Nama : Putri Alya
Npm : 2213053240
Penelitian ini di jurnal ini fokus pada penanaman nilai moral pada siswa di SD Lampeuneurut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menanamkan nilai-nilai moral melalui pelajaran agama, serta melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa perlu belajar tentang agama tidak hanya di sekolah tetapi juga di tempat-tempat seperti TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan pertemuan keagamaan. Temuan wawancara juga menunjukkan bahwa guru di SD Lampeuneurut berhasil menanamkan 10 nilai moral pada siswa, seperti nilai agama, sosialitas, gender, keadilan, kejujuran, kemandirian, ketahanan, tanggung jawab, dan apresiasi lingkungan. Guru menanamkan nilai-nilai tersebut melalui semua mata pelajaran, lingkungan sekolah, dan kerjasama dengan orang tua. Namun, sebagian guru mungkin kurang memiliki pengetahuan tentang nilai-nilai moral yang harus ditanamkan pada siswa. Tujuan penanaman nilai-nilai moral adalah untuk menangkal memudarnya nilai-nilai moral di lingkungan anak akibat pengaruh-pengaruh negatif yang ditemuinya.
kesimpulannya adalah bahwa penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pelajaran agama, lingkungan sekolah, kerjasama dengan orang tua, TPA, dan pengajian. Guru di SD Negeri Lampeuneurut telah berhasil menanamkan 10 nilai moral kepada siswa, tetapi ada beberapa guru yang mungkin kurang mengetahui nilai-nilai moral yang harus ditanamkan kepada siswa. Penanaman nilai-nilai moral bertujuan untuk mengatasi pengaruh buruk yang dapat mempengaruhi nilai-nilai moral anak-anak. Selain itu, buku "Pendidikan Moral & Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan" oleh Zuriah Nurul membahas pendidikan moral dan pengembangan karakter dalam konteks perubahan.
Npm : 2213053240
Penelitian ini di jurnal ini fokus pada penanaman nilai moral pada siswa di SD Lampeuneurut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menanamkan nilai-nilai moral melalui pelajaran agama, serta melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa perlu belajar tentang agama tidak hanya di sekolah tetapi juga di tempat-tempat seperti TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan pertemuan keagamaan. Temuan wawancara juga menunjukkan bahwa guru di SD Lampeuneurut berhasil menanamkan 10 nilai moral pada siswa, seperti nilai agama, sosialitas, gender, keadilan, kejujuran, kemandirian, ketahanan, tanggung jawab, dan apresiasi lingkungan. Guru menanamkan nilai-nilai tersebut melalui semua mata pelajaran, lingkungan sekolah, dan kerjasama dengan orang tua. Namun, sebagian guru mungkin kurang memiliki pengetahuan tentang nilai-nilai moral yang harus ditanamkan pada siswa. Tujuan penanaman nilai-nilai moral adalah untuk menangkal memudarnya nilai-nilai moral di lingkungan anak akibat pengaruh-pengaruh negatif yang ditemuinya.
kesimpulannya adalah bahwa penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pelajaran agama, lingkungan sekolah, kerjasama dengan orang tua, TPA, dan pengajian. Guru di SD Negeri Lampeuneurut telah berhasil menanamkan 10 nilai moral kepada siswa, tetapi ada beberapa guru yang mungkin kurang mengetahui nilai-nilai moral yang harus ditanamkan kepada siswa. Penanaman nilai-nilai moral bertujuan untuk mengatasi pengaruh buruk yang dapat mempengaruhi nilai-nilai moral anak-anak. Selain itu, buku "Pendidikan Moral & Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan" oleh Zuriah Nurul membahas pendidikan moral dan pengembangan karakter dalam konteks perubahan.