagi. Kemudian saat di luar lingkungan ketika seorang remaja memiliki moral yang kurang baik maka saat di lingkungan nya pun iya akan mengajak teman nya agar berbuat yang kurang baik juga, seperti mengaja tidak pernah merokok, meminum minuman oplosan dll sebagainya. Dari permasalahan seperti ini sangat di perlukan nya penanaman nilai moral pada peserta didik saat usia dini, karna mengajarkan nilai moral kepada anak anak lebih mudah di bandingkan merubah perilaku seseorang yang tidak bermoral saat sudah remaja. Jika nilai moral tidak di terapkan dalam duni pendidikan atau di luar dunia pendidikan saat sekolah dasar, maka nilai nilai moral bangsa akan perlahan lutur dan hilang.
EFI Yulyana (2213053075)

Dari video di atas yang berjudul pentingnya pendidikan moral untuk anak sekolah dasar dapat saya analisi bahwa pendidikan moral adalah suatu proses yang di gunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan moral sanagat penting untuk anak anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap atau perilaku yang baik di lingkungan sekolah dan keluarga, pendidikan moral juga bertujuan untuk memahami nilai budi perkerti mampuu memahami keputusan dengan tepat dan membentuk pola prilaku yang bertanggung jawab. Pendidikan ini di tujukan kepada anak sekolah dasar sebagai salah satu oendidikan yang harus di terapkan oleh guru.
Penyebab menurun nya moral anak, di sebab kan oleh 2 faktor yang pertama di sebab kan oleh perundungan dan yang kedua di sebabkan oleh kekrasan fisik dalam keluarga. dalam permasalahan ini orang tua berperan penting dalam perkembangan anak, karna anak biasanya akan mencontoh perilaku dari orang tuany, kemudian dalam permasalahan ini guru juga terlibat untuk mengatasi karna guru berperan memperkokoh nilai moral anak, serta menanamkan nilai nilai moral.
Penyelesaian terhadap moral anak, agar siswa tidak menyimpang dari tujuan nya maka di perlukanmotivator untuk memberi pelajaran agar tujuan nya tercapai, dengna cara guru memberikan nasihat setiap harinya agar siswa mengingat nya dan tujuan yang akan di tuju pun tidak menyimpang.
Dalam upaya mewujudkan nilai dan moral melalui pendidikan moral harus di upayakan agar pendidikan moral betul betul maksimal, tidak hanya dari guru saja tetapi wajib dari orang tua langsung karna orang tua adalah figur pertama yang akan dilihat dan di tiru oleh anak.